Channel9.id-Jakarta. Lagi, sebuah event jazz digelar. Kali ini, Jazzscape Jakarta yang digelar di Kita Bar Rooftop Level 36, Park Hyatt Jakarta. Sebuah acara yang memadukan musik jazz, percakapan hangat, panorama kota, dan atmosfer intim dalam satu pengalaman yang terasa dekat sekaligus elegan.
Dengan latar pemandangan 270 derajat cityscape Jakarta, Jazzscape menghadirkan nuansa yang tidak biasa dibanding pertunjukan jazz pada umumnya. Musik mengalir menyatu dengan interaksi para tamu, percakapan santai, hingga suasana hangat yang tercipta sepanjang malam.
“Jazzscape lahir dari kerinduan kecil untuk menciptakan sebuah malam yang terasa hidup. Sebuah ruang di mana musik tidak hanya didengar, tetapi mengalir pelan di antara percakapan, tawa, cahaya kota, dan pertemuan orang-orang di dalamnya,” kata penyelenggara Jazzscape, beberapa waktu yang lalu.
Acara tersebut menghadirkan penampilan Dua Empat featuring Natania Karin, DJ set dari Rafi Muhammad, serta jam session yang dipandu Bass G bersama sejumlah musisi lintas generasi seperti Barry Likumahuwa, Andre Dinuth, Sri Hanuraga, Tommy Pratomo, hingga Matthew Sayersz.
Momen jam session menjadi salah satu daya tarik utama karena menghadirkan interaksi spontan antarmusisi yang membuat suasana terasa lebih hidup dan akrab.
Para tamu yang hadir juga datang dari berbagai kalangan, mulai dari penikmat jazz, komunitas kreatif, pelaku industri, entrepreneur, hingga tamu hotel internasional. Beberapa komunitas seperti GLCC, Gekrafs, HIPMI Jaya, Womanpreneur HIPMI Jaya, dan Indoswing turut meramaikan acara tersebut.
Sejumlah figur penting dalam ekosistem jazz Indonesia juga terlihat hadir, di antaranya Chico A. E. Hindarto, Eki Humania, Taufan Gunarso, serta Agus Setiawan Basuni.
Agus Setiawan Basuni menyebut Jazzscape menghadirkan pengalaman baru menikmati jazz di Jakarta.
“Jazzscape jadi oase baru, cara menikmati jazz dari ketinggian dengan lanskap pemandangan berselimut cahaya malam Jakarta,” ujarnya.
Sementara Bagas Indyatmono menilai konsep acara tersebut terasa segar dan berkualitas.
“Menikmati sekali acara Jazzscape dengan view 270 derajat cityscape Jakarta, kontennya menarik, jam session-nya bergizi,” katanya.
Musisi Dua Empat, Alvin Ghazalie, juga menilai Jazzscape berhasil menghadirkan perpaduan ideal antara jazz dan suasana pesta.
“For me personally, JAZZSCAPE is the perfect balance between JAZZ and PARTY! It’s an event that should happen at least once a month!”
Bagi Chico A. E. Hindarto, kekuatan utama Jazzscape terletak pada rasa keterhubungan yang muncul sepanjang acara.
“Energi keterhubungan dipancarkan antara penampil dengan penonton, penampil dengan penampil, dan penonton dengan penonton. Suasana akrab yang sejati hadir di pementasan jazz demikian,” jelasnya.
Jazz enthusiast Gema Sasmita juga menilai Jazzscape berhasil menciptakan ruang yang intim sekaligus elegan.
“Ruang-ruang seperti ini menjadi penting bukan hanya untuk menikmati musik yang baik, tetapi juga mempertemukan percakapan dan jejaring dalam suasana yang elegan,” ujarnya.
Apresiasi serupa datang dari Rangga Derana yang menikmati perpaduan musik dan suasana kota Jakarta.
“Seru banget bisa menikmati Jazzscape sambil lihat city lights Jakarta. Musik dan crowd-nya sama-sama hidup,” ungkapnya.
Sementara Dipo Latief menyebut malam tersebut menghadirkan pengalaman yang berkesan.
“Dengan pemandangan 270 derajat cityscape Jakarta, acara ini menjadi sorotan utama. Jam session-nya memberi inspirasi mendalam, seolah menjadi eliksir bagi jiwa,” katanya.
Penyelenggara Jazzscape, Sari Pramono, mengaku antusiasme penonton menjadi hadiah terbesar bagi tim penyelenggara.
“Melihat crowd tetap bertahan sampai lagu terakhir adalah hadiah terbesar untuk kami sebagai penyelenggara. Hangat, penuh rasa, dan jauh lebih indah dari yang kami bayangkan,” ujar Sari Pramono.
Komunitas Indoswing juga memberikan apresiasi terhadap kualitas acara dan para musisi yang tampil.
“Thank you Jazzscape sudah memberikan pengalaman menikmati musik yang keren banget. Musisi yang dikumpulkan semuanya top notch dan sound system-nya sangat mendukung,” tulis mereka.
Jazzscape tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga menjadi ruang pertemuan yang hangat di tengah ritme Jakarta yang cepat.
Dengan sambutan positif dari publik dan komunitas jazz, acara ini diharapkan berkembang menjadi agenda reguler yang memperkuat ekosistem musik dan gaya hidup urban di Jakarta.
Kontributor: Akhmad Sekhu





