Channel9.id–Yogyakarta. Wamendagri Ribka Haluk menegaskan layanan kesehatan menjadi kunci dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Hal itu disampaikan Ribka saat menghadiri workshop tata kelola rumah sakit antara RSUP Dr. Sardjito dan RSUD wilayah Jayapura di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, pembangunan sektor kesehatan merupakan bagian penting dari agenda nasional, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas SDM.
“Yang kita harapkan adalah masyarakat yang sehat, berkualitas, dengan IPM yang baik dan pertumbuhan yang kuat menuju 2045,” ujar Ribka.
Ia menjelaskan, pemerintah telah mendorong berbagai program prioritas di sektor kesehatan, salah satunya Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Untuk memastikan program tersebut berjalan optimal, Ribka mengaku terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, khususnya di wilayah Indonesia Timur.
Ribka juga menekankan pentingnya penguatan layanan kesehatan di tingkat paling dasar, seperti Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu), sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.
“Kita harus pastikan layanan kesehatan menjangkau masyarakat hingga level paling bawah,” katanya.
Selain itu, ia menyoroti perlunya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan penanganan penyakit, termasuk eliminasi tuberkulosis (TB), melalui peningkatan edukasi dan penyuluhan kesehatan.
Menurutnya, kualitas layanan kesehatan yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang menjadi indikator penting dalam pembangunan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Ribka juga mengapresiasi penguatan tata kelola RSUD wilayah Jayapura melalui workshop bersama RSUP Dr. Sardjito sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Papua.
“Kegiatan ini penting untuk memperkuat sistem layanan kesehatan yang pada akhirnya berdampak pada kualitas SDM,” pungkasnya.
Baca juga: Pemerintah Benahi RSUD Yowari, Fokus Perbaikan Layanan Kesehatan Papua





