Mendagri Tito Karnavian di Acara Apeksi
Uncategorized

Mendagri Tito: Kalau Forkopimda Enggak Kompak, Urus Daerah Bakal Berat!

Channel9.id-Banda Aceh. Mendagri Tito Karnavian memberikan pesan menohok bagi para kepala daerah dalam Rapat Kerja APEKSI Komisariat Wilayah I di Banda Aceh. Tito menegaskan bahwa kunci sukses pembangunan daerah bukan hanya di tangan wali kota, melainkan pada soliditas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Kalau seandainya Forkopimda kompak, hampir semua permasalahan daerah itu selesai. Tapi kalau untuk pimpinan Forkopimda-nya enggak kompak, masing-masing, berat,” kata Tito di Kota Banda Aceh, Senin (20/4/2026).

Tito meminta para wali kota sering-sering menggelar rapat rutin dengan unsur TNI dan Polri. Hal ini penting untuk memetakan persoalan ekonomi hingga potensi bencana secara cepat. Ia ingin para kepala daerah sadar akan posisi strategis mereka sebagai dirigen di daerah.

“Nah ini yang saya mohon betul rekan-rekan bisa memahami porsi, posisi sebagai kepala daerah, sebagai pimpinan Forkopimda,” tegasnya.

Selain soal kekompakan, eks Kapolri ini menaruh perhatian serius pada isu pangan dan energi yang tengah bergejolak secara global. Tito meminta para wali kota tidak sekadar menerima laporan di balik meja, melainkan terjun langsung memantau harga di lapangan melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

“Nah, oleh karena itulah Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu kepala daerah, betul-betul jaga ini. Betul-betul jaga tim pengendali inflasi daerah itu, betul-betul pegang, kendalikan langsung,” imbuhnya.

Ia juga menyarankan agar daerah rajin berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) agar deteksi dini kenaikan harga pangan bisa dilakukan sebelum masyarakat bergejolak.

Tak hanya soal stabilitas, Tito mendorong daerah untuk lebih agresif “menjemput bola” program kerja prioritas nasional, mulai dari kedaulatan pangan hingga hilirisasi industri. Pasalnya, anggaran yang digelontorkan pusat untuk program-program tersebut tergolong sangat besar.

“Ini program ini rekan-rekan harus tangkap, karena kalau enggak tangkap, rugi. Karena anggaran yang digunakan besar untuk setiap program ini,” pungkas Tito.

Baca juga: Mendagri Pastikan Program 3 Juta Rumah Tepat Sasaran di Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  74  =  78