Channel9.id-Banda Aceh. Mendagri Tito Karnavian menyaksikan langsung aksi solidaritas antar-daerah di Sumatera dalam percepatan pemulihan pascabencana. Sejumlah daerah di Sumatera Utara resmi menyerahkan komitmen bantuan keuangan khusus untuk kabupaten-kabupaten di Aceh yang terdampak bencana.
Dalam prosesi tersebut, Pemerintah Kota Medan menyerahkan surat pernyataan kesediaan memberikan bantuan sebesar Rp 50 miliar kepada Kabupaten Aceh Tamiang. Langkah serupa diikuti Kota Pematangsiantar yang memberikan bantuan sebesar Rp 25 miliar untuk Kabupaten Bener Meriah.
Tito, yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera, menegaskan bahwa kebijakan ini murni untuk kemanusiaan. Ia sempat menyinggung Surat Edaran (SE) yang diterbitkannya untuk mendorong daerah yang tidak terdampak agar membantu saudara serumpunnya di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
“Saya mengeluarkan surat edaran resmi, bukan untuk saya. Satu rupiah pun enggak akan untuk saya. Tapi semata-mata karena saya Kasatgas bisa melihat persoalan di semua daerah ini,” tegas Tito dalam sambutannya.
Data dari Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri per 20 April 2026 menunjukkan gelombang solidaritas ini cukup masif. Tercatat ada delapan daerah yang sudah berkomitmen mengucurkan dana hibah dengan total nilai ratusan miliar rupiah. Selain Medan dan Pematangsiantar, Kabupaten Deli Serdang juga mengusulkan bantuan Rp 50 miliar untuk Aceh Timur.
Daftar daerah lain yang turut “saweran” antara lain Kabupaten Simalungun (Rp 30 miliar ke Aceh Utara), Asahan (Rp 30 miliar ke Bireuen), Serdang Bedagai (Rp 25 miliar ke Pidie Jaya), Labuhanbatu Selatan (Rp 25 miliar ke Aceh Tengah), serta Labuhanbatu (Rp 25 miliar ke Gayo Lues).
“Terima kasih kepada seluruh kepala daerah, delapan kepala daerah yang menyumbangkan atau menghibahkan untuk kepala daerah (terdampak bencana di Aceh) yang betul-betul saya tahu mereka sulit,” ujar Tito.
Usai agenda tersebut, Tito melanjutkan kegiatannya ke Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Di sana, ia menyerahkan bantuan satu unit mobil operasional untuk mendukung kegiatan di masjid bersejarah tersebut.
Tito berharap bantuan operasional ini dapat memperlancar denyut kehidupan di Masjid Baiturrahman. Tak lupa, ia menitipkan doa kepada pengurus masjid agar proses pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera berjalan lancar.
“Sekaligus juga saya meminta dukungan dari Masjid Baiturrahman agar tugas untuk pemulihan bencana bisa didoakan dipercepat, dan mendapat rida dari Allah Swt,” pungkasnya.
Baca juga: Kasatgas PRR Tito: 12 Daerah Sudah Ajukan Data Huntap, 33 Masih Dikejar





