Gibran di papua
Nasional

Dampingi Gibran ke Papua, Ribka Beberkan Progres Signifikan Pembangunan DOB

Channel9.id, Yahukimo – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja ke sejumlah wilayah di Tanah Papua pada 20–22 April 2026. Rombongan mengunjungi Kabupaten Nabire, Mimika, Yahukimo, Sorong, hingga Raja Ampat.

Pemerintah memfokuskan kunjungan ini pada percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan layanan publik, terutama di wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB). Langkah ini sekaligus menegaskan kehadiran negara secara nyata bagi masyarakat Papua.

Di Yahukimo, Wapres Gibran meninjau Sekolah Kristen Yahukimo untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan baik. Ia juga mengunjungi RSUD Dekai guna mengecek layanan kesehatan, serta menyambangi Koramil 1715/06 Dekai.

Percepatan Infrastruktur di Daerah Otonomi Baru

Ribka Haluk menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pemerintahan di DOB. Ia menyebut beberapa provinsi telah menunjukkan kemajuan signifikan.

Papua Selatan, misalnya, sudah mengoperasikan fasilitas pemerintahan. Sementara itu, Papua Barat Daya telah merampungkan pembangunannya.

“Untuk Papua Tengah, kantor gubernur ditargetkan selesai pada Desember 2026. Adapun Papua Pegunungan masih dalam tahap perencanaan,” ujar Ribka.

Pemerintah pusat bersama DPR RI dan kementerian terkait menargetkan seluruh DOB di Papua dapat beroperasi penuh pada 2028. Di saat yang sama, pemerintah terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung, seperti bandara dan pelabuhan, guna memperkuat konektivitas antarwilayah.

Penguatan Konektivitas dan Ekonomi Daerah

Ribka berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal mulai tahun depan. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan pelabuhan sebagai langkah strategis untuk memperlancar arus logistik dan meningkatkan pendapatan daerah.

“Dengan pengelolaan yang baik, sektor transportasi dan potensi sumber daya di Papua akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” jelasnya.

Kondisi Keamanan dan Tindak Lanjut Pemerintah

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago memastikan kondisi keamanan di Yahukimo tetap kondusif. Stabilitas ini dinilai krusial untuk menjaga kesinambungan pembangunan.

Ia juga menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan realisasi agenda yang sebelumnya tertunda. Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran mencatat sejumlah kekurangan fasilitas untuk segera ditindaklanjuti di tingkat pusat.

Pemerintah akan membahas temuan di lapangan melalui rapat koordinasi lintas kementerian setibanya di Jakarta.

“Beberapa kekurangan beliau catat, termasuk laporan yang akan diselesaikan nanti di Jakarta. Pulang dari sini akan rapat,” kata Djamari.

Kunjungan ini menegaskan fokus pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan di Papua. Pemerintah menitikberatkan pada peningkatan layanan dasar, penguatan infrastruktur, serta stabilitas keamanan sebagai fondasi utama.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai serta Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  26  =  32