Gandeng Musisi Malaysia Noh Salleh, Feby Putri Rilis Single 'Senandung Harapan'
Lifestyle & Sport

Gandeng Musisi Malaysia Noh Salleh, Feby Putri Rilis Single ‘Senandung Harapan’

Channel9.id-Jakarta. Lagu tak hanya hiburan semata, tapi juga mempererat kolaborasi penyanyi dan musisi antar dua negara, Indonesia dan Malaysia. Demikian dengan penyanyi Feby Putri yang menggandeng musisi Malaysia Noh Salleh.

Penyanyi asal Makassar yang kini menginjak usia 26 tahun tersebut membawa kejutan manis bagi para penikmat musik setianya melalui sebuah karya teranyar yang sarat akan emosi dan makna mendalam.

Mengawali langkah di tahun 2026, Feby resmi meluncurkan single bertajuk ‘Senandung Harapan’ di bawah naungan label independen miliknya sendiri, Tumbuh Records.

Tak sendirian, Feby menggadeng musisi ternama asal Malaysia, Noh Salleh, untuk berkolaborasi. Kolaborasi antar negara ini rupanya bermula dari rasa kagum Feby terhadap musikalitas vokalis band Hujan tersebut, yang kemudian disambut dengan tangan terbuka oleh sang rekan duet demi melahirkan kidung yang menyentuh atma.

Proses kreatif di balik terciptanya lagu ini pun terbilang cukup istimewa karena melintasi dua ibu kota negara. Notasi awal ditemukan saat mereka melakukan workshop bersama di Malaysia, sementara pengerjaan vokalnya dibagi menjadi dua lokasi berbeda demi menjaga orisinalitas rasa dari masing-masing penyanyi.

Setelah draf mentah terkumpul, Feby Putri memboyong materi tersebut ke Jakarta untuk diselesaikan bersama produser bertangan dingin, Adam. Di sisi lain, mantan suami Mizz Nina tersebut melakukan proses perekaman vokal di Kuala Lumpur sebelum akhirnya seluruh instrumen disatukan menjadi sebuah harmoni yang apik.

Pengalaman bekerja sama dengan idola memberikan kesan yang sangat kuat bagi Feby Putri. Ia mengaku sangat tersentuh bahkan merasakan sensasi fisik yang nyata saat pertama kali mendengarkan hasil rekaman vokal Noh yang begitu menyatu dengan aransemen musik yang telah dipersiapkan.

“Waktu denger vokal Bang Noh masuk ke lagunya, aku sampai merinding,” ucap penyanyi kelahiran tahun 2000 tersebut, beberapa waktu yang lalu.

Ungkapan jujur ini seolah menggambarkan betapa magisnya sinergi antara karakter vokal Feby yang lembut dengan suara khas Noh Salleh yang sangat berkarakter. Secara lirik, Senandung Harapan mencoba membedah sisi lain dari sebuah perpisahan yang kerap dirasakan manusia dalam dinamika kehidupan.

Lagu ini mengisahkan tentang fase sulit di mana seseorang mulai menyadari bahwa jarak yang sengaja dipilih bukanlah sebuah titik akhir, melainkan sebuah jeda untuk beristirahat sejenak.

Feby dan Noh membawa dua suara berbeda dalam satu percakapan musikal yang sama untuk meresapi ketidakpastian. Mereka mengeksplorasi perasaan amarah yang pelan-pelan berubah menjadi pertanyaan, serta menumbuhkan keberanian untuk tetap bertahan tanpa harus melarikan diri dari kenyataan pahit.

Karya kolaboratif ini menjadi rilisan perdana Feby Putri di tahun ini melalui Tumbuh Records. Kehadiran Senandung Harapan sekaligus membuktikan kedewasaan Feby dalam meramu diksi dan nada, menjadikannya salah satu solois perempuan yang patut diperhitungkan di industri musik tanah air.

Tembang ini sudah bisa dinikmati oleh publik di berbagai platform pemutar musik digital mulai 30 April 2026.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  53  =  54