Mengusung Tema Keberlanjutan, Produk Dekorasi Rumah Indonesia Hadir di Interior Lifestyle Tokyo 2026
Internasional

Produk Dekorasi Rumah Indonesia Curi Perhatian di Interior Lifestyle Tokyo 2026

Channel9.id-Tokyo. Produk dekorasi rumah dan gaya hidup asal Indonesia kembali tampil di ajang internasional Interior Lifestyle Tokyo 2026 yang berlangsung di Tokyo Big Sight, Jepang, pada 10-12 Juni 2026. Mengusung tema keberlanjutan, produk-produk Indonesia menarik perhatian pengunjung berkat penggunaan bahan baku alami dan konsep ekonomi sirkular yang semakin diminati pasar Jepang.

Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Maria Renata Hutagalung, mengatakan Indonesia memiliki peluang besar untuk memenuhi kebutuhan pasar Jepang terhadap produk interior dan gaya hidup yang berkelanjutan, berkualitas tinggi, serta memiliki nilai sosial yang kuat.

“Indonesia saat ini berada pada posisi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan pasar Jepang terhadap produk interior dan gaya hidup yang berkelanjutan, berkualitas tinggi, serta memiliki cerita dan nilai sosial yang kuat,” ujarnya saat meresmikan Paviliun Indonesia di pameran tersebut.

Sebanyak sembilan pelaku usaha Indonesia terpilih untuk mengikuti pameran melalui proses seleksi yang dilakukan Kementerian Perdagangan bersama Indonesia Design and Development Center (IDDC). Mereka menampilkan beragam produk dekorasi rumah yang mengedepankan konsep keberlanjutan, keterlacakan bahan baku, kualitas produk, serta nilai cerita di balik proses pembuatannya.

Booth Indonesia yang didesain menyerupai galeri Rumah Indonesia menampilkan berbagai produk berbahan kayu jati, rotan, bambu, pelepah pisang, eceng gondok, dan material alami lainnya. Bahan-bahan tersebut diolah secara kreatif menjadi produk dekorasi rumah yang sesuai dengan tren dan selera konsumen Jepang.

Atase Perdagangan Tokyo, Merry Astrid Indriasari, menjelaskan para peserta telah melalui berbagai tahapan persiapan sebelum mengikuti pameran, termasuk presentasi produk dan penjajakan bisnis dengan calon mitra dari Jepang.

“Sebelum berpartisipasi dalam pameran ILT 2026, para pelaku usaha melakukan products pitching untuk menilai kesiapan produk. Termasuk mengikuti business matching dengan pelaku usaha Jepang sebagai penjajakan awal,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala ITPC Osaka, Didit Akhdiat Suryo, menilai pameran ini menjadi kesempatan penting untuk membuka peluang kerja sama dan kolaborasi desain antara Indonesia dan Jepang. Tren desain Jepang saat ini dinilai semakin mengarah pada penggunaan material alami, kerajinan tangan, dan konsep keberlanjutan yang menjadi keunggulan produk Indonesia.

Saat ini, nilai ekspor furnitur dan produk dekorasi rumah Indonesia ke Jepang mencapai sekitar USD 135 juta per tahun. Dengan meningkatnya permintaan terhadap produk ramah lingkungan dan berbahan alami, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk memperluas pangsa pasar melalui produk furnitur kayu, rotan, serta dekorasi rumah berkelanjutan yang menjadi tren utama dalam pameran tahun ini.

Partisipasi Indonesia dalam Interior Lifestyle Tokyo 2026 diharapkan dapat memperkuat posisi produk furnitur dan dekorasi rumah nasional di pasar Jepang sekaligus mendorong peningkatan ekspor produk kreatif bernilai tambah tinggi.

Baca juga: Dubes RI Jajaki Investasi Jepang untuk MRT hingga Tanggul Pantai Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  30  =  40