Channel9.id – Jakarta. Aparat Polda Metro Jaya menangkap 69 orang buntut kericuhan saat proses eksekusi Hotel Sultan, di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026). Mereka ditangkap atas tuduhan membuat kerusuhan hingga melempari aparat kepolisian saat proses eksekusi berlangsung.
“Kami mengamankan 69 orang dan mungkin masih bertambah,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Budi menyebut puluhan orang yang ditangkap itu adalah massa yang dimobilisasi untuk menghalangi proses eksekusi pengosongan Hotel Sultan oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Ia memastikan puluhan orang yang ditangkap itu bukan merupakan karyawan Hotel Sultan.
“Jadi mereka adalah massa yang dimobilisasi untuk mencoba menghalang-halangi dalam proses penyitaan aset di lokasi ini,” ucapnya.
Polisi masih mendalami kemungkinan adanya perusuh lain yang belum tertangkap. Sebab, kata Budi, ada sekitar 500 massa yang menduduki Hotel Sultan dan menolak eksekusi dilakukan.
“Tadi kita sama sama melihat ada lebih kurang 500 masyarakat yang menduduki objek untuk dilakukan eksekusi dan ini pasti akan lakukan pendalaman terkait mencoba menghalangi serta melakulan perlawanan petugas yang sedang melaksanakan tugas,” katanya.
Sementara itu, Budi menyebut setidaknya ada 29 orang terluka saat proses eksekusi lahan Hotel Sultan. Sebagian besar yang terluka adalah aparat yang diterjunkan untuk mengawal proses eksekusi itu.
“Di sini ada 29 petugas yang terluka, terdiri dari Polri ada 26 petugas yang luka ringan akibat lemparan batu dari massa yang berada menduduki area eksekusi, dari TNI satu terluka di bagian pelipis dan dari masyarakat sipil ada dua orang yang berada pada saat pelaksanaan eksekusi,” ujar Budi.
Para korban luka tersebut saat ini sudah mendapat perawatan medis.
Hingga saat ini, kericuhan telah berhasil dikendalikan sepenuhnya oleh aparat gabungan. Pihak eksekutor dari PN Jakpus juga telah masuk ke dalam area Hotel Sultan dengan pengawalan aparat.
Sebelumnya, proses eksekusi Hotel Sultan sempat diwarnai kericuhan. Massa yang bertahan tampak melempari aparat dengan batu.
Kepolisian lalu membalas dengan menembakkan water canon ke arah massa. Ratusan orang tersebut pun berlarian ke dalam hotel. Petugas lalu mengejar mereka dan menangkap sebagian massa tersebut.
HT





