Channel9.id-Jakarta. Menjalani syuting sebuah film tentu ada pelajaran berharga yang dapat dipetik. Demikian dengan Davina Karamoy mengungkap dapat memetik pelajaran berharga dalam menjalani syuting film ‘Andai Waktu Bisa Diulang Kembali’.
Dalam film arahan sutradara M. Amrul Ummami itu, Davina beradu akting dengan Farhan Rasyid, Vonny Anggraini, Nadzira Shafa, dan Bismo Satrio.
Meski berjudul ‘Andai Waktu Dapat Diulang Kembali’, Davina Karamoy tak ingin mengulang apapun dalam hidupnya. Davina menyatakan, yang telah terjadi akan menjadi masa lalu. Andai itu hal buruk, maka tak perlu larut dalam penyesalan.
Cukup ditarik hikmahnya dan dijadikan pelajaran dengan hati lapang. Andai yang terjadi hal baik, cukup dikenang dan disyukuri. Davina Karamoy menilai, terlalu sering menoleh ke masa lalu juga bukan hal bijak karena faktanya, manusia hidup di masa kini dan bersiap untuk masa depan.
“Tidak ada lagi. Aku kalau ditanya andai waktu bisa diulang kembali ingin mengubah apa misalnya, atau ingin ngapain, enggak lagi. Aku merasa sesuatu yang sudah terjadi di masa lalu, baik atau buruk, itu pasti ada pembelajaran,” kata Davina Karamoy kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).
Lebih lanjut, Davina Karamoy percaya, hidup tak selamanya mulus. Suka dan duka. Marah dan kecewa. Sesal dan syukur. Tangis dan tawa. Semuanya merangkai kisah indah dan menjadikan hidup manusia penuh warna.
“Entah itu hal baik pasti ada pembelajaran yang harus dijaga. Kalau buruk berarti hikmahnya seperti ini dan aku merasa bisa berada di titik ini karena melewati pahit dan manisnya (hidup),” terang Davina Karamoy seraya mengingatkan, hidup terus berjalan.
“Jadi kalau ditanya mau mengulang rasa masa lalu yang buruk atau mau menghilangkan rasa sakit hati dulu, rasa sedih dulu, enggak sih. Aku malah bersyukur dengan apa pun yang sudah terjadi,” imbuh Davina Karamoy.
Esensi waktu, hikmah, dan hidup terus berjalan yang diusung film Andai Waktu Bisa Diulang Kembali ini membuatnya jatuh hati. Davina Karamoy sejak awal tertarik kala ditawari peran Dinar dalam film yang diproduksi FMM Studios dan Langit Pictures.
Masih segar dalam ingatan, Davina Karamoy langsung tertarik saat tuntas baca premis dan sinopsis. Saat skenario disodorkan, ia gerak cepat membaca hingga tuntas dalam sesi reading. Kala itu, air matanya menetes.
“Setelah baca skripnya, dari yang setelah aku lihat sinopsis dan logline sudah tertarik. Itu aku sudah menangis. Itu memang relate sama aku, masalah hubungan aku dengan ibu dan lain-lain,” paparnya, panjang.
Poster dan trailer ‘Andai Waktu Bisa Diulang Kembali’ diluncurkan di Jakarta, beberapa waktu yang lalu. Film ini bicara tentang cinta, keluarga, dan pilihan sulit dalam hidup.
“Berada di posisi Dinar itu menyakitkan banget, sedih. Jadi yang aku rasakan pasti heartfelt, benar-benar sedih dan kayak rasa penyesalannya tuh sampai kita sebagai pembaca bisa merasakan,” pungkas Davina Karamoy.
Film Andai Waktu Bisa Diulang Kembali akan mengharu biru bioskop Indonesia mulai 30 Juli 2026.
Kontributor: Akhmad Sekhu





