Channel9.id, Jakarta. Badan Pengelola Dana Perkebunan turut ambil bagian dalam gelaran Indonesia City Expo (ICE) ke-22 yang menjadi salah satu rangkaian penting Rapat Kerja Nasional XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia di Medan. Keikutsertaan BPDP menjadi bagian dari upaya memperluas promosi produk hilir sawit sekaligus mendorong pengembangan UMKM berbasis kelapa sawit kepada masyarakat.
Indonesia City Expo ke-22 diselenggarakan pada 1–3 Juli 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-436 Kota Medan. Pameran yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Medan tersebut diikuti oleh pemerintah kota dari seluruh Indonesia, kementerian dan lembaga, perusahaan swasta, serta UMKM binaan dari berbagai daerah.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Mojokerto bersama Wali Kota Medan didampingi jajaran Dewan Pengurus APEKSI. Melalui ajang ini, pemerintah daerah diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama sekaligus meningkatkan promosi dan penjualan produk unggulan UMKM di masing-masing wilayah.
Selain menjadi ajang promosi, Indonesia City Expo juga menjadi ruang konsolidasi antarpemerintah kota dalam memperkuat pembangunan ekonomi daerah melalui kolaborasi lintas sektor.
Dalam kesempatan tersebut, BPDP menghadirkan stan pameran yang menampilkan beragam produk UMKM berbasis sawit binaan. BPDP juga menyelenggarakan kegiatan talkshow yang diikuti mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Medan serta para pengunjung pameran. Kegiatan edukatif tersebut bertujuan memperkenalkan potensi hilirisasi kelapa sawit sekaligus meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai manfaat industri sawit bagi perekonomian nasional.
Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, mengatakan partisipasi BPDP dalam Indonesia City Expo merupakan wujud komitmen lembaga untuk memperluas akses promosi dan pemasaran produk UMKM sawit kepada masyarakat.
Melalui keikutsertaan dalam Indonesia City Expo 2026, BPDP ingin memperkenalkan berbagai produk UMKM berbasis sawit yang memiliki nilai tambah sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas. Kami juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai potensi hilirisasi sawit dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional.
“Ada potensi-potensi di kelapa sawit ini yang bisa diusahakan oleh UKMK-UKMK Kota-kota Indonesia . Pengembangan UKMK berbasis sawit sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen sebagaimana ditargetkan Presiden Prabowo Subianto,” kata Helmi melalui sambungan virtual.
Kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui forum APEKSI menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pengembangan UMKM sawit di berbagai daerah.
Partisipasi BPDP dalam Indonesia City Expo 2026 diharapkan semakin memperkuat promosi produk hilir sawit, memperluas jejaring usaha UMKM binaan, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi daerah melalui pemanfaatan komoditas kelapa sawit yang berkelanjutan.





