Lifestyle & Sport

Sutradara Hendry Tivo Larang Para Pemain Nonton Film ‘Lastri: Arwah Kembang Desa’

Channel9.id-Jakarta. Para pemain film sejatinya menonton film yang diperankannya. Tapi, ada sebuah fakta unik yang terkuak dalam acara gala premier film horor ‘Lastri: Arwah Kembang Desa’ yang disutradarai oleh Hendry Tivo. Para pemain seharusnya sudah menonton film karya mereka terlebih dahulu. Namun Hendry Tivo, sang sutradara memiliki ketentuan yang cenderung berbeda mengenai hal ini yang ia sampaikan pada kesempatan press conference sore itu.

Dalam konferensi pers yang digelar di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan pada Kamis (9/7/2026), Hendry Tivo mengakui bahwa dirinya melarang seluruh aktor, termasuk Yama Carlos, untuk melihat hasil final dari film tersebut selama promosi film berlangsung. Keputusan ini diambil untuk membangun tingkat penasaran yang tinggi serta menjaga antusiasme para pemain.

Salah satu aktor yang cukup penting dalam cerita, membocorkan bahwa selama para aktor menjalani roadshow di berbagai kota di Jawa Timur, mereka sama sekali tidak menonton film horor ini.

“Kalian kira kami sudah pada nonton? Belum!” kata Yama Carlos kepada penonton.

Lebih lanjut, Yama Carlos sambil tertawa ia menjelaskan bahwa sepanjang promosi tersebut, mereka memang sama sekali belum melihat film horor yang mereka bintangi.

Menurut pengakuan Yama Carlos, para aktor hanya pernah melihat potongan klip musik Dewi Gita, pengisi soundtrack Lastri: Arwah Kembang Desa.

“Gambarnya (poster film) aja enggak tahu, kita nontonnya cuma klipnya Mbak Dewi,” ujarnya

Selebihnya, gambaran utuh mencekam film tersebut tetap menjadi misteri besar bagi para aktor. Taktik ini cukup berhasil menjaga antusiasme yang luar biasa di kalangan internal pemain saat gala premier.

Selain belum diperbolehkan menonton film Lastri, Yama Carlos juga mengaku harus melakukan observasi mendalam demi menghidupkan tokoh Darman yang dipenuhi obsesi berat terhadap Lastri yang sudah bersuami.

Yama Carlos menjelaskan latar belakangnya yang lama tinggal di Jawa membuat logat Jawanya terkesan natural.

“Kebetulan saya lama di Jawa. Jadi untuk menjadi orang jawa, udah terbiasa lah,” ungkapnya pada kesempatan itu.

Film ‘Lastri: Arwah Kembang Desa’ yang didasari oleh urban legend di Pati, Jawa Tengah, ini menceritakan tentang Lastri seorang mendiang, yang semasa hidupnya menjadi istri setia kepada suaminya.

Namun setelah meninggalkan dunia, ia bergentayangan lantaran dicurangi oleh suaminya dan dituduh mandul setelah lima tahun pernikahan tak kunjung memiliki keturunan.

Gala premier film ‘Lastri; Arwah Kembang Desa’ ini dihadiri oleh Hana Saraswati, Audy Bella, Yama Carlo, Ratu Meta, Nando Hilmy, Debby Sahertian, dan keluarga Alm. Gary Iskak.

Film ‘Lastri: Arwah Kembang Desa’ akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 16 Juli 2026.

Kontributor; Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3  +  4  =