Nasional

Kemendagri Perkuat Kolaborasi, MBR Kian Mudah Akses Program Perumahan

Channel9.id-Bandung. Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir menegaskan komitmen pemerintah memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta pemerintah daerah (Pemda) untuk mempercepat akses masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terhadap program perumahan.

Hal tersebut disampaikan Tomsi saat mewakili Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan di Gedung Balarea Summarecon Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/7/2026).

Tomsi mengatakan sinergi pemerintah pusat dan daerah telah menghasilkan berbagai kebijakan yang memudahkan MBR memiliki rumah. Di antaranya pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga penyederhanaan proses perizinan.

“Ini sebagai contoh kepedulian dan kolaborasi dari Bapak Menteri Perumahan dan Bapak Menteri Dalam Negeri, sekaligus juga dari seluruh teman-teman pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan adanya kebijakan baru yang memperluas akses subsidi perumahan. Masyarakat kini tetap dapat memperoleh subsidi meski KTP mereka berasal dari luar daerah lokasi perumahan.

Menurut Tomsi, kebijakan tersebut diterbitkan melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri sebagai tindak lanjut masukan dari Menteri PKP Maruarar Sirait. Dengan demikian, warga yang bekerja di kawasan sekitar Jakarta tetapi tidak memiliki KTP setempat tetap bisa memanfaatkan program rumah bersubsidi.

“Ini semua merupakan bukti nyata, dan sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo, untuk memberikan kemudahan, memberikan insentif-insentif pengurangan seluruh biaya berkaitan dengan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah ini,” tegasnya.

Sebelum menghadiri sosialisasi KUR Perumahan, Tomsi bersama Menteri PKP Maruarar Sirait dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti meninjau pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Bandung. Mereka juga menyaksikan simulasi Pemilihan Terbuka Toko (PTT) dalam pelaksanaan program tersebut.

Baca juga: Perluas Akses Rumah MBR, Mendagri Minta Pemda se-Papua Bebaskan PBG dan BPHTB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2  +  3  =