Channel9.id-Jakarta. Film Indonesia bergenre horor misteri masih tetap diproduksi. Kali ini, film ‘Bisikan Desa Gringsing’ yang secara resmi meluncurkan poster dan trailer terbarunya. Sebuah film karya penulis sekaligus sutradara Ivander Tedjasukmana ini merupakan kolaborasi produksi Mandela Pictures dan Oceanus Media Global (OMG Studios).
Yang bikin film ini makin menarik, Bisikan Desa Gringsing menjadi film horor Indonesia pertama yang diproduksi menggunakan teknologi virtual production. Teknologi tersebut digunakan untuk menghadirkan pengalaman sinematik yang lebih maksimal bagi penonton. Film ini dijadwalkan mulai menghantui bioskop Indonesia pada 24 September 2026.
Poster resmi film ‘Bisikan Desa Gringsing’ langsung memberikan gambaran mengenai misteri yang menyelimuti film ini. Dua karakter utama, Hesti yang diperankan Aghniny Haque dan Fatimah yang diperankan Fatmah Nahdi, ditampilkan dalam format close-up dengan ekspresi yang sangat kontras.
Hesti terlihat menunjukkan sorot mata penuh kengerian, sementara Fatimah tampil dengan ekspresi dingin. Jika diperhatikan lebih dekat, terlihat sosok-sosok warga Desa Gringsing di mata Fatimah. Detail tersebut seolah menjadi petunjuk bahwa kedua karakter ini memiliki hubungan erat dengan berbagai rahasia yang tersimpan di desa tersebut.
Official trailer yang dirilis kali ini merupakan pengembangan dari video teaser yang sebelumnya dipublikasikan pada Juli lalu. Dalam trailer terbaru, cerita film mulai terlihat lebih jelas, termasuk perjalanan Hesti yang datang ke Desa Gringsing untuk mencari ayahnya yang hilang.
Namun, Desa Gringsing bukan tempat biasa. Para warga hidup dalam ketakutan karena teror arwah Fatimah. Sosok tersebut mengurung seluruh warga desa dan membunuh siapa saja yang berusaha keluar dari desa.
Selain Hesti dan Fatimah, trailer juga memperkenalkan sejumlah karakter lain yang masing-masing memiliki rahasia. Ada Gagan yang diperankan Surya Saputra, Melati oleh Hesti Putri, Sukri oleh Kiki Narendra, Rudi oleh Iskak Khivano, serta sejumlah karakter lainnya.
Potongan lagu ‘Perjalanan Menawar Racun’ karya Kunto Aji juga kembali terdengar dalam trailer. Lagu tersebut sebelumnya sudah digunakan dalam video teaser dan kini kembali memperkuat atmosfer misterius sekaligus emosional film.
Trailer ditutup dengan ucapan Melati yang semakin bikin penasaran, “tidak akan ada dendam yang tak terbalaskan.”
Menurut produser Mandela Pictures, Manoj Samtani, trailer terbaru ini sengaja dibuat untuk mengajak penonton masuk lebih jauh ke dunia Bisikan Desa Gringsing.
“Melalui official trailer ini, kami mengajak penonton untuk masuk ke dunia Bisikan Desa Gringsing yang penuh dengan misteri,” kata Manoj Samtani, produser Mandela Pictures, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2026).
Lebih lanjut, Manoj Samtani menerangkan tentang official trailer film tersebut. “Penonton akan mengenali karakter-karakter di Desa Gringsing yang masing-masing menyimpan potongan cerita dan misteri yang mengikat seluruh warga Desa Gringsing. Lagu ‘Perjalanan Menawar Racun’ dari Kunto Aji, yang menjadi soundtrack film ini, kami hadirkan lagi di sini untuk memperkuat atmosfer emosional dan nuansa misteri dari Bisikan Desa Gringsing, “ terangnya.
Sementara itu, Nick GC Tan selaku Founder & CEO Oceanus Media Global (OMG Studios) mengaku langsung tertarik ketika pertama kali mendengar cerita film ini.
“Ketika Manoj dan Lavesh pertama kali menceritakan kisah ini kepada saya, saya tahu bahwa kami harus menjadi bagian dari project ini. Aghniny dan Fatmah menghadirkan sesuatu yang luar biasa dalam memerankan Hesti dan Fatimah, mereka memberikan penampilan yang akan terus membekas bahkan setelah credit title berakhir. Di OMG, kami bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan para storyteller Indonesia, membawa visi-visi ambisius seperti ini kepada penonton di seluruh dunia,” ujar Nick GC Tan, Founder & CEO, Oceanus Media Global (OMG Studios).
Cerita film ‘Bisikan Desa Gringsing’ berpusat pada Hesti yang diperankan Aghniny Haque. Ia datang ke sebuah desa bernama Gringsing untuk mencari ayahnya yang menghilang secara misterius.
Bukannya menemukan sang ayah, Hesti justru terjebak di desa yang dihantui arwah Fatimah. Seluruh warga hidup dalam ketakutan karena mereka tidak bisa meninggalkan Desa Gringsing. Siapa pun yang mencoba keluar akan berakhir dengan kematian.
Di tengah situasi tersebut, Hesti mulai menemukan berbagai rahasia yang selama ini disembunyikan warga desa. Yang lebih mengejutkan, rahasia-rahasia tersebut ternyata memiliki kaitan dengan trauma masa lalu yang dialami Hesti.
Menurut Ivander Tedjasukmana, daya tarik utama film ini bukan hanya terletak pada misteri Desa Gringsing, tetapi juga rahasia yang dimiliki masing-masing karakter.
“Yang menarik buat saya dari Bisikan Desa Gringsing bukan hanya misteri tentang apa yang terjadi di desa itu, tapi juga rahasia yang disimpan oleh setiap karakternya. Karena satu rahasia membuka rahasia yang lain. Saya berharap penonton mulai bertanya-tanya, sebenarnya apa yang terjadi di Desa Gringsing?” ujar penulis dan sutradara Ivander Tedjasukmana.
Selain Aghniny Haque dan Fatmah Nahdi, film ‘Bisikan Desa Gringsing’ juga menghadirkan Surya Saputra, Kiki Narendra, Iskak Khivano, Hesti Putri, Iyang Darmawan, Akun Gege, Swetajaloe, Nina Tamam, Mian Tiara, Nizar Umar, Azkya Mahira, Shaqueena Medina Lukman, dan Nazhira Rizka.
Dengan perpaduan horor, misteri, rahasia antarkarakter, serta penggunaan teknologi virtual production, film ‘Bisikan Desa Gringsing’ menawarkan pendekatan yang cukup berbeda untuk film horor Indonesia.
Film ‘Bisikan Desa Gringsing’ akan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 24 September 2026. Setelah itu, film ini juga dijadwalkan menyusul ke sejumlah negara, termasuk Malaysia, Singapura, Turki, dan Azerbaijan.
Kontributor: Akhmad Sekhu





