Channel9.id-Jakarta. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama Ikatan Alumni (IKA) UNJ menggelar acara Employer Meeting di Novotel Pulo Mas, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2026). Acara bertajuk “Collaborate and Empowering: Alumni as Strategic Partnership to Bridge Campus and Industry” ini mempertemukan para pimpinan UNJ dengan para alumni pemberi kerja untuk menyelaraskan kurikulum, mengevaluasi kompetensi alumni, serta memperluas kerja sama magang dan penyerapan kerja
Acara ini merupakan bagian dalam pelaksanaan Program EQUITY (Enhancing Quality Education for International University), yakni program strategis UNJ yang merupakan bagian dari inisiatif Kemendikti Saintek bersama LPDP untuk mendorong UNJ mencapai World Class University melalui peningkatan kualitas riset, inovasi, publikasi internasional, dan pemeringkatan dunia
Adapun acara ini turut dihadiri jajaran pimpinan UNJ, guru besar, dosen, pengurus IKA UNJ, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sementara itu, para alumni pemberi kerja yang hadir berasal dari berbagai sektor industri dan dunia usaha lainnya, di antaranya Komisaris PG Rajawali II Edy Budiyarso, Kepala Yayasan MAHA Islamic School Dirgantara Wicaksono, hingga Direktur Utama PT Batikindo Sunaryo.
Direktur Kemahasiswaan dan Alumni, Yasep Setiakarnawijaya, menyampaikan apresiasi kepada IKA UNJ atas komitmennya membangun jejaring dan memperkuat hubungan antar kampus, alumni, dan dunia industri. Melalui pertemuan ini, ia berharap hubungan erat antara UNJ dan alumni dapat memperkuat daya saing lulusan di dunia kerja.
Dalam sambutannya, Ketua Umum IKA UNJ Sugeng Suparwoto yang diwakili Ketua Harian IKA UNJ Suherman Saji, mendorong pendataan kembali alumni yang memiliki usaha atau berperan sebagai pemberi kerja. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas kontribusi alumni dalam membuka akses dan peluang kerja bagi lulusan UNJ.
Sementara itu, Direktur Inovasi, Sistem Informasi, dan Pemeringkatan UNJ Murti Kusuma Wirasti mengatakan keterlibatan alumni juga berkaitan dengan upaya meningkatkan posisi UNJ dalam pemeringkatan perguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara pimpinan UNJ dengan pihak Edura UNJ, yakni pusat bisnis universitas yang berfungsi mengelola unit komersial dan strategis untuk mendukung kemandirian finansial UNJ.
Selanjutnya, acara kemudian memasuki sesi sarasehan atau forum diskusi (employer hearing) yang dipaparkan oleh CEO Spora Comm, Pracoyo Wiryoutomo, dan Komisaris PG Rajawali II Edy Budiyarso.
Rangkaian kegiatan pun ditutup dengan diskusi terbatas IKA UNJ bertajuk “Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan RI dalam Membangun Pendidikan Unggul”. Diskusi ini menghadirkan dua tokoh pendidikan ternama sebagai pembicara, yaitu Koordinator Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriawan Salim serta pengamat pendidikan Darmaningtyas.



