Channel9.id-Tapanuli Tengah. Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi pemulihan SMP Negeri 1 Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Sekolah tersebut sebelumnya terdampak banjir lumpur yang merusak ruang kelas, aula, hingga sejumlah fasilitas lainnya.
Tito meninjau langsung kondisi SMPN 1 Tukka, Kamis (10/9/2026). Sejumlah fasilitas yang terdampak kini telah diperbaiki sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung.
Tito mengatakan pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran pemulihan sektor pendidikan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) hingga 2028. Sekolah terdampak bencana di Tapanuli Tengah, termasuk SMPN 1 Tukka, masuk dalam daftar prioritas.
“Kita tahu bahwa di tingkat pusat, kita juga menganggarkan, ya, untuk Dikdasmen, dan sudah turun dari Kementerian Keuangan. Beliau (Menteri Dikdasmen) sudah membuat program untuk daerah yang terdampak, termasuk di sini, dan skala prioritas. Tukka ini prioritas,” ujar Tito.
Sebelumnya, lumpur merendam sejumlah bagian SMPN 1 Tukka dan menyebabkan kerusakan pada bangunan, termasuk plafon. Pemulihan dilakukan pada ruang kelas, aula, ruang guru, hingga ruang praktik.
Perbaikan sekolah dilakukan melalui mekanisme swakelola menggunakan anggaran Kementerian Dikdasmen yang disalurkan langsung kepada pihak sekolah. Pengerjaan juga dapat dilakukan melalui TNI maupun penyedia jasa, menyesuaikan kebutuhan di lapangan.
Tito menilai mekanisme swakelola di SMPN 1 Tukka berjalan baik. Dia pun mengapresiasi kepala sekolah dan pihak terkait yang mengelola anggaran untuk mempercepat pemulihan fasilitas sekolah.
“Bagus, kepala sekolahnya bagus mengerjakannya, swakelola,” kata Tito.
Menurut Tito, pemulihan fasilitas pendidikan harus berjalan beriringan dengan penanganan sektor lainnya, seperti perbaikan rumah warga, saluran air, infrastruktur pengendali banjir, serta fasilitas pelayanan dasar.
Satgas PRR akan terus memantau proses pemulihan agar penanganan pascabencana di Tapanuli Tengah berjalan terpadu dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Baca juga: Kasatgas PRR: Huntap Tapanuli Tengah Harus Segera Dibangun Masif




