Amerika Serikat Pangkas Karantina Perawat yang Positif Covid-19 Menjadi Tujuh Hari
Internasional

Amerika Serikat Pangkas Karantina Perawat yang Positif Covid-19 Menjadi Tujuh Hari

Channel9.id-Amerika Serikat. Pekerja kesehatan di Amerika Serikat yang dinyatakan positif Covid-19 namun OTG dapat kembali bekerja setelah melakukan isolasi mandiri selama tujuh hari, dengan syarat menunjukkan hasil negatifnya, ungkap Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Jumat (24/12/2021).

Panduan baru ini memangkas masa karantina yang sebelumnya disarankan dijalankan selama 10 hari, yang mana CDC sebut untuk mengantisipasi pelonjakan kasus Omicron. Omicron di Amerika saat ini sudah menyebabkan 73% kasus virus corona, menurut data CDC pada hari Senin.

CDC mengatakan kalau masa karantina dapat dipangkas lagi jika ada kekurangan staff karena Covid-19. Mereka juga menambahkan kalau para pekerja kesehatan yang sudah divaksin penuh, termasuk yang sudah mendapatkan dosis tambahan, tak perlu mengkarantina diri di rumah karena adanya resiko tinggi penularan ke orang lain.

Namun, Persatuan Perawat Nasional menyerukan kalau melonggarkan panduan isolasi adalah keputusan yang berbahaya untuk para pekerja dan meminta CDC untuk tidak merubah panduan yang sudah ada.

“Melemahkan panduan Covid-19 saat ini, disaat adanya kemungkinan pelonjakan kasus Covid-19 yang tinggi, bisa menyebabkan penularan yang lebih luas, dan banyak korban berjatuhan,” ujar Triunfo-Cortez, presiden Persatuan Perawat Nasional.

Penasihat kesehatan Gedung Putih, Anthony Fauci, sebelumnya sudah mengatakan pada hari Selasa kalau otoritas kesehatan AS sedang mempertimbangkan masa karantina 10 hari untuk warga Amerika yang dinyatakan positif Covid-19.

(RAG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

63  +    =  70