Astrid Rilis Album ‘Aku dan Cahaya’ Tandai Kedewasaan Bermusik Selama 2 Dekade
Lifestyle & Sport

Astrid Rilis Album ‘Aku dan Cahaya’ Tandai Kedewasaan Bermusik Selama 2 Dekade

Channel9.id-Jakarta. Merilis sebuah album tak hanya untuk menunjukkan penyanyi masih eksis, tapi juga menandai kedewasaan dalam bermusik. Demikian dengan penyanyi Astrid yang kini kembali menyapa para penggemarnya dengan merilis album terbaru berjudul ‘Aku dan Cahaya’ dalam bentuk CDigital. Sebuah karya yang menandai kedewasaan Astrid dalam bermusik.

Bagi Astrid, album ketujuh ini merupakan representasi jujur dari perjalanan kariernya yang telah melewati berbagai fase selama dua dekade terakhir. Ibu satu anak ini merasa bersyukur karena suaranya masih terus diapresiasi oleh pendengar dari berbagai lintas generasi.

“Alhamdulillah ya selama 20 tahun lebih berkarya di industri musik, ini adalah karya ke-7 saya. Album sudah lumayan banyak, tapi baru kali ini saya memutuskan, dari awal diskusi dengan Mas Epoy dan Adrian, saya ingin menampilkan ‘apa adanya saya’,” ujar Astrid di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (15/4/2026).

Lebih lanjut, Astrid menerangkan album terbarunya tersebut. “Ya ini karakter suaraku begini. Wah, kalau dibilang ‘diva’, saya bukan diva. Saya bersyukur masih berdiri dan duduk di sini untuk berkarya, dengan orang-orang hebat yang memandu karya ini,” terang Astrid.

Astrid menggandeng Adrian Martadinata sebagai Music Director, yang meramu aransemen secara keseluruhan. Adrian kemudian menceritakan bagaimana salah satu lagu dalam album ini, yakni ‘Tak Apa’, lahir dengan dua versi yang berbeda secara spontan.

“Itu spontanitas saja, sih. Nggak ada rencana untuk bikin dua versi lagu ini. Entah kenapa, setelah rekaman kita lagi ngobrol sama Astrid. Saya bilang, ‘Astrid, mau dong lagu Tak Apa dibikin versi akustikan’. Sambil bercanda, sambil ketawa-tawa gitu kan. Terus direkam juga, tapi one take gitu,” kata Adrian.

Meski album ini berisi total 10 lagu, proses pengerjaan materi barunya ternyata berlangsung singkat di tengah jadwal yang padat. Astrid mengungkap tantangan saat harus menyelesaikan proses rekaman vokal hanya dalam hitungan jam.

“Tentu ini hasil obrolan dari label, Mas Epoy, sama Mas Adrian untuk lagunya. Ini menarik sekali ketika dua minggu itu tantangannya sangat besar ya. Saya rekaman 4 lagu baru ini hanya dalam satu hari lho, enam jam saja,” ungkapnya.

Uniknya dalam album ini, Astrid membawakan ulang karya milik band Mary Jane yang digawangi suaminya sendiri, Arlan Djoewarsa. Astrid pun menjelaskan alasan di balik pemilihan lagu tersebut yang ternyata memiliki daya tarik tersendiri sejak pertama kali ia dengar.

“Aku memilih lagu Mary Jane karena dulunya aku sering mendengarkan itu dari suamiku. Pas aku bawakan di mobil, aku pikir, ‘Bagus juga ya dibikin lagunya’. Untuk 4 lagu baru ini juga ada lagunya Adrian, aku tanya Mas Adrian kenapa yang dibikin seperti itu. ‘Karena memang saya melihat ini yang sekarang seperti ini, cocoknya,’ katanya Mas Adrian,” cerita Astrid.

Melalui album ‘Aku dan Cahaya’, Astrid berharap para pendengar bisa merasakan kedamaian dan menemukan kebahagiaan menjadi diri sendiri. Album ini dirilis melalui kerjasama Astrid & Hadir Entertainment, dan didistribusikan oleh Jagonya Musik & Sport Indonesia.

“Di album ini pesannya adalah sebuah perjalanan. Perjalanan hidup itu berkarya, berkeluarga, bekerja dan sebagainya itu pasti ada naik turunnya. Tapi di satu titik itu, bahagia itu menemukan dirinya sendiri. Gimana kita tahu rasanya cukup, pas hanya bersyukur dengan apa yang kita punya, itu sih kayaknya ya,” pungkas Astrid.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  33  =  36