Channel9.id – Jakarta. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui penanganan antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) di Bali belum sepenuhnya tuntas. Meski begitu, ia mengatakan antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU di Pulau Dewata sudah mulai terurai.
“Sekarang mulai terurai,” kata Bahlil saat ditemui usai peresmian Kilang LPG Cilamaya di Karawang Jawa Barat seperti pantauan Channel9.id, Kamis (15/10/2026).
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi itu mengatakan pemerintah masih melakukan upaya pemulihan secara bertahap. Ia menyampaikan dirinya juga terus berkoordinasi dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri untuk mengatasi masalah antrean panjang pembelian BBM di Bali.
Selain itu, lanjut Bahlil, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo juga sudah berada di Bali hari ini untuk meninjau langsung pemulihan distribusi BBM.
“Memang secara sepenuhnya belum ter-cover secara totalitas, tetapi perlahan-lahan sudah dilakukan (pemulihan),” ujar Bahlil.
Lebih lanjut, Bahlil telah memerintahkan PT Pertamina untuk mengoperasikan sejumlah SPBU di Bali selama 24 jam guna membantu mengurai antrean kendaraan. Perbaikan alur distribusi BBM juga sudah dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan.
Bahlil juga telah meminta bantuan aparat setempat untuk membantu operasional SPBU.
“Kemudian, beberapa SPBU yang kurang karyawan, kami meminta tolong ke aparat yang ada di sana untuk membantu, agar bisa membantu,” terang Bahlil.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan keterlambatan kedatangan kapal pengangkut BBM menjadi salah satu faktor yang memengaruhi jadwal distribusi hingga menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU di Bali dalam beberapa hari terakhir.
Dalam rapat bersama Gubernur Bali di Depo BBM Pesanggaran, Denpasar, Selasa (13/10/2026), Simon mengatakan kapal tersebut mengalami kendala saat proses penjangkaran, sehingga kedatangannya bergeser dari jadwal yang direncanakan.
Simon juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan pasokan BBM yang terjadi di Bali dalam beberapa hari terakhir.
HT




