Connect with us

Ekbis

BI dan OJK Sepakat Perkuat Proses Pemberian PLJP/PLJPS kepada Perbankan

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyepakati penguatan proses dalam pemberian Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek kepada perbankan. Kesepakatan tersebut tertuang dalam “Keputusan Bersama tentang Kerja Sama dan Koordinasi BI dan OJK dalam rangka Pemberian Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek (PLJP) dan Pembiayaan Likuiditas Jangka Pendek Syariah (PLJPS)”.

Keputusan Bersama tersebut ditandatangani oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo, dan Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso pada Senin (19/10) di Jakarta, sebagai tindak lanjut terbitnya penyempurnaan ketentuan PLJP/PLJPS Bank Umum pada 29 September 2020.

Baca juga: Bank Dunia Dukung UU Ciptaker Reformasi Besar Jadikan Indonesia Lebih Kompetitif

“Penyediaan PLJP/PLJPS bagi bank yang mengalami kesulitan likuiditas jangka pendek tetapi masih solven ini sangat krusial untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. Koordinasi BI dan OJK dalam pemberian PLJP/PLJPS yang bersifat end-to-end ini dilakukan untuk memperlancar pelaksanaan pemberian PLJP/PLJPS dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik,” ujar Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, Selasa (20/10).

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso menyampaikan, Keputusan Bersama ini akan memperkuat pelaksanaan fungsi Lender of the Last Resort oleh BI, memperkuat pelaksanaan fungsi pengawasan perbankan dan Lembaga Jasa Keuangan oleh OJK, dan memperjelas mekanisme dan akuntabilitas masing-masing lembaga.

“Kerjasama dan koordinasi BI dengan OJK semakin baik dalam menjaga SSK melalui terciptanya sistem perbankan yang sehat, efisien, serta berkontribusi optimal bagi perekonomian nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat luas,” kata Wimboh.

Ruang lingkup koordinasi dan kerja sama terkait PLJP/PLJPS yang dituangkan dalam Keputusan Bersama BI – OJK tersebut mencakup sinergi kedua lembaga pada saat pra-permohonan, penilaian terhadap pemenuhan persyaratan, dan penyampaian informasi persetujuan permohonan. Kemudian pengawasan terhadap bank penerima dan pelunasan serta eksekusi agunan.

Selanjutnya, pedoman pelaksanaan Keputusan Bersama ini akan diatur lebih lanjut dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Anggota Dewan Gubernur BI dan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Menkeu Bebaskan Pajak Sewa Mal Hingga Oktober 2021

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Pemerintah melalui Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati resmi memberikan insentif berupa pengecualian pajak pertambahan nilai (PPN) dengan skema pajak ditanggung pemerintah (DTP) atas sewa gerai di mal hingga lapak di pasar. Pembebasan pajak ini bakal berlangsung 3 bulan, dari bulan Agustus-Oktober 2021.

Adapun insentif yang masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 itu diberikan kepada pedagang eceran yang terutang jasa sewa ruangan atau gerai yang berdiri sendiri.

Kemudian gerai yang berada di pusat perbelanjaan, komplek, pertokoan, fasilitas apartemen, hotel, rumah sakit, fasilitas pendidikan, fasilitas transportasi publik, fasilitas perkantoran, atau pasar rakyat.

Baca juga: Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 9 Agustus

Lebih lanjut, ketentuan untuk bisa memperoleh insentif PPN DTP tersebut antara lain pengusaha kena pajak yang melakukan penyerahan jasa sewa ruangan/bangunan/gerai kepada pedagang eceran wajib membuat faktur pajak dan laporan realisasi PPN DTP.

“Bahwa untuk menjaga keberlangsungan usaha sektor perdagangan eceran di masa pandemi Covid-19, guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, perlu diberikan dukungan pemerintah terhadap sektor perdagangan eceran,” mengutip aturan tersebut.

 

Continue Reading

Ekbis

Waduh, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp943.000

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terus tertekan beberapa hari terakhir ini. Logam mulia Antam itu dijual Rp943.000 per gram atau turun Rp5.000 pada perdagangan hari ini, Rabu, 4 Agustus 2021.

Sebelumnya,  emas Antam dijual Rp948.000 pada kemarin, Selasa (03/08). Adapun harga buy back turun Rp6.000 dan berada di level Rp836.000.

Baca juga: BPS: Inflasi  Juli Turun 0,08 Persen 

Berikut daftar harga emas Antam pada Rabu, 4 Agustus 2021:

  1. Emas batangan 1 gram Rp943.000
  2. Emas batangan 2 gram Rp1.826.000
  3. Emas batangan 3 gram Rp2.714.000
  4. Emas batangan 5 gram Rp4.490.000
  5. Emas batangan 10 gram Rp8.925.000
  6. Emas batangan 25 gram Rp22.187.000
  7. Emas batangan 50 gram Rp44.295.000
  8. Emas batangan 100 gram Rp88.512.000
Continue Reading

Ekbis

Pertamina Masuk Daftar Fortune Global 500, Ungguli Coca Cola

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. PT Pertamina (Persero) kembali masuk dalam daftar Fortune Global 500 tahun 2021. Berada di posisi 287, Pertamina menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut.

Pertamina mencatatkan nilai revenue perusahaan sebesar USD 41,47 miliar pada tahun buku 2020.

Pertamina mengungguli perusahaan-perusahaan global raksasa lainnya, seperti Coca-Cola di peringkat 370, Repsol di posisi 381, Tesla di peringkat 392, dan Danone di posisi 454. Adapun posisi pertama, ditempati Walmart.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, hal itu merupakan pengakuan dunia internasional bahwa perusahaan minyak pelat merah itu sejajar dengan perusahaan kelas dunia.

Baca juga: Perombakan Pertamina, Nicke Dipertahankan Sebagai Direktur Utama

Nicke mengatakan dalam tantangan pandemi sejak tahun lalu, Pertamina mengalami triple shock sehingga mengalami penurunan pendapatan secara signifikan.

“Namun dengan inovasi danterobosan bisnis yang dilakukan di seluruh lini bisnis serta transformasi organisasi yang tengah dijalankan, Pertamina mampu meningkatkan pendapatan perusahaan hingga USD 41,47 miliar dan mencetak laba USD 1,05 miliar pada tahun 2020,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (3/8).

Sebagai BUMN, lanjut Nicke, Pertamina juga konsisten memastikan penyediaan energi untuk negeri melaluiberbagai program, di antaranya BBM Satu Harga, Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan dan Petani, pembangunan Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi, serta Infrastruktur Hilir lainnya.

Melalui pencapaian kinerja operasional dan keuangan Pertamina, total pendapatan Pemerintah pada tahun 2020 yang dikontribusi dari Pertamina hampir mencapai Rp 200 Triliun, yaitu setoran  Pajak, Deviden, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp 126,7 triliun serta penerimaan negara dari Minyak Mentah dan Kondensat Bagian Negara (MMKBN) dariblok-blok migas Pertamina sebesar Rp 73,1 Triliun.

“Dengan ekosistem energi yang terus berjalan dari hulu ke hilir, Pertamina menjaga keberlangsungan hidup 1,2 Juta tenaga kerja langsung, serta multiplier effect terhadap sekitar 20 juta tenaga kerja secara tidak langsung,”papar Nicke.

Selain itu, dukungan Pertamina kepada masyarakat luas untukpemulihan pandemi juga terus dirasakan. Mulai dari pembangunan beberapa rumah sakit covid-19, bantuan transportasi untuk distribusi oksigen, hingga perhatian Pertamina kepada lebih dari13.000 UMKM terdampak pandemi untuk dapat bertahan bahkan naik kelas.

“Tantangan pandemi COVID-19 tidak ringan. Selain memantapkan langkah untuk dapatmencapai target nilai pasar USD 100 miliar pada 2024 mendatang, seluruh jajaran manajemen danpekerja tetap fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami optimis akan terus tumbuh dan terus memberikan manfaat seluas-luasnya untuk masyarakat dan negara,” pungkas Nicke.

Continue Reading

HOT TOPIC