Diplomat Uni Eropa Kecam Serangan Siber Terhadap Ukraina
Internasional

Diplomat Uni Eropa Kecam Serangan Siber Terhadap Ukraina

Channel9.id-Uni Eropa. Diplomat terkemuka dari Uni Eropa (UE) telah mengutuk serangan siber ke Ukraina dan menyerukan kalau komite politik dan keamanan Uni Eropa dan unit sibernya akan bertemu untuk menentukan apa yang harus dilakukan untuk membantu Ukraina, Jumat (14/1/2022).

Sebuah serangan siber menyerang situs resmi Kepemerintahan Ukraina pada Kamis malam lalu yang membuat beberapa situs tersebut tidak bisa diakses pada Jumat pagi dan memicu Ukraina untuk melakukan investigasi.

“Kita akan memobilisasi seluruh sumber daya kita untuk membantu Ukraina mengatasi serangan siber ini,” ujar Josep Borrell kepada para wartawan di pertemuan menteri luar negeri UE.

Baca juga: Rusia Diduga Serang Situs Resmi Ukraina

“Sulit untuk menyatakan siapa yang melakukan serangan tersebut. Saya tak bisa menyalahkan siapapun karena saya tak mempunyai bukti, tapi kita bisa mengira-ngira siapa pelaku tersebut,” lanjutnya.

Serangan siber ini, yang menyerang situs resmi Kementerian Luar Negeri, Kabinet Kementerian dan Dewan Keamanan dan Pertahanan di antara situs-situs resmi kepemerintahan lainnya, terjadi di saat Ukraina dan aliansinya tengah bersiap-siap untuk adanya serangan militer ke Ukraina.

“Masih terlalu dini untuk memberikan kesimpulan, namun ada catatan panjang serangan Rusia terhadap Ukraina di masa lalu,” ungkap juru bicara Kemenlu Ukraina kepada Reuters.

Kemenlu Swedia, Ann Lind menyerukan kalau Barat harus melawan segala bentuk agresi dari Rusia.

“Kita harus tegas dalam menyampaikan pesan kita kepada Rusia: Bahwa jika mereka menyerang Ukraina, kita akan bertindak sangat kasar dan sangat kuat dalam respon kami nanti,” ujarnya kepada para wartawan, dan menambahkan kalau Swedia akan terus mendukung Ukraina.

Menlu Jerman, Annalena Baerbock mengungkapkan kalau ia akan berkunjung ke Moskow untuk menghadiri pertemuan dengan Rusia perihal krisis Ukraina.

Ia tak memberikan komentar apapun mengenai serangan siber tersebut, tapi menuturkan harapannya agar ada solusi cepat dalam rangkaian pertemuan antara Barat dengan Rusia pada pekan ini.

(RAG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

77  +    =  78