Nasional

Direktur CIVIC FAI Uhamka Ikuti Misi Kebudayaan dan Dialog Antar-Agama MUI ke Tiongkok

Channel9.id – Jakarta. Direktur Eksekutif Center for Islamic and Values in Civilization (CIVIC) Fakultas Agama Islam Uhamka, Muhammad Abdullah Darraz, yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, turut serta dalam lawatan delegasi MUI ke Tiongkok. Kunjungan bertajuk “Misi Kebudayaan, Promosi Dialog Antar Agama, dan Keharmonisan Sosial” ini berlangsung di dua kota utama, yakni Guangzhou dan Shenzhen, pada 9 hingga 13 Juli 2026.

Misi strategis ini diinisiasi oleh MUI sebagai langkah konkret untuk memperkuat diplomasi publik, membangun pemahaman lintas agama, serta mendorong kerja sama antar-peradaban di tingkat global. Pemilihan Tiongkok sebagai tujuan misi ini didasarkan pada pencapaian negara tersebut yang dinilai berhasil bertransformasi menjadi bangsa dengan tingkat kemajuan peradaban yang tinggi dan harmonis.

Lebih dari itu, Tiongkok memegang peran penting di kancah global sebagai salah satu inisiator ditetapkannya Hari Internasional untuk Dialog Antar-Peradaban (International Day for Dialogue among Civilizations) oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hal ini sejalan dengan visi MUI dalam mempromosikan perdamaian dunia (Islam Wasathiyah) melalui jalur dialog kemanusiaan dan kebudayaan.

Dalam keterangannya, Muhammad Abdullah Darraz menegaskan pentingnya kolaborasi dan dialog lintas peradaban di era modern ini untuk mengatasi berbagai tantangan global.

“Misi kebudayaan ini merupakan momentum yang sangat berharga untuk membangun jembatan kesepahaman antara Indonesia dan Tiongkok. Tiongkok tidak hanya berhasil membangun peradaban ekonomi dan teknologi yang sangat tinggi, tetapi juga menempatkan dirinya sebagai inisiator penting dalam Hari Internasional untuk Dialog Antar-Peradaban di tingkat global. Ini membuktikan adanya komitmen kuat terhadap keharmonisan sosial yang patut kita apresiasi dan pelajari,” ujar Muhammad Abdullah Darraz dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2026)

Lebih lanjut, Darraz menambahkan bahwa keterlibatan CIVIC FAI Uhamka dan Komisi HLNKI MUI Pusat dalam misi ini adalah bentuk nyata diplomasi Islam moderat yang selalu digaungkan oleh Indonesia.

“Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar yang hidup dalam harmoni kebinekaan, Indonesia memiliki pengalaman berharga yang bisa dibagikan. Sebaliknya, kita juga bisa menggali inspirasi dari keberhasilan Guangzhou dan Shenzhen dalam mengelola kemajuan peradaban tanpa mengesampingkan harmoni sosial antar-komunitas agamanya. Dialog ini diharapkan melahirkan kerja sama konkret dalam bidang kebudayaan, pendidikan, dan kemanusiaan,” tambahnya.

Selama berada di Guangzhou dan Shenzhen, delegasi MUI dijadwalkan akan melakukan serangkaian pertemuan dengan tokoh-tokoh agama setempat, akademisi, serta komunitas Muslim di Tiongkok. Rangkaian kegiatan ini meliputi diskusi panel, kunjungan ke pusat-pusat kebudayaan, serta pertukaran ide terkait pengelolaan keharmonisan sosial di tengah pesatnya modernisasi.

Misi ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral people-to-people contact antara masyarakat Indonesia dan Tiongkok, sekaligus meneguhkan posisi Indonesia sebagai pelopor dialog antar-agama dan peradaban di mata dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

77  +    =  86