D'Masiv Siap Gelar Tour Asia & Berakhir di Ciledug, Bangga sebagai ‘Bocah Ciledug’
Lifestyle & Sport

D’Masiv Siap Gelar Tour Asia & Berakhir di Ciledug, Bangga sebagai ‘Bocah Ciledug’

Channel9.id-Jakarta. Kita patut bangga grup band Indonesia sudah banyak menggelar tur, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kali ini, grup band D’Masiv yang secara resmi mengumumkan rangkaian tur konser mereka yang bertajuk Homerun Tour. Sebagai band yang kini sudah independen, mereka merencanakan untuk menyambangi beberapa negara di Asia sebelum akhirnya kembali ke tempat asal mereka di Indonesia.

Tur ini menjadi bagian dari strategi promosi untuk single internasional terbaru mereka yang berlirik bahasa Inggris. Beberapa negara tetangga sudah masuk dalam daftar kunjungan utama mereka dalam waktu dekat.

“Oke, jadi setelah kita rilis single ini rencananya kita akan bikin yang tour Asia dulu, masih nggak terlalu jauh sih di Malaysia, di Singapura, di Taiwan, dan Hongkong. Lalu balik lagi ke Indonesia yaitu di Ciledug,” ujar Rian D’MASIV kepada wartawan di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

Lebih lanjut, Rian menerangkan, pemilihan Ciledug sebagai lokasi penutup rangkaian tur memiliki makna mendalam bagi para personel. Meskipun sudah melalang buana hingga ke luar negeri, D’Masiv mengaku tidak pernah malu menyebut diri mereka sebagai ‘Bocah Ciledug’.

“Karena kita selalu bilang bahwa mau di mana pun kita tuh nggak pernah malu atau nggak pernah kayak gimana gitu nyebut Ciledug ya. Bahkan di negara mana pun kita selalu bilang kita tuh ‘Bocah Ciledug’ gitu. Meskipun orang luar kayak nanya ‘What? Ciledug? What is that?’,” ungkap Rian seraya tergelak tawa.

Dalam menyelenggarakan tur ini, D’Masiv kembali berkolaborasi dengan promotor Antara Suara. Rian merasa memiliki visi yang sama dengan promotor tersebut untuk membuat sebuah konser yang benar-benar terkonsep dan fleksibel.

“Ya, D’MASIV sempat berkolaborasi dengan Antara Suara di tahun lalu ya, kita ada tour di Jepang di tiga kota saat itu dan menurut kita Antara Suara sangat pas sekali untuk kita ajak berkolaborasi lagi karena ya kita merasa banyak ide-ide yang bisa kita obrolin bareng-bareng,” jelasnya.

Menjalankan tur secara independen tentu memberikan tantangan tersendiri, terutama dalam hal keluar dari zona nyaman. Namun, D’Masiv optimis bahwa langkah ini akan membawa mereka ke jenjang karier yang lebih tinggi.

“Ya pasti, maksudnya kita biasanya bikin lagu-lagu berbahasa Indonesia, terus kita berkompromi dengan label gitu ya maksudnya, lu harus ini harus ini. Kan ya itu hal yang wajar ya karena kan mereka ngeluarin uang buat kita kan maksudnya mereka yang membiayai rekaman kita,” pungkas Rian optimis.

Sebagai informasi, D’Masiv merupakan sebuah grup musik rock alternatif Indonesia yang memiliki lima orang anggota yaitu Rian Ekky Pradipta (vokal), Nurul Damar Ramadan (gitar), Dwiki Aditya Marsall (gitar), Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bass) dan Wahyu Piadji (drum).

Nama D’Masiv sendiri berasal dari kata dalam bahasa Inggris “massive” sebagai semacam pengharapan agar bisa meraih hasil sebaik mungkin di kancah musik nasional. Pada tahun 2006, Massive (sebelum berganti nama menjadi D’Masiv) pernah memulai debut album pertama mereka berjudul ‘Menuju Nirwana’ di bawah label indie Malta Music Indonesia. Namun, album pertama mereka dengan nama Massive kurang laku di pasaran.

Nama mereka mulai melambung setelah berhasil memenangkan kompetisi musik A Mild Live Wanted pada tahun 2007 sebagai juara satu dengan mengalahkan beberapa kontestan lain seperti Geisha, North, Riveira, Beautiful Monday, Coin dan lain-lain.

Mereka pada saat mengikuti ajang kompetisi A mild Live Wanted pada tahun 2007 tersebut sudah berganti nama dari awalnya Massive menjadi D’Masiv dengan hits single ‘Tak Bisa Hidup Tanpamu’.

D’Masiv akhirnya merilis debut album pertama mereka berjudul ‘Perubahan’ pada tahun 2008 dengan judul lagu ‘Cinta Ini Membunuhku’ sebagai lagu andalannya. Lagu ini sangat populer sehingga semakin melambungkan nama mereka di kancah musik nasional. Di akhir tahun 2008, D’Masiv membuat wadah perkumpulan bagi para penggemarnya dengan nama Massiver.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

70  +    =  71