Film ‘Pulang Kampung’ Angkat Tema tentang Dinamika Hubungan Bapak dan Anak
Lifestyle & Sport Uncategorized

Film ‘Pulang Kampung’ Angkat Tema tentang Dinamika Hubungan Bapak dan Anak

Channel9.id-Jakarta. Sebuah film tak hanya hiburan semata, tapi juga menyampaikan pesan. Demikian dengan sutradara dan penulis naskah Bene Dion Rajagukguk yang mengangkat tema dinamika hubungan antara bapak dan anak dalam film musikal ‘Pulang Kampung’. Sebuah film yang ceritanya dibuat berdasarkan pengalaman musisi Viky Sianipar.

Komedian Bene Dion Rajagukguk sebelumnya menulis naskah dan menyutradarai ‘Ngeri-Ngeri Sedap’ (2022), film tentang hubungan keluarga yang dipilih sebagai wakil Indonesia untuk diajukan dalam kompetisi kategori Film Fitur Internasional di ajang Academy Awards 2023 tetapi gagal masuk nominasi.

Bene selaku penulis naskah dan sutradara menyampaikan bahwa ‘Pulang Kampung’ dibuat berdasarkan pengalaman pribadi Viky Sianipar

“Ya kalau ‘Ngeri-Ngeri Sedap’ aku sama bapakku. Kalau ‘Pulang Kampung’, Bang Viky sama bapaknya,” kata Bene dalam acara peluncuran cuplikan film ‘Pulang Kampung’ di Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).

Lebih lanjut, Bene menerangkan bahwa film musikal ‘Pulang Kampung’ menampilkan dinamika hubungan antara bapak dan anak yang berbeda dengan film ‘Ngeri-Ngeri Sedap’.

Viky juga mengatakan bahwa kedua film menampilkan pola penyelesaian konflik bapak-anak yang berbeda.

“Bapakku enggak pernah minta maaf,” kata pemilik album Toba Dream itu.

Tokoh utama film ‘Pulang Kampung’, seorang vokalis band bernama Daniel yang diperankan oleh penyanyi Axelo Nababan, digambarkan sebagai anak gaul Jakarta yang sempat merasa asing dengan identitas budayanya.

Viky Sianipar dikatakan mengalami masalah serupa sebelum ayahnya suatu hari meminta dia pulang kampung ke Sumatera Utara untuk mengadakan konser serta membuat album musik Batak.

Bene menyutradarai film ‘Pulang Kampung’ bersama Kristo Immanuel, yang sebelumnya antara lain menggarap film ‘Tinggal Meninggal’ dan ‘Kaka Boss’.

Film ‘Pulang Kampung’ diproduksi oleh Dipa Andika dan Ernest Prakasa, yang garapannya mencakup film ‘Operasi Pesta Copet’, ‘Agak Laen’, dan ‘Agak Laen: Menyala Pantiku’.

Viky, yang sudah lama bercita-cita membuat sebuah film musikal agar lagu-lagu daerah Sumatera Utara bisa masuk ke daftar putar musik generasi sekarang, menjadi pengarah musik dalam penggarapan film tersebut.

Film musikal ‘Pulang Kampung’ akan menampilkan sembilan lagu-lagu Batak yang sebagian besar dikerjakan oleh Viky.

Lagu Batak yang akan ditampilkan mencakup satu medley serta lagu berjudul ‘Jamila’, ‘Tiris Mo Lae Bangkuang’ dan ‘Tor-Tor Hon Ma’ pilihan Bene Dion Rajagukguk.

Bene Dion Rajagukguk mengangkat potensi pariwisata dan keindahan alam Sumatera Utara lewat adegan menyanyikan lagu medlei dalam film musikal ‘Pulang Kampung’. Pengambilan gambar dilakukan di berbagai destinasi wisata ikonik yang menonjolkan kekayaan budaya Batak.

“Kita mau tunjukkan pariwisata dan keindahan Sumatera Utara melalui adegan ‘medley’ ini,” tegas Bene Dion Rajagukguk

Daftar pemeran film musikal ‘Pulang Kampung’ mencakup Vanessa Simorangkir dan Judika Sihotang.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15  +    =  21