Hot Topic Hukum

Firli Bahuri Jalani Pemeriksaan Perdana usai Jadi Tersangka Pemerasan

Channel9.id – Jakarta. Ketua KPK nonaktif Firli Bahuri memenuhi panggilan Dittipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Dittipidkor Bareskrim Polri untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan Syahrul Yasil Limpo (SYL). Ini merupakan pemeriksaan perdana Firli setelah ia ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (22/11/2023) lalu.

Kedatangan Firli tak terlihat oleh awak media yang telah menunggu. Sebab Firli diduga masuk tak melewati akses umum dan utama gedung itu.

Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi (Wadirtipidkor) Bareskrim Polri Kombes Arief Adiharsa mengatakan, Firli telah tiba di Bareskrim pada pukul 08.30 WIB.

Selanjutnya, ia mulai diperiksa oleh penyidik gabungan Subdittipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Dittipidkor Bareskrim Polri sekitar pukul 09.00 WIB.

“Saudara FB (Firli Bahuri) dan penasihat hukumnya tiba pukul 8.30 WIB. Pemeriksaan oleh penyidik terhadap yang bersangkutan telah dimulai sejak 09.00 WIB di lantai 6 Dittipidkor,” kata Arief Adiharsa kepada wartawan, Jumat (1/12/2023).

Selain Firli, polisi juga memanggil Alex Tirta sebagai saksi. Alex Tirta terlihat tiba sekitar pukul 08.45 WIB.

Alex Tirta disebut sebagai orang yang menyewa rumah di Jalan Kertanegara Nomor 46, Jakarta Selatan, kepada seseorang bernama E. Rumah tersebut disewa sejak 2020 dengan biaya sewa Rp 650 juta per tahun

Adapun Firli Bahuri telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan pemerasan terhadap SYL pada Rabu (22/11/2023) malam. Firli ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pemerasan atau penerimaan gratifikasi terkait penanganan permasalahan hukum di Kementan pada kurun waktu 2020-2023.

Kasus pemerasan ini bermula dari pengaduan masyarakat ke Polda Metro Jaya pada 12 Agustus 2023 lalu. Aduan itu berisi dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK, pada perkara korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021.

Kemudian, beredar foto pertemuan Firli Bahuri dan Syahrul Yasin Limpo di lapangan bulu tangkis. Firli terlihat mengenakan pakaian olahraga, namun Syahrul menggunakan pakaian formal.

Setelah melewati serangkaian penyelidikan, polisi menaikkan status menjadi penyidikan pada 6 Oktober 2023. Firli pun ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Mabes Polri.

Dalam kasus ini, Firli dijerat dengan pasal 12 e atau pasal 12B atau pasal 11 UU Tipikor juncto pasal 65 KUHP. Hukuman maksimal dari Pasal 12 B ayat 2 ini adalah hukuman penjara seumur hidup.

Firli Bahuri juga resmi diberentikan sementara dari posisinya sebagai ketua KPK lantaran proses hukum yang tengah dijalaninya. Untuk menggantikan posisi tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Nawawi Pomolango sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sementara pada Senin (27/11/2023).

Firli tidak terima atas penetapan dirinya sebagai tersangka. Ia pun mengajukan praperadilan. Sidang perdana praperadilan yang diajukan Firli Bahuri terhadap Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada 11 Desember mendatang.

Sejauh ini, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah memeriksa 30 orang sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK dalam penanganan korupsi di Kementan pada tahun 2021. Pemeriksaan puluhan saksi ini dilakukan berbarengan dengan tiga saksi telah diketahui yakni; Eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), eks Direktur Mesin dan Alat Pertanian, Muhammad Hatta; serta Sekretaris Jenderal Kementan, Kasdi Subagyono.

Baca juga: Diberhentikan Sementara dari Ketua KPK, Firli Bahuri Masih Dapat 75% Gaji

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

45  +    =  48