Channel9.id – Jakarta. Jenazah putra bungsu Presiden RI pertama Soekarno, Guruh Soekarnoputra, akan dimakamkan di samping pusara ibundanya, Fatmawati Soekarnoputri, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet, Jakarta Pusat.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan jenazah Guruh telah berada di kediamannya setelah meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pagi.
“Hari ini jenazah Mas Guruh sudah berada di kediaman beliau dan nanti rencana akan dimakamkan berada di sebelah Ibu Fatmawati,” kata Hasto di rumah duka, Jakarta Selatan, Sabtu.
Hasto mengatakan keluarga akan terlebih dahulu bermusyawarah untuk menentukan waktu pemakaman Guruh.
“Ya, nanti ini ada musyawarah keluarga terlebih dahulu untuk menentukan kapan Mas Guruh nantinya akan dimakamkan,” ujarnya.
Hasto mengatakan keluarga besar PDIP turut kehilangan sosok Guruh. Menurut dia, Guruh merupakan seniman, pejuang partai, dan Marhaenis yang turut memberi warna dalam kehidupan sosial dan budaya melalui karya-karyanya.
Guruh meninggal dunia pada Sabtu sekitar pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospital Semanggi, Jakarta. Ia mengembuskan napas terakhir pada usia 73 tahun.
Guruh yang memiliki nama lengkap Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra dikenal sebagai seniman dan politikus. Ia pernah menjadi anggota DPR RI pada periode 1992-1997 dan 1999-2024.
Guruh merupakan putra bungsu Soekarno dan Fatmawati serta adik dari Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri. Ia lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953.
Sejak kecil, Guruh menekuni seni tari dan musik. Ia kemudian mendirikan sejumlah kelompok kesenian dan musik, di antaranya Gencar Semarak Perkasa (GSP) Production, Swara Mahardhika, Guruh Gipsy, dan Gank Pegangsaan.
Salah satu karya musik Guruh yang dikenal luas adalah lagu “Kala Sang Surya Tenggelam” yang dinyanyikan oleh Chrisye.
HT




