Connect with us

Ekbis

Harga Jual dan Beli Emas Antam Kompak Turun Rp3.000

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun usai libur Idul Adha. Pada perdagangan hari ini, Rabu (21/07),  logam mulia Antam dijual Rp947.000 per gram atau turun Rp3.000.

Sebelumnya, harga emas Antam dibanderol Rp950.000 per gram pada perdagangan, Senin, 19 Juli 2021.  Sementara itu, harga buy back juga kompak turun Rp3.000 berada di level Rp844.000.

Baca juga: Naik Tipis, Emas Antam Dibanderol RP950.000

Berikut daftar harga emas Antam pada Rabu, 21 Juli 2021:

  1. Emas batangan 1 gram Rp947.000
  2. Emas batangan 2 gram Rp1.834.000
  3. Emas batangan 3 gram Rp2.726.000
  4. Emas batangan 5 gram Rp4.510.000
  5. Emas batangan 10 gram Rp8.965.000
  6. Emas batangan 25 gram Rp22.287.000
  7. Emas batangan 50 gram Rp44.495.000
  8. Emas batangan 100 gram Rp88.812.000

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Forum UMKM Sebut Bansos Covid-19 Tak Kunjung Datang

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Forum Organisasi Usaha Rakyat Kecil UMKM-Informal Nusantara atau Forum Urkantara mengungkapkan, bantuan sosial pada masa Covid-19 yang dijanjikan pemerintah hingga saat ini tak kunjung datang.

Forum Ukantara ini terdiri dari para pedagang kaki lima, komunitas warung tegal atau warteg, pedagang pasar, petani cabai dan bawang merah, peternak lele, pedagang ketoprak Brebes, seniman, hingga pegiat UMKM.

“Teman-teman ini belum merasakan, kalau pemerintah bicara di media seakan-akan dana itu triliunan rupiah, tapi kenyataan itu tidak mengena terhadap usaha rakyat kecil,” kata Ketua Umum Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara) Mukroni,  Jumat, 23 Juli 2021.

Dia menuturkan, pedagang kecil banyak yang belum mendapatkan dana bansos meski sudah tiga minggu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

“Kami kecewa, ini hoaks, omong kosong, sebenarnya berapa sih yang dikucurkan, kepada siapa? Ini bukan warteg saja, semuanya, petani, pedagang ketoprak, dan sebagainya, kan dijanjikan Rp 1,2 juta, tapi itu kan baru wacana,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, mereka mendesak Jokowi untuk turun langsung memimpin langsung penanganan pandemi, bukan lagi diurus tim khusus untuk mengatasi pandemi.

“Pak Jokowi harus turun tangan, jangan dimainkan oleh anak buahnya dalam rangka untuk mengambil margin di pandemi ini,” tegasnya.

Baca juga: Menteri Tito Desak Daerah Manfaatkan Keuangan untuk Covid-19 

“Tolong pak, ini pendataan bansos ini harus benar-benar mengena, besarannya juga harus jelas, jangan hanya sekadar untuk beli permen, kita ini harus beli makan, ngasih makan anak, bayar listrik sebagainya,” sambung Mukroni.

Mukroni menegaskan, mereka bukannya menolak kebijakan PPKM agar pandemi terkendali, namun mereka hanya bertahan hidup sehingga bansos harus segera diturunkan ke masyarakat.

“Ya kami ini setuju saja PPKM, tapi kalau pemerintahnya tidak melakukan apa-apa ya kami menuju mati, kami kan rakyat, kalau kami disuruh mati ya orang akan berontak.”

Menurut catatan Forum Ukantara, lebih dari 60 persen UMKM dan sektor informal ini gulung tikar karena daya beli masyarakat semakin menurun bahkan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari harus jual barang atau pinjam ke sana kemari.

IG

Continue Reading

Ekbis

Dampak Pandemi, 1.300 Gerai Ritel Tutup di Indonesia

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengatakan 1.300 gerai ritel tutup sepanjang tahun lalu, sejalan dengan himpitan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Nicholas Mandey mengatakan penutupan gerai ritel masih berlangsung hingga tahun ini. Menurut catatannya, dua hingga tiga gerai ritel tutup setiap hari.

Jika ditotal, terdapat 200 gerai ritel yang tutup sepanjang tahun ini. Namun, ia tak menyebut secara pasti penutupan itu terjadi sampai kapan.

Baca juga: Sandiaga: 34 Juta Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Perlu Diselamatkan 

Menurut Roy, pengusaha di sektor ritel tidak bisa mengakses fasilitas restrukturisasi kredit dan menerima insentif fiskal lainnya lantaran tak masuk dalam sektor prioritas.

“Kami meminta untuk sektor perdagangan ritel dimasukkan sebagai sektor prioritas. Pada APBN 2021 hanya tujuh sektor prioritas tapi perdagangan ritel tidak pernah dijadikan sektor prioritas,” kata Roy dalam konferensi pers, Kamis, 22 Juli 2021.

Ia juga menyayangkan pihaknya tak diajak berkomunikasi oleh pemerintah dalam merumuskan kebijakan PPKM level 3 dan level 4. Roy hanya tahu aturan itu lewat Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021.

“Ini yang harus digarisbawahi, non dialog dan ini sering terjadi. Sehingga terjadi yang namanya multitafsir dan sebagainya,” pungkas Roy.

Continue Reading

Ekbis

Sandiaga: 34 Juta Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Perlu Diselamatkan

Published

on

By

Magetan, Tradisi mudik libur hari Raya Idul Fitri tahun ini resmi di larang oleh Pemerintah Pusat, Kebijakan ini di ambil untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona dan memaksimalkan vaksinasi yang telah berlangsung di semua wilayah RI. Namun sejumlah pengelola wisata di Kabupaten Magetan mengaku khawatir terhadap larangan mudik lebaran oleh pemerintah tahun 2021 ini. Larangan mudik jelas akan berdampak kepada tingkat kunjungan wisatawan. Pasalnya, libur lebaran menjadi momen panen kunjungan dan pendapatan. Hal ini diakui oleh Honggo Utomo, pengelola wisata Mojosemi Forest Park. Meski khawatir, pihaknya tetap optimis membidik wisatawan lokal nonpemudik. “Larangan mudik jelas akan berdampak terhadap jumlah kunjungan wisatawan, namun kami akan bidik wisatawan lokal,” kata Pengelola Mojosemi Forest Park, Honggo Kusumo, Senin (5/4/21). Menurutnya, dia bisa mengandalkan wisatawan lokal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pihaknya pun yakin dengan wahana yang dimiliki Mojosemi Forest Park tetap akan menarik wisatawan. “Dengan wahana yang kami miliki, saya yakin tingkat penurunanya tidak signifikan,” papar Honggo. Wahana andalan Mojosemi Forest Park, seperti dino show dan dino park menjadi tujuan wisata ke Magetan paling favorit dan paling populer saat ini. Setiap hari tak kurang dari 1000 wisatawan datang untuk menikmati dino show dan dino park. “Belum lagi pada libur panjang bisa mencapai 2000 pengunjung,” ujarnya. Pihaknya pun sangat optimis segmen wisatawan lokal masih terbuka lebar. Selain itu, karena pandemi pihak pengelola tidak menarget lebih mesti kapasitas mencapai 4000 pengunjung. “Pandemi, target kami 2000 pengunjung per hari, itu 50% dari kapasitas,” Untuk berwisata ke Mojosemi Forest Park pengelola tidak akan menaikkan tiket. Tiket masuk untuk anak yaitu 20ribu sedang dewasa 25ribu untuk wahana dino show dan dino park 10ribu. “Yang baru di mojosemi kita siapkan food street, pertengahan ramadan sudah bisa dinikmati berbagai menu masakan asia, semoga kondisi makin membaik, pariwisata dapat kembali berjalan normal,” tutupnya.

Channel9.id-Bandung. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan sebanyak 34 juta pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif perlu diselamatkan agar bisa bertahan dengan adanya pembatasan sosial. “Jangan sampai sentra pariwisata dan ekonomi kreatif mengibarkan ‘bendera putih’,” ujarnya dalam acara pembukaan vaksinasi di Sekolah Staf dan Komando TNI AU, Lembang, Jumat, 23 Juli 2021.

Menurut Sandiaga, Jawa Barat merupakan salah satu daerah yang mendapat tekanan berat atas adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Dia meminta kepada masyarakat, khususnya para pelaku ekonomi kreatif, agar bisa datang ke sejumlah sentra vaksinasi yang telah disediakan oleh pemerintah daerah.

Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparbud Jawa Barat Lusi Lesminingwati mengatakan di Jawa Barat sendiri ada sebanyak 75.000  pelaku pariwisata. Dia tak menampik bahwa tingkat vaksinasi di Jawa Barat masih rendah, yakni baru sebesar 20 persen jika dibandingkan dengan total sasaran vaksinasi di Jawa Barat.

Continue Reading

HOT TOPIC