Connect with us

Lifestyle & Sport

Insomnia? Coba Dengarkan White Noise

Published

on

Insomnia? Coba Dengarkan White Noise

Channel9.id-Jakarta. Manusia modern saat ini banyak yang mengalami gangguan tidur. Penelitian dari University of Warwick Medical School menyebutkan, setidaknya saat ini ada sekitar 150 juta penduduk dunia yang mengalami masalah tidur.

Adapun gangguan tidur yang mereka alami, umumnya, berupa kesulitan tidur atau insomnia. Menurut National Sleep Foundation, masalah ini paling banyak dialami oleh mereka yang lahir di rentang 1980- hingga akhir 1990 atau Generasi Y.

Sebagian dari mereka mengakui bahwa stres menjadi pemicu insomnia. Ada beragam masalah yang membuat stres dan membebani pikiran mereka, seperti masalah keuangan, tugas dan ujian sekolah, pekerjaan, hingga kondisi Covid-19 yang membatasi segala aktivitas. Hal inilah yang menyebabkan kesulitan tidur lantaran otak terus berputar, sekalipun ingin tidur.

Baca juga : Awas, Insomnia Bisa Tingkatkan Risiko Stroke hingga Penyakit Jantung

Namun, bagi sebagian orang, masalah kesulitan tidur bisa teratasi jika hujan turun. Mereka akan merasa ngantuk mendengar suara hujan. Di malamnya ketika hujan turun, mereka cenderung pulas dan nyenyak tidur—tak terbangun pada dini hari seperti malam tanpa hujan. Entah bagaimana efek suara hujan bisa sedahsyat itu.

Kok bisa ya? Ini penjelasannya.

Manusia masih bisa menerima suara meski sedang tidur. Kepekaan seseorang terhadap suara berbeda-beda, tergantung pada gelombang otak yang diproduksi pada saat tidur. Ada suara yang dinilai mengganggu dan ada yang dinilai menenangkan.

Otak mengidentifikasi berbagai suara yang didengar saat manusia sedang terjaga maupun tertidur: apakah berbahaya atau tidak.

Suara bervolume tinggi cenderung sulit diabaikan, seperti suara alarm kencang dan teriakan. Meski demikian, yang terpenting adalah karakter suara yang didengar apakah bisa merangsang otak untuk mengaktifkan sensor bahaya, sehingga membangunkan tidur atau tidak.

Suara hujan, meski terkadang bervolume kencang, dinilai bukan ancaman. Bahkan suara hujan bisa meredam suara lain yang membuat seseorang terjaga, misalnya suara kendaraan yang lewat. Suara semacam ini disebut sebagai white noise atau suara yang konstan.

Sekadar informasi, white noise ialah suara yang bisa didengar di frekuensi antara 20 hingga 20.000 Hertz (Hz) dan memiliki amplitudo serta intensitas yang sama.

Bukan cuma suara hujan, beberapa jenis white noise lainnya yaitu suara alam seperti suara deburan ombak, suara jangkrik, suara angin yang berhembus di hutan, dan lain-lain. Selain itu, suara mesin seperti suara pendingin ruangan (AC) atau kipas angin maupun suara mesin pencuci baju.

Nah, untuk Kamu yang punya masalah insomnia, cobalah untuk mendengar white noise menjelang tidur. Kamu bisa mencari dan mendengarnya di pemutar musikmu. Semoga bisa tidur nyenyak ya!

(LH)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle & Sport

Menpora: Kompetisi Liga 1 dan 2 Bisa Jalan

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Turnamen pra musim Piala Menpora dijadikan ajang ujian untuk terselenggaranya Kompetisi Liga 1 dan 2. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali dalam acara diskusi daring “Kompetisi Sepakbola di Tengah Pandemi Covid-19”, Sabtu (06/03)petang.

“Kalau ini (Turnamen Piala Menpora) lulus, kompetisi (Liga 1 dan 2) bisa jalan,” ujar Zainudin.

Ia menekankan pada implementasi protokol kesehatan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Piala Menpora. Simulasi pelaksanaan protokol kesehatan itu sudah diterapkan dalam uji coba tim nasional pada 5 dan 7 Maret.

Baca juga: Menpora: Indonesia Siap jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Zainudin menuturkan, PSSI dan PT Liga sebagai panitia penyelenggara diuji untuk menyiapkan dan disiplin dalam protokol kesehatan saat tim nasional bertanding uji coba melawan Persikabo dan PS Tira.

“Maka, kemarin (5 Maret) saya pantau langsung. Jam 5 saya sudah di sana (Stadion Madya Senayan), pantau semuanya. Di mana kamar ganti pemain, di mana parkir ambulans. Semua saya cek,” katanya.

Lebih lanjut Zainudin mengatakan, pemerintah sadar, pembinaan olahraga prestasi mesti sudah dimulai. Tak cuma Kementerian Pemuda dan Olahraga yang mendesak kompetisi bisa digelar. “Presiden Jokowi juga minta digelar. Presiden dukung penuh,” imbuhnya.

Karena itu, Zainudin berinisiatif menemui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk membahas pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan 2.

Kompetisi penting, sambungnya, karena menjadi latihan bagi pemairn Indonesia untuk kembali terbiasa bermain. Apalagi Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-19.

“Kita perlu turnamen, pertandingan. Kan ujung dari pembinaan sepakbola adalah prestasi. Kompetisi adalah bagian dari pembinaan,” tandas Zainudin.

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Pandemi Covid-19 Bisa Bikin Trauma Massal di Dunia

Published

on

By

Pandemi COVID-19 Bisa Bikin Trauma Massal di Dunia

Channel9.id-Jakarta. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom mengatakan bahwa pandemi Covid-19 menyebabkan trauma massal di dunia.

“Hampir seluruh dunia terpengaruh, setiap individu di permukaan dunia benar-benar terpengaruh. Dan itu berarti trauma massal, yang bahkan lebih besar dari yang dialami dunia setelah Perang Dunia Kedua,” ujar Tedros, Sabtu (6/3).

Baca juga : WHO Mengingatkan Pandemi Covid-19 Jauh dari Selesai

Saat ditanya apakah negara di dunia harus lebih mempertimbangkan dampak pandemi terhadap ekonomi dan kesehatan mental ke depannya, Tedros menekankan, bahwa kesehatan mental harus diutamakan.

“Ada ragam dampak yang ditimbulkan pada individu, apakah Anda kehilangan orang yang dicintai, atau anggota keluarga atau teman terkena virus ini. Entah Anda kehilangan pekerjaan, anak-anak tidak bersekolah, orang terpaksa tinggal di rumah dalam situasi yang sulit,” ujar Maria Van Kerkhove, Kepala Unit Penyakit dan Zoonosis WHO, melanjutkan Tedros.

Selain itu, Tedros mengatakan, ada kemungkinan dampak pandemi ini berlangsung hingga beberapa tahun mendatang.

Saat ini, dunia sedang dalam fase akut, di mana virus menyerang komunitas dan menewaskan puluhan ribu orang per minggunya. Tentu dampak kesehatan mental bisa menjadi masalah jangka panjang.

(LH)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Gedangkoe, Keripik Pisang 3 Rasa Karya Santriwati Pesantren

Published

on

By

Gedangkoe, Keripik Pisang 3 Rasa Karya Santriwati Pesantren Azidan Probolinggo

Channel9.id-Probolinggo. Pondok Pesantren Azidan Barokatu Zainil Hasan berdiri sejak tahun 2009 beralamat di Kelurahan/Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Di pesantren ini, terdapat lembaga formal dari PAUD hingga Madrasah Aliyah (MA) yang setara SMA. Seluruhnya merupakan penyelengara lembaga inklusi , artinya siap menerima siswa ABK ( Anak berkebutuhan khusus ) sesuai dengan kriteria di lembaga

Di pesantren ini santri tak hanya mengaji kitab dan hafalan/tahfid Qur’an. Mereka selain bersekolah formal, juga dibekali keterampilan usaha.

Mengisi waktu di kala pandemi COVID-19, di sela-sela belajar agama para santri membuat keripik pisang yang di beri nama GedangKoe. Keripik ini di buat secara bergotong royong , Selain rasanya yang menggugah selera, kemasannya pun menarik dan pastinya berbeda dari keripik pisang lainnya.

Baca juga : Manfaat Masker Pisang Bagi Kesehatan Rambut

Hasil olahan santriwati yang dijual dengan harga Rp 10 ribu itu memiliki 3 rasa. Yakni rasa cokelat, melon dan strawberry. Kemasannya juga menarik dan terjaga kualitas kebersihannya. Kemudian kandungan gizi dan vitamin dari keripik pisang ini juga sudah diukur dan aman dikonsumsi segala usia.

“Prakarya santriwati di saat pandemi COVID-19 dan di sela selesai belajar, kita beri ilmu kewirausahaan dengan membuat keripik pisang rasa-rasa. Agar nanti setelah lulus siap dengan tantangan persaingan perekonomian saat ini. Dan bisa menjadi modal untuk bisa membuka usaha kuliner, di saat sudah kembali ke masyarakat,” ujar Pengasuh Ponpes Azidan, Hj Diah Retno, Sabtu (6/3/21).

Cara membuat keripik pisang Gedang Koe cukup gampang dan sederhana. Pisang jenis nangka yang belum matang dikupas terlebih dulu kulitnya, dan diiris tipis-tipis. Lalu direndam di air matang selama 30 menit sampai 1 jam agar tidak keras.

Lalu mulai diberi bumbu, seperti rasa cokelat, strawberry dan melon. Setelah bumbu meresap baru pisang digoreng hingga matang.

Setelah keripik pisang betul-betul kering, baru dimasukkan ke plastik kemasan dan ditimbang sesuai ukuran dan berat per kemasan, yang sudah didesain oleh santriwati, agar tidak kalah bersaing dengan keripik pisang produksi pabrikan.

“Kita kemas sebaik mungkin dan cantik keripik pisang Gedang Koe hasil santriwati, agar tidak kalah bersaing dengan keripik pisang produksi pabrikan, dan home industry dari daerah lain. Dan alhamdulillah keripik karya santriwati laku di pasar, kafe dan minimarket. Bahkan banyak pembeli memesan secara online baik dari dalam kota maupun luar kota,” jelas Diah.

Ponpes Azidan merupakan salah satu pesantren peserta program One Pesantren One Product atau OPOP dari Pemprov Jatim. Program ini mendorong setiap pesantren memiliki minimal satu produk unggulan.

OPOP ditujukan untuk memberikan peningkatan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat berbasis pondok pesantren melalui tiga pilar. Yakni pemberdayaan santri (santripreneur), pesantreneneur, dan masyarakat alumni pesantren (sociopreneur).

Continue Reading

HOT TOPIC