Connect with us

Nasional

Jokowi: Selamat Ulang Tahun Ikatan Dokter Indonesia

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Perjuangan dan peranan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) hanya sebatas pada memadukan segenap potensi dokter Indonesia dan mengembangkan iptek kedokteran, tapi juga selalu meningkatkan derajat kesehatan seluruh masyarakat Indonesia.

Hal itu diungkapkan Presiden Joko Widodo pada peringatan ulang tahun IDI ke-70 dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (24/10).

“Saya yakin dalam perjuangan panjang itu, IDI tidak bisa sendirian. IDI berada dalam ekosistem yang di dalamnya ada lembaga pendidikan, ada profesi-profesi lain, ada industri, dan sebagainya. Ini memerlukan sinergi dan kerja sama yang erat sehingga apa yang menjadi tujuan IDI akan bisa tercapai,” ujarnya.

Baca juga:

Kepala Negara menuturkan, bekerja dalam ekosistem tersebut egosentrisme lembaga-lembaga jelas harus dihilangkan. Semua lembaga terkait harus mampu bekerja sama dan bergandeng erat dalam menjalankan tugasnya masing-masing.

“Pandemi ini memberi banyak pelajaran kepada kita. Semakin kita tahu kelemahan-kelemahan yang harus segera kita perbaiki. Karena itu, situasi sulit yang sedang kita hadapi digunakan sebagai momentum untuk melakukan transformasi termasuk dalam reformasi sistem kesehatan di negara kita,” ucapnya.

Reformasi tersebut di antaranya dapat dimulai dari sisi pencegahan. Orientasi pada pencegahan penyakit dan pola hidup sehat adalah prioritas utama di mana dukungan dari sektor nonkesehatan, kesadaran dan kedisiplinan masyarakat, serta dukungan dari organisasi sosial keagamaan sangat dibutuhkan.

Namun, pada saat yang sama, penguatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, pengembangan rumah sakit dan balai-balai kesehatan, serta industri obat-obatan dan alat-alat kesehatan di Tanah Air harus terus dilakukan.

“Rapid diagnostic test, emergency ventilator, mobile lab biosafety yang dilengkapi dengan PCR, penggunaan artificial intelligence untuk penegakan diagnosis Covid-19, dan aplikasi Covid Track untuk membantu dokter memantau mobilitas pasien, serta kita mempercepat clinical trial dan produksi massal vaksin merah putih,” jelasnya.

Selain itu, kesempatan bagi para generasi muda dokter, utamanya dokter spesialis, untuk meningkatkan kualitas kesehatan di seluruh pelosok negeri juga harus terus diupayakan.

“Karena itu saya berharap agar IDI menjadi bagian dalam gerbong reformasi sistem kesehatan. Keberhasilan reformasi ini tidak ditentukan oleh kerja pemerintah semata, tapi memerlukan dukungan penuh dari organisasi profesi dan juga masyarakat. Saya yakin dengan semangat kolaborasi maka transformasi sistem kesehatan akan bisa kita lakukan dan segera membawa manfaat pada masyarakat menuju masyarakat yang sehat dan sejahtera,” katanya.

Jokowi juga menyampaikan salam bagi para dokter yang tengah bertugas di tempat-tempat yang sulit terjangkau di pelosok Tanah Air serta yang saat ini sedang berjuang untuk merawat pasien-pasien Covid-19.

“Untuk semua dokter yang tergabung pada Ikatan Dokter Indonesia, selamat ulang tahun yang ke-70. Tetaplah menjadi penjaga harapan, berjuang untuk kemanusiaan,” tandasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Libur Akhir Tahun, 9 Hutan Kota di Surabaya Akan Dibuka

Published

on

By

Channel9.id-Surabaya. Sambut libur akhir tahun, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajarannya melakukan panen raya hidroponik di Mini Agro Wisata, komplek kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) yang terletak di Jalan Pagesangan II nomor 56 Surabaya. Panen raya itu dimulai dengan memanen sayur-sayuran seperti sawi, terong, tomat serta kangkung.

Berbeda dari panen biasanya, kali ini, Risma mengajak beberapa anak Surabaya untuk terjun langsung dan melihat keseruan panen raya.

Raut wajah dan eskpresi para anak-anak itu pun terlihat sangat bahagia tatkala ia harus memetik tanaman. Bahkan, mereka nampak gembira ketika bermain di sekitar area tersebut. Mereka semakin cerita ketika memberi makan ikan lele dan kelinci.

Risma mengatakan ada sembilan hutan kota yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bermain dan belajar saat libur akhir tahun 2020. Risma menyarankan warganya untuk lebih memilih liburan di hutan kota ketimbang ke luar daerah.

“Saya harap warga jangan liburan ke luar kota atau ke luar negeri dulu, khusus tahun ini aja. Ini demi kebaikan bersama,” kata Risma di Surabaya.

Risma menyatakan, pihaknya akan membuka 9 hutan kota yang ada di Surabaya, saat liburan akhir tahun. Meskipun mungkin tidak seperti yang dibayangkan saat liburan pada umumnya, akan tetapi menurutnya, minimal dapat mengisi waktu dan kegiatan selama liburan.

“Nanti akan kita buka. Mungkin bisa juga kita maksimalkan selama liburan di rumah dengan bersih-bersih dan menata rak buku. Jadi karena itu saya mohon mari kita tahan satu tahun ini saja untuk tidak ke luar kota atau luar negeri,” ujar Risma.

Berkaca dari liburan sebelumnya, kata Risma, kasus Covid-19 di Surabaya sempat mengalami kenaikan. Selain itu, lanjut Risma, tetap berada di Surabaya selama libur Nataru, akan lebih aman dari potensi tertularnya Covid-19

“Jadi yang liburan kemarin Surabaya ada kenaikan, namun kami cepat melakukan antisipasi. Jadi yang suspect misalkan baru batuk, pilek, itu kita deteksi. Jadi yang mengeluh berobat batuk pilek langsung kita swab. Itulah mengapa penanganan kami lebih cepat,” kata Risma.

Continue Reading

Nasional

Rektor UKI Ajak Warga ke TPS dengan Protokol Kesehatan Demi Pilkada Sehat

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI) Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., M.B.A. mengajak seluruh warga yang memiliki hak pilih di Pilkada Serentak 2020 untuk datang ke TPS dengan protokol kesehatan yang ketat untuk mewujudkan Pilkada yang sehat dan aman Covid-19.

“Pilkada 2020 menjadi bagian dari proses demokrasi di negara kita yang harus ditegakkan. Pilkada harus dilakukan dengan bijak dan didukung warga negaranya. Namun pilkada harus tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat,” ungkap Rektor UKI Dr. Dhaniswara saat dihubungi, Jumat (4/12/2020).

Pilkada Serentak tahun 2020 akan berlangsung sukses dengan menjamin kesehatan seluruh masyarakat yang menjadi pemilih dan juga para petugas di TPS. Dhaniswara mengapresiasi sejumlah inovasi seperti kampanye digital dan tahapan lain yang dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat dalam Pilkada, sehingga bisa mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Dirjen Otda: Tunjukkan Semangat Demokrasi dalam Pilkada 2020 

“Pandemi Covid-19 membuat masyarakat beradaptasi menggunakan teknologi digital untuk bekerja dan belajar dari rumah. Begitu pun yang berkaitan dengan agenda nasional seperti Pilkada tentu saja Pemerintah bersama DPR dan Penyelenggara Pemilu telah merumuskan regulasi yang beradaptasi dengan kebiasaan baru,” paparnya.

Dhaniswara mencontohkan, di kampusnya, tenaga pendidik UKI melakukan kegiatan pengajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi, yaitu dengan menggunakan software Microsoft 365.

“Teknologi Informasi dan komunikasi memberikan kontribusi penting bagi dunia pendidikan yaitu untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas model pembelajaran berbasis teknologi aplikatif,” tambahnya.

Prodi Ilmu Politik Fisipol UKI juga turut mengadakan kegiatan webinar seputar partisipasi masyarakat pada Pilkada Serentak 2020.

“Karena itu, saya mewakili civitas UKI mendukung penuh gelaran Pilkada serentak agar sirkulasi kepemimpinan di daerah tidak mandek, sehingga di tengah krisis karena pandemi seperti saat ini, daerah bisa segera berbenah untuk bangkit menangani Covid-19 lebih baik lagi dan juga dampak sosial ekonominya,” ujarnya.

Dhaniswara juga berharap Kepala Daerah yang terpilih nanti selain fokus menangani Covid-19 dan memulihkan perekonomian juga tidak mengesampingkan pembangunan sumber daya manusia yaitu dengan memajukan pendidikan di daerahnya.

“Selain fokus menangani Covid-19 dan dampak sosial ekonominya, kepala daerah harus berkomitmen untuk mendukung inovasi dan pengembangan SDM terutama di dunia riset penelitian. Mengingat di masa pandemi dan era disrupsi seperti saat ini, dibutuhkan terobosan dan inovasi terutama di bidang kesehatan juga teknologi informasi,” pungkasnya.

Continue Reading

Nasional

Skema Gaji PNS Berubah, Gaji Tinggi Bagi yang Berkriteria Khusus

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengatakan pemerintah akan mengubah skema gaji bagi pegawai negeri sipil (PNS). Perubahan ini akan merujuk pada amanat Pasal 79 dan 80 Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

Deputi bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Rini Widyantini menyatakan pemerintah akan memberikan gaji tinggi kepada PNS berkarakteristik khusus.

Kriteria khusus yang dimaksud adalah ASN berisiko tinggi dan ASN dalam lingkungan dan situasi strategis yang kemungkinan terpapar risiko dalam bidang kerjanya. “Tak hanya itu, ASN yang melaksanakan tugas di wilayah 3T juga diberikan insentif tambahan,” kata dia, lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (5/12).

Baca juga: Pemerintah Rombak Skema Penggajian PNS, Begini Penjelasan BKN

Sementara, Plt Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN Paryono mengatakan formula gaji PNS yang baru akan ditentukan berdasarkan beban kerja, tanggung jawab, dan risiko pekerjaan.

Ia mengatakan, perubahan sistem penggajian yang semula berbasis pangkat, golongan ruang, dan masa kerja menjadi sistem berbasis pada harga jabatan didasarkan pada nilai jabatan. Sementara, nilai jabatan diperoleh dari hasil evaluasi jabatan yang menghasilkan kelas jabatan atau tingkatan jabatan (pangkat).

Nanti, implementasi perubahan skema gaji akan dilakukan secara bertahap. Selain itu, pemerintah juga akan melihat kondisi keuangan negara dalam menerapkan penghasilan PNS.

Merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Peraturan Gaji PNS, besaran gaji pokok PNS berbeda-beda. Hal ini disesuaikan dengan golongan jabatan dan lama masa kerja atau masa kerja golongan (MKG).

Untuk gaji PNS, saat ini terbagi menjadi empat golongan yakni I, II, III dan IV. Sementara, MKG dihitung menyesuaikan masa kerja dari terendah hingga tertinggi yakni 0-33 tahun.

Berikut rinciannya:

Golongan I: Rp1.560.000 sampai Rp2.686.500

Golongan II: Rp2.022.000 sampai Rp3.820.000

Golongan III: Rp2.579.400 sampai Rp4.797.000

Golongan IV: Rp3.044.300 sampai Rp5.901.200

IG

 

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC