Connect with us

Nasional

Kaki Publik Minta KPK Selidiki Mantan Bupati Tuban, Rugikan Negara Rp9,3 Miliar

Published

on

Channel9.id – Jakarta. Kordinator Lembaga Kajian dan Keterbukaan Informasi Publik (Kaki publik) Wahyudin Jali meminta kepada KPK menyelidi kasus-kasus APBD kabupaten Tuban, saat dipimpin oleh Bupati Haeny Relawati Rini Widyastuti.

Dia menyampaikan, dalam APBD kabupaten Tuban ditemukan banyak kasus dugaan penyimpangan.

“Pada tahun 2005 – 2008 ditemukan 182 kasus, dan potensi kerugian negara sebesar Rp.3.4 miliar. Dan pada tahun 2009 – 2011 ditemukan 139 kasus Dengan potensi kerugian negara sebesar Rp.5.9 miliar,” ujarnya dalam rilis resmi, Senin (26/10).

“Jadi, bila ditotal potensi kerugian negara dari tahun 2005 – 2011, adalah sebesar Rp.9.3 miliar dengan 321 kasus,” lanjutnya.

Di samping itu, saat menjabat sebagai Bupati, Haeny Relawati Rini Widyastuti selalu dinilai publik bukan hanya sebagai simbol kekuasaan di Bumi Ronggolawe itu, tapi juga simbol kekayaan.

“Dinilai sebagai Simbol kekuasaan karena dua kali berturut-turut menjadi orang nomor satu di kabupaten Tuban. Sedangkan dicap sebagai simbol kekayaan lantaran, saat diumumkan harta kekayaan oleh KPU pada tahun 2011 sebesar Rp 62,3 miliar,” pungkasnya.

Sebelumnya, KPK menyebut Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dari 26 daerah yang pernah terjadi tindak pidana korupsi. Data tersebut dihimpun Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kurun waktu 2004-2020.

Kemudian, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan terdapat 93 kasus di Jawa Timur. Selain Jawa Timur, Firli menjabarkan sejumlah provinsi lainnya yang terdapat kasus korupsi, yakni Jawa Barat 101 kasus, NTB sebanyak 12 kasus, kemudian 73 kasus di Sumatra Utara.

Kemudian di Riau dan Kepulauan Riau sebanyak 64, DKI Jakarta 61, Jawa Tengah 49, Lampung 30, Sumatra Selatan 24, Banten 24, Papua 22 kasus, Kalimantan Timur 22, Bengkulu 22, Aceh 14, Nusa Tenggara Barat 12, Jambi 12 dan Sulawesi Utara.

Selanjutnya, Kalimantan Barat 10 kasus, Sulawesi Tenggara 10, Maluku 6, Sulawesi Tengah 5, Sulawesi Selatan 5, Nusa Tenggara Timur 5, Kalimantan Tengah 5, Bali 5, dan Sumatra Barat sebanyak 3 kasus.

Selanjutnya, menurut Ketua KPK, Firli, Sebagian besar kasus melibatkan kepala daerah. Untuk itu, KPK pun prihatin dan memantau penuh gelaran Pilkada serentak, termasuk di NTB.

“Ini memprihatinkan bagi kita,” kata Firli Bahuri lewat keterangannya, Minggu (26/10/2020).

(HY)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Dr Reisa Ajak Masyarakat Kenali Vaksin Covid-19

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Juru Bicara Pemerintah dr Reisa Brotoasmoro mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dekat tentang vaksin dan cara kerjanya. Saat ini,  Vaksin Covid-19 saat ini masih dalam tahap uji klinis fase 3. melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (27/11/2020).

“Vaksin ini adalah sebagai upaya pencegahan. Jadi, diberikan saat kita sehat. Berbeda dengan obat yang diberikan setelah kita sakit. Jadi, mari kita dukung terus. Tak kenal maka tak kebal, ini bukan sekedar jargon,” ujar Reisa melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (27/11).

Baca juga: BPOM: Vaksin Sinovac Memenuhi Syarat Dapat Label Halal 

Vaksin, kata Reisa, sebenarnya sudah diberikan kepada masyarakat sejak masih usia dini, melalui imunisasi. Pengertian imunisasi sendiri, adalah proses dalam tubuh agar seseorang memiliki kekebalan terhadap suatu penyakit dengan cara vaksinasi. Pengertian vaksinasi sendiri, adalah proses pemberian vaksin dengan cara disuntikkan, maupun diteteskan ke dalam mulut.

“Vaksin menciptakan kekebalan tubuh kita secara spesifik atau khusus, untuk dapat melawan penyakit tertentu” katanya.

Reisa menuturkan, tubuh seorang manusia memang memiliki sistem imun yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan virus atau bakteri. Tetapi sistem imun membutuhkan pengenalan terhadap jenis-jenis kuman yang bisa menyebabkan penyakit.

Sehingga, masih kata Reisa, apabila di kemudian hari virus atau bakteri itu masuk ke dalam tubuh, maka tubuh seseorang itu sudah siap untuk melawan. Dan akhirnya dapat mencegah timbulnya penyakit tersebut.

Reisa menjelaskan, vaksin berfungsi untuk membuat badan seseorang mengenali penyakit tertentu. Lalu menjadi kebal terhadap penyakit tersebut. “Jadi, saat vaksin masuk ke tubuh kita, prinsipnya pun sama. Tubuh kita langsung mendeteksinya sebagai sebuah ancaman infeksi. Maka tubuh kita akan membentuk sistem untuk membuat kekebalan tubuh atau antibodi, yang diperlukan untuk melawan penyakit tersebut,” terangnya.

Setelah divaksin, lanjut Reisa, tubuh seseorang akan mengingat apa yang harus diwaspadai. Sehingga jika ada virus, bakteri atau kuman penyebab penyakit yang masuk, dapat dilawan.

Saat ini masyarakat sedang menunggu hadirnya vaksin Covid-19. Karena vaksin Covid-19 dapat dioptimalkan untuk mencegah virus Covid-19.

“Tetapi ingat ya, vaksin bukan solusi total untuk menghilangkan virus tersebut. Datangnya vaksin Covid-19 bukan berarti pandemi langsung berakhir,” tandasnya.

Continue Reading

Nasional

Persiapan Piala Dunia U-20, Renovasi Stadion GBT Diklaim Rampung

Published

on

By

Channel9.id-Surabaya. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan, saat ini progres renovasi Gelora Bung Tomo (GBT) sesuai dengan tracknya. Bahkan ia menilai lebih cepat dibandingkan target awal. Risma mengatakan, mulai dari lift, rumput, single seat, ruang konferensi pers, toilet, ruang Jacuzzi pemain, semuanya disesuaikam dengan standar FIFA.

Melihat perkembangan tersebut, Risma menegaskan, Stadion GBT sudah siap menggelar Piala Dunia U-20 2021. Risma berpesan kepada warganya, saat Piala Dunia digelar, mereka harus menjadi tuan rumah yang baik dan ramah. Menurutnya, tuan rumah yang ramah akan menjadi daya pikat tersendiri bagi orang asing atau wisatawan agar datang kembali ke Kota Pahlawan.

“Jadi orang betah itu tidak mesti terkesan dengan sesuatu yang mewah. Tapi bisa juga terkesan karena keramah-tamahannya. Dan di Surabaya itu yang sangat terkenal,” ujarnya (27/11/20)

Risma memastikan, saat ini, jajarannya tengah mengebut pembangunan atau renovasi di luar stadion. Seperti pengerjaan akses jalan, lahan parkir, dan tiga lapangan latihan. Khusus untuk tiga lapangan latihan diupayakan selesai pada akhir 2020. Sedangkan untuk akses baru yang dikerjakan oleh Dinas PU Bina Marga diperkirakan rampung sekitar Maret–April 2021.

Risma merencanakan, penerangan akses menuju Stadion GBT akan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). “Mudah-mudahan malah tidak menggunakan genset, tapi nanti kita lihat sambungan tambahan dayanya itu. Karena ini cukup besar bukan hanya stadion tapi juga komplek, jalan-jalan baru, tiga lapangan latihan butuh penerangan,” kata dia

Continue Reading

Nasional

Darurat, Kasus Covid-19 Dekati 6 Ribu Kasus

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Kasus positif infeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 5.828 orang pada Jumat (27/11), hari ini. Angka ini membuat akumulasi kasus positif mencapai 522.581 orang.

Dari jumlah tersebut berdasarkan catatan Satgas Penanganan Covid-19, sebanyak 437.456 orang di antaranya dinyatakan sembuh sementara 16.521 orang meninggal.

Sementara data pada Kamis (26/11) kemarin diketahui, orang yang positif Covid-19 di Indonesia mencapai 516.753 orang dengan tambahan kasus harian 4.917 orang.

Baca juga: Bertambah 4.988, Berikut Sebaran Kasus Covid-19 di Indonesia 

Ahli epidemiologi terus mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk menjalankan upaya pencegahan penularan bukan hanya berupa 3M melainkan juga 3T. Siapapun diminta tak luput untuk menerapkan protokol kesehatan 3M berupa mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Sementara pemerintah ataupun pemangku kebijakan mesti sigap melakukan 3T berupa testing atau pemeriksaan, tracing atau pelacakan kontak dan, treatment atau perawatan pasien Covid-19.

Pelbagai upaya tersebut jika tertib dilakukan dan mengikuti saran ahli serta panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) diyakini dapat mengerem laju penyebaran Covid-19.

Sejumlah epidemiolog juga mulai memperingatkan pemerintah dan masyarakat akan potensi lonjakan kasus. Mengingat, tak sampai dua pekan lagi beberapa daerah di Indonesia akan menggelar Pilkada Serentak 2020.
Bayang-bayang kecemasan bertambah saat ada kemungkinan libur panjang akhir tahun 2020.

Sebelumnya Presiden Jokowi sempat meminta agar rencana libur panjang dan cuti bersama perayaan Natal dan Tahun Baru, dipangkas.

Namun hingga Jumat (27/11) sore, keputusan mengenai libur panjang dan cuti akhir tahun 2020 tak kunjung diketok.

Berikut ini sebaran 5.828 kasus Corona yang ditemukan pada 27 November 2020:

1. Aceh: 21 (kumulatif 8.244)
2. Bali: 82 (kumulatif 13.582)
3. Banten: 191 (kumulatif 12.414)
4. Bangka Belitung: 20 (kumulatif 964)
5. Bengkulu: 42 (kumulatif 1.707)
6. DI Yogyakarta: 89 (kumulatif 5.645)
7. DKI Jakarta: 1.436 (kumulatif 132.961)
8. Jambi: 46 (kumulatif 1.820)
9. Jawa Barat: 699 (kumulatif 51.181)
10. Jawa Tengah: 963 (kumulatif 51.843)
11. Jawa Timur: 428 (kumulatif 60.618)
12. Kalimantan Barat: 29 (kumulatif 2.351)
13. Kalimantan Timur: 165 (kumulatif 19.081)

14. Kalimantan Tengah: 86 (kumulatif 5.689)

15. Kalimantan Selatan: 44 (kumulatif 13.091)

16. Kalimantan Utara: 57 (kumulatif 1.377)
17. Kepulauan Riau: 152 (kumulatif 6.746)
18. Nusa Tenggara Barat: 38 (kumulatif 4.615)
19. Sumatera Selatan: 49 (kumulatif 9.349)
20. Sumatera Barat: 239 (kumulatif 1.9490)
21. Sulawesi Utara: 152 (kumulatif 6.746)
22. Sumatera Utara: 92 (kumulatif 15.327)
23. Sulawesi Tenggara: 102 (kumulatif 6.367)
24. Sulawesi Selatan: 141 (kumulatif 20.347)
25. Sulawesi Tengah: 39 (kumulatif 1.739)
26. Lampung: 157 (kumulatif 3.497)
27. Riau: 261 (kumulatif 19.596)
28. Maluku Utara: 6 (kumulatif 2.362)
29. Maluku: 0 (kumulatif 4.428)
30. Papua Barat: 14 (kumulatif 5.218)
31. Papua: 39 (kumulatif 9.973)
32. Sulawesi Barat: 22 (kumulatif 1.426)
33. Nusa Tenggara Timur: 33 (kumulatif 1.110)
34. Gorontalo: 0 (kumulatif 3.073)

IG

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC