Kamila Batavia Rilis Single Tayomi, Memadukan Baroque Galactic dan Kerinduan Abadi
Lifestyle & Sport

Kamila Batavia Rilis Single Tayomi, Memadukan Baroque Galactic dan Kerinduan Abadi

Channel9.id-Jakarta. Musik adalah bahasa universal yang bisa melewati batas-batas wilayah dan tak terbatas. Begitu juga dalam berkarya musik bisa dari mana saja dan di tempat mana saja dengan karya yang mendalam dan penuh imajinasi. Demikian dengan Kamila Batavia, musisi asal Jakarta yang kini berbasis di Hamburg, Jerman, memperkenalkan konsep artistik unik bertajuk Baroque Galactic melalui single terbarunya yang berjudul ‘Tayomi’.

Baroque Galactic bukan sekadar genre, melainkan sebuah ruang visual dan auditori yang diciptakan Kamila untuk menyatukan ingatan, kehilangan, dan harapan.

Pendekatan ini menggabungkan kemegahan nuansa klasik Eropa dengan imajinasi kosmik yang luas, menciptakan jembatan emosi yang terasa melintasi dimensi waktu.

Lagu Tayomi lahir dari titik paling personal dalam hidup Kamila, yakni kepergian sang ibu. Alih-alih terjebak dalam narasi kesedihan yang linear, Kamila memilih untuk membangun sebuah dunia dari puing-puing memori.

Di sana, masa lalu, masa kini, dan masa depan bertemu dalam satu harmoni yang sama.

Nama Tayomi sendiri memiliki akar filosofis yang kuat. Diambil dari nama mendiang ibunya, kata ini berasal dari bahasa Jawa “Tak Ayomi” yang berarti “Aku Melindungimu”. Sebuah janji perlindungan yang tetap abadi meski raga telah tiada.

“Menurutku, rasa cintaku kepada mendiang ibuku begitu besar, sampai satu periode kehidupan saja tidak cukup untuk menampungnya,” ungkap Kamila mengenai kedalaman makna di balik lagu ini, beberapa waktu yang lalu.

Dalam proses produksinya, Kamila bekerja sama dengan musisi Celtic-folk asal Spanyol, Ian Fontova. Kolaborasi ini menghasilkan tekstur musik yang kaya dan tidak biasa, mulai dari sentuhan abad pertengahan (medieval), gaya sastra baroque, hingga atmosfer ruang angkasa yang megah.

Tayomi menjadi langkah awal dari perjalanan artistik yang lebih panjang. Single ini diproyeksikan sebagai pembuka dari album yang tengah ia persiapkan untuk beberapa tahun ke depan dengan tajuk “Memento Mori: The Baroque Galactic Era”.

Melalui karya ini, Kamila Batavia membuktikan bahwa musik dapat menjadi medium untuk mengabadikan cinta yang tidak pernah benar-benar pergi, sekaligus membawa pendengarnya menjelajahi galaksi emosi yang tak terbatas.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4  +  6  =