Connect with us

Hukum

Kampanyekan Nikah Muda, Aisha Wedding Dicekal dan Dilaporkan ke Polisi

Published

on

Kampanyekan Nikah Muda, Aisha Wedding Dicekal dan Dilaporkan ke Polisi

Channel9.id-Jakarta. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menolak keras pernikahan dini yang dikampanyekan wedding organizer Aisha Weddings—yang saat ini tengah viral di jagat internet.

Diketahui, melalui situsnya, Aisha Weddings mengharuskan perempuan untuk menikah di usia 12 hingga 21 tahun.

“Semua wanita muslim ingin bertaqwa dan taat kepada Allah SWT dan suaminya. Untuk berkenan di mata Allah dan suami, Anda harus menikah pada usia 12 – 21 tahun dan tidak lebih,” tulis pernyataan di situs tersebut.

Menanggapi viralnya kampanye tersebut, Ketua BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan bahwa, di Indonesia, usia perempuan untuk menikah yaitu minimal 21 tahun, sementara untuk pria minimal 25 tahun.

“Siapa saja tentu tidak boleh mempromosikan pernikahan muda karena sangat menyesatkan,” pungkas Hasto, Rabu (10/2).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pernikahan di bawah umur bisa berbahaya bagi kesehatan. Apalagi jika perempuan hamil di usia yang terlalu muda, sebab berisiko membahayakan kesehatan si ibu dan bayi.

“Banyak risiko akibat kawin dini yang sangat membahayakan baik bagi kesehatan bayi maupun ibu,” imbuhnya.

Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah melaporkan Aisha Weddings ke Mabes Polri lantaran telah menyebarkan informasi yang meresahkan, terutama terkait pernikahan usia muda.

“Terkait kasus Aisha Weddings, kita sudah laporkan ke Unit PPA Mabes Polri untuk melakukan penyelidikan terhadap wedding organizer ini, kita laporkan karena memberikan informasi yang meresahkan dan bertentangan dengan peraturan yang berlaku,” tutur Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak Jasra Putra, Rabu (10/2).

Lebih lanjut, Jasra mengatakan bahwa negara saat ini berupaya mencegah pernikahan usia anak. Karenanya, seluruh praktik tersebut mesti dihentikan dan sosialisasi untuk pencegahannya mesti dilakukan secara massif.

Ia sendiri mengakui bahwa praktik nikah muda berpengaruh negatif pada mental anak. Belum lagi dengan organ reproduksi yang belum siap.

Sekadar informasi, selain mengampanyekan nikah muda, Aisha Weddings juga memfasilitasi poligami dan nikah siri.

(LH)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Densus 88 Tangkap 12 Terduga Teoris di Jatim

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap 12 terduga teroris disejumlah di wilayah Jawa Timur, Jumat (26/2). Meski begitu, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono masih belum merinci kelompok teroris jaringan mana yang ditangkap oleh Densus 88 Antiteror tersebut.

“Dalam operasi penangkapan di Jawa Timur, tim Densus 88 menangkap 12 orang terduga teroris,” ujar Argo, Sabtu (27/2).

Menurut Argo, saat ini tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri masih melakukan pendalaman lebih lanjut di lapangan. Ia berjanji jika nanti sudah lengkap akan dirilis secara resmi.

Sebelumnya, Densus 88 diketahui menangkap seorang terduga teroris berisinial AIH di sebuah rumah, Jalan Medokan Sawah No. 121, Rungkut, Surabaya. Densus 88 menyita sejumlah barang bukti, seperti panah, samurai, dan alat-alat bela diri.

Keduabelas terduga teroris itu berinisial UBS alias F, TS, AS, AIH alias AP, BR, RBM, Y, F, ME, AYR, RAS, dan MI. Mereka diduga memiliki peran yang berbeda-beda dalam jaringan terorisme.

IG

Continue Reading

Hot Topic

KPK Segel Kamar Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. KPK telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan sejumlah orang di Kota Makassar pada Sabtu dinihari (27/2).

Usai melakukan penangkapan, Petugas KPK menyegel sejumlah ruangan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sulsel. KPK juga menyegel kamar di lantai 2 rumah pribadi Nurdin Abdullah di Perumahan Dosen Unhas Tamalanrea, Makassar.

Nurdin Abdullah saat ini sudah tiba Gedung Merah Putih KPK. Untuk menjalani pemeriksaan. KPK punya waktu 1×24 jam untuk menentukan status Nurdin Abdullah.

Mengutip dari KabarMakassar.com, suasana rumah pribadi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Kecamatan Tamalanrea tampak lengang.

Hanya ada tiga petugas Satuan Kepolisian Pamong Praja yang melakukan penjagaan.

Dilansir KabarMakassar.com, rumah Kompleks Perumahan Dosen Unhas Tamalanrea ini didatangi sejumlah orang menggunakan sepeda motor. Kemudian beberapa saat mereka pergi.

Menurut salah satu personil Satpol-PP, sejumlah petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang dan menyegel kamar pribadi Nurdin Abdullah yang terletak di lantai 2.

IG

Continue Reading

Hot Topic

Istri Gubernur Sulsel Respon Kabar OTT Suami: Dijemput Mendadak

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Publik kembali dihebohkan oleh kabar penangkapan Nurdin Abdullah, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel). Menurut informasi yang beredar di beberapa grup WhatsApp, Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu dini hari, 27 Februari 2021.

Namun, istri Nurdin Abdullah, Lies Fachruddin pun membantah Nurdin Abdullah di-OTT karena tidak berada di lokasi kejadian.

Hal tersebut diungkap Lies di Grup Whatsapp PKK Sulsel. Lies mengaku, mantan Bupati Bantaeng dua periode itu didatangi KPK secara mendadak.

Ass. Sahabat PKK yang saya sayangi. Do’akan bapak yaaaa. Tadi pagi bapak didatangi KPK secara mendadak berkenaan dg ada Staff bapak yg menerima dana. Bapak akan dimintai keterangan. Semoga Allah S.W.T memudahkan semuanya. Insyaa Allah,” demikian tulis Lies.

KPK membutuhkan waktu 1x 24 jam untuk menetapkan status Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Apakah hanya sebatas terperiksa atau bisa naik menjadi tersangka.

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah ditangkap KPK Sabtu 27 Februari 2021. Nurdin Abdullah dan empat orang lainnya diamankan sekira pukul 01.00 Wita.

Satu hari sebelum ditangkap, Nurdin Abdullah melantik 11 kepala daerah hasil Pilkada serentak. Sejak pagi hingga siang hari. Pelantikan dilakukan di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan Jalan Jendral Sudirman Kota Makassar.

Usai melakukan pelantikan, Nurdin kemudian menuju kantor Gubernur. Di kantornya, Nurdin Abdullah masih menerima beberapa tamu. Termasuk melakukan webinar bersama Menteri Pariwisata Sandiaga Uno.

Nurdin Abdullah menjadi narasumber pada Forum Group Discussion (FGD) dengan tema Pengelolaan Potensi Alam dan Wisata Sulsel, Jumat (26/2).

IG

Continue Reading

HOT TOPIC