Connect with us

Internasional

Kebakaran Hutan Terjadi di Bagian Barat AS

Published

on

Puluhan Kebakaran Hutan Terjadi di Bagian Barat AS

Channel9.id-Amerika. Puluhan kebakaran hutan membara di bagian barat Amerika Serikat. Salah satunya disebabkan oleh sambaran petir dan saat ini api sedang menuju ke bagian utara kota terbesar Arizona, Senin (21/6/2021).

Kota pegunungan Flagstaff dikepung oleh asap pada hari Senin. Hutan nasional yang mengelilingi kota tersebut mengumumkan penutupan dimulai pada minggu ini, pertama kalinya sejak tahun 2006.

Baca juga: Pertemuan Biden dengan Putin Berlangsung Lancar dan Positif

Rasa panas yang hebat menghambat upaya pemadam kebakaran namun dikabarkan rasa panas tersebut akan mereda dalam beberapa hari kedepan. Namun, Badan Cuaca Nasional mencatat kalau masih ada ketidak pastian untuk para pemadam kebakaran.

“Kelembaban dan kemungkinan adanya beberapa hujan tentu adalah hal yang baik. Namun ada kemungkinan adanya petir yang merupakan kabar buruk,” ujar pengamat cuaca Andrew Taylor.

Di California, para pemadam kebakaran masih kesulitan untuk mengendalikan kebakaran hutan di daerah pegunungan pesisir yang berbatu di daerah selatan Big Sur. Para warga di kuil budha dan bumi perkemahan terpaksa harus mengungsi.

Di New Mexico, sambaran petir telah membuat Gila Wilderness terbakar dan para pemadam kebarakan masih memantau kebakaran tersebut.

Banyak daerah yang terbakar di Arizona sejauh ini dikarenakan kebakaran hutan yang tak henti-hentinya melahap apa yang ada di depannya. Walaupun dari sekian banyak kebakaran tersebut adalah kesalahan manusia, sebuah petir menjadi penyebab kebakaran seluas 80 km di daerah barat Sedona. Api yang dinamakan “Api Rafael” tersebut terpantau menuju kota Flagstaff.

Sebuah tim manajemen profesional telah diperintahkan untuk memantau api yang terus membakar rumput, juniper, kaparal dan pinus ponderosa.

“Beberapa wisatawan kemah sudah dievakuasi dan para penduduk di daerah pedesaan juga sudah diberitahu untuk segera bersiap-siap evakuasi,” kata juru bicara sheriff daerah Coconino, Jon Paxton.

“Jika kebakaran ini terus membara, ratusan warga Flagstaff juga akan terkena dampaknya,” tambah Paxton.

(RAG)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Internasional

Sekitar 40 Jenazah Ditemukan di Daerah Hutan Myanmar

Published

on

By

Sekitar 40 Jenazah Ditemukan di Daerah Hutan Myanmar

Channel9.id-Myanmar. Pasukan milisi Myanmar yang sedang melawan pasukan junta di daerah pusat negara dan perumahan telah menemukan sekitar 40 jenazah di area hutan dalam beberapa minggu ini, beberapa diantaranya menunjukkan tanda-tanda penyiksaan, lapor seorang anggota milisi dan laporan media setempat, Kamis (5/8/2021).

Jenazah tersebut ditemukan di lokasi yang berbeda-beda di sekitar Kani, sebuah kota di daerah Sagaing, yang merupakan salah satu lokasi dimana pertempuran sering terjadi di sana dalam beberapa bulan ini antara junta militer melawan kelompok milisi.

Baca juga:

Pertempuran di daerah sana saat ini memang sudah mereda dan kabar mengenai apakah ada jenazah baru yang ditemukan masih belum diketahui, ujar seorang anggota milisi Kani yang tidak ingin disebutkan namanya.

“Kebanyakan para penduduk desa terpencil sudah pergi ke kota terdekat,” ujarnya. Ia juga menuduh junta dan milisi pro-junta telah melakukan pembunuhan secara babi buta dan juga menjarah rumah-rumah warga.

Pada tanggal 30 Juli, ditemukan 12 jenazah di daerah Kani, termasuk jenazah seorang remaja berusia 14 tahun, dan semuanya menunjukkan bekas lebam tanda telah disiksa, lapor koran The Irrawaddy.

Anggota milisi tersebut menyebutkan kalau kelompok mereka sudah menemukan sekitar 40 Jenazah di daerah sekitar kota Kani.

Portal berita The Myanmar Now mengatakan kalau kebanyakan jenazah tersebut ditemukan dengan ditutupi sebuah kain di dalam gubuk yang terbakar dan sudah mulai membusuk.

Sebuah bulletin informasi militer tertanggal 30 Juli mengungkapkan kalau pasukan Junta telah diserang oleh sekitar 100 “teroris” dengan persenjataan minim di dekat desa Zeepindwin di Kani. Dikabarkan kalau para pasukan Junta melawan untuk mempertahankan diri dan sembilan jenazah telah diambil. Mereka menemukan kalau sembilan jenazah itu membawa senapan berburu, perangkap rakitan sendiri dan juga sebuah granat.

Menurut Assistance Association of Political Prisoners, saat ini Junta telah membunuh sekitar 946 orang sejak mereka melakukan kudeta. Pihak Junta membantah jumlah tersebut dan menambahkan juga banyak korban jatuh dari pihaknya.

(RAG)

Continue Reading

Internasional

Pakistan Kerahkan Militer Untuk Jaga Kuil Hindu Dari Amukan Massa

Published

on

By

Pakistan Kerahkan Militer Untuk Jaga Kuil Hindu Dari Amukan Massa

Channel9.id-Pakistan. Pakistan mengerahkan pasukan militernya ke pusat kota untuk berjaga-jaga setelah ada segerombolan orang yang merusak dan membakar sebuah kuil Hindu, pada Kamis (5/8/2021).

Ahmad Nawaz, juru bicara untuk kepolisian distrik Rahimyar, mengatakan kepada Reuters kalau sekelompok orang itu menyerang sebuah kuil di kota Bhong setelah mereka mendengar adanya laporan kalau ada bocah Hindu yang mengencingi perpustakaan tempat ceramah Islam dilaksanakan.

Nawaz menambahkan kalau polisi saat ini sedang melacak para pelaku perusak kuil dan juga menyelidiki apakah bocah yang mengencingi itu benar dari komunitas Hindu.

Pada tanggal 24 Juli, seorang Imam melaporkan ke polisi kalau ia menemukan seorang bocah Hindu mengencingi tempat ia berceramah. Polisi memasukkan laporan tersebut sebagai kasus penistaan, tapi tidak menyebutkan nama pelakunya.

Kasus penistaan di Pakistan dapat dihukum mati, walaupun sampai saat ini belum pernah ada yang dijatuhkan hukuman mati, sering kali tersangka dibunuh oleh orang-orang yang main hakim sendiri.

“Kuil itu diserang setelah seseorang memposting cerita tentang bocah tersebut di sosial media pada hari Rabu,” ujar Ramesh Vankwani, seorang anggota parlemen dan kepala dari Dewan Hindu Pakistan, di Twitter.

Pihak kepolisian sudah menghapus postingan tersebut, ujar Vankwani, namun sudah terlambat karena banyak orang sudah berkumpul di dekat kuil tersebut.

“Saat melihat kerumunan tersebut , polisi pergi dari sana, dan saya langsung meminta pasukan paramiliter untuk dikerahkan, namun saat mereka sampai kuil itu sudah hancur dan dibakar,” ujar Vakwani.

Vankwani membagikan sebuah video yang menunjukkan ratusan orang pergi menuju kuil Hindu tersebut. Terlihat puluhan dari mereka membawa kayu dan besi untuk merusak patung-patung di kuil tersebut.

Kuil milik kaum Hindu minoritas di Pakistan memang kerap menjadi target kekerasan sekelompok orang. Pada bulan Desember 2020, sekelompok orang dengan jumlah besar menghancurkan kuil Hindu tua yang sudah berumur seratus tahun di barat laut provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Pakistan menduduki peringkat teratas dalam insiden kekerasan massal dan kasus-kasus penistaan, menurut laporan bulan Mei dari Komisi Amerika Serikat dalam Kebebebasan Beragama Internasional, yang mensurvei insiden dari tahun 2014 sampai 2018.

(RAG)

Continue Reading

Internasional

Amerika Serikat Konfirmasi Penjualan Howitzer ke Taiwan

Published

on

By

Amerika Serikat Konfirmasi Penjualan Howitzer ke Taiwan

Channel9.id-Amerika Serikat. Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengkonfirmasi adanya kemungkinan penjualan 40 sistem artileri Howitzernya 155mm M109A6 ke Taiwan dengan penjualan sampai seharga 750 juta dolar, ungkap Pentagon pada hari Rabu (4/8/2021).

Perjanjian ini terjadi disaat perdagangan diantara kedua negara sedang ketat yang pada tahun lalu AS menjual drone dan roket pantai kepada Taiwan, hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan pertahanan pulau negara demokrasi tersebut dari gempuran militer Cina. Administrasi Biden juga mengonfirmasi adanya penjualan senjata lainnya ke Taiwan semenjak ia menjabat sebagai presiden Amerika.

Baca juga: Taiwan Ucapkan Terima Kasih Atas Vaksin yang Diberikan Republik Ceko

Pembelian ini yaitu termasuk 40 howitzzer, 1,698 panduan presisi, suku cadang, kerja sama latihan, markas darat dan juga pembaruan howitzer Taiwan lainnya, ungkap Pentagon.

Agensi Kooperasi Pertahanan Keamanan Pentagon telah memberitahu Kongres mengenai adanya kemungkinan penjualan pada hari Rabu.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah AS pada pernyataannya di hari Kamis, mereka mengatakan “Pembelian ini dapat membantu kapasitas angkatan darat kita dalam memberikan reaksi yang lebih responsif dan bantuan tembakan yang lebih efektif,” kutipnya.

Kementerian Perdagangan Taiwan menyebutkan bantuan senjata dari AS ini sebagai dasar mempertahankan keseimbangan di daerah sana.

Seperti kebanyakan negara lainnya, Amerika Serikat tidak mempunyai hubungan diplomat formal dengan Taiwan, tapi mereka terikat dengan hukum untuk terus membantu Taiwan dalam sektor pertahanan. Amerika Serikat juga merupakan  pendukung paling penting bagi Taiwan yang tentunya membuat Cina sangat geram.

Walaupun transaksi perdagangan ini sudah disetujui, masih belum ada indikasi kalau kontrak tersebut sudah ditandatangani atau negosiasi tersebut sudah final.

(RAG)

Continue Reading

HOT TOPIC