Connect with us

Lifestyle & Sport

Lakukan Kebiasaan Sehat Ini di Malam Hari Agar Efeknya Optimal

Published

on

Channel9.id-Jakarta. Kamu mungkin rela melakukan sejumlah kebiasaan sehat di mana pun dan kapan pun agar tubuh tetap sehat. Namun, meski kerap dilakukan, rupanya tak semua kebiasaan ini memberi efek yang optimal. Kendati demikian, bukan berarti Kamu harus meninggalkannya, toh, kebiasaan itu juga membawa dampak yang baik.

Hanya saja, menurut seorang ahli gizi dari Amerika Serikat, malam hari merupakan waktu terbaik untuk menerapkan pola hidup sehat. Pasalnya, tubuh memproduksi sel-sel lebih optimal pada malam hari.

Dengan menjalankan pola hidup sehat di malam hari, maka Kamu akan memaksimalkan proses regenerasi sel sehingga sel tubuhmu akan semakin sehat. Adapun kebiasaan sehat yang dianjurkan dilakukan pada malam hari di antaranya:

  1. Mencuci muka dan mandi

Setelah seharian beraktivitas, yang terpikirkan olehmu biasanya istirahat. Sebaiknya Kamu bersih-bersih–seperti mencuci muka dan mandi, agar seluruh kuman, debu, dan lainnya yang menempel di tubuh terbilas hingga bersih.

Selain itu, rutin mencuci muka di malam hari pun bisa mengoptimalkan proses peremajaan kulit secara alami. Sehingga, kulit dan wajahmu akan terbebas dari bakteri penyebab jerawat dan membuatmu nampak awet muda.

  1. Menyisir rambut

Saat bangun tidur, biasanya rambut kusut. Maka dari itu, Kamu disarankan untuk menyisir rambut sebelum tidur di malam hari. Tujuannya untuk mencegahbrambut kusut saat bangun tidur.

  1. Gunakan losion

Kebanyakan orang lebih rajin menggunakan body lotion di pagi hari dengan harapan kulit terjaga dari paparan sinar matahari. Padahal kandungan retinoid pada lotion atau tabir surya yang mendorong pembentukan kolagen bisa rusak jika terkena sinar UV matahari.

Oleh karenanya, Kamu disarankan untk menggunakan body lotion atau krim topikal lainnya yang mengandung retinoid saat malam hari.

  1. Gunakan deodoran

Menggunakan deodoran sebelum tidur justru lebih efektif mengendalikan keringat, daripada jika digunakan di pagi dan siang hari. Ini karena kandungan dalam deodoran lebih mudah masuk ke kulit, pun bisa melindungi tubuh dari keringat berlebih dengan lebih maksimal.

  1. Gunakan obat kumur

Menyikat gigi sudah menjadi keharusan bagi semua. Nah, cobalah berkumur juga dengan obat kumur setelahnya. Namun, Kamu disarankan untuk berkumur di saat malam hari ketimbang pagi harinya.

Sekadar informasi, berkumur dengan obat kumur di pagi hari justru akan membuat mulut jadi kering. Pasalnya, mulut menghasilkan air liur yang lebih sedikit daripada saat malam hari. Sebab Kamu belum mengonsumsi banyak makanan.

Baca juga: Kebiasaan Menyikat Gigi yang Harus Dihindari

Padahal obat kumur berfungsi untuk menetralkan air liur yang menyebabkan mulutmu terasa asam. Jadi jika berkumur pada pagi hari, karena hanya ada sedikit air liur yang akan dinetralkan, obat kumur justru bisa mengikis lapisan gigi dan gusimu, bahkan memicu radang gusi dan gigi berlubang.

  1. Makan yogurt

Menurut ahli tidur, mengonsumsi yogurt sebelum tidur bisa membantu melancarkan sistem pencernaan sekaligus menjaga kekebalan tubuhmu sepanjang malam.

Selain itu, kandungan protein pada yogurt biss mengoptimalkan perbaikan otot tubuh yang rusak karena seharian beraktivitas.

  1. Olahraga

Kamu bisa mendapat pasokan oksigen yang lebih banyak jika rutin berolahraga di malam hari, seperti jalan kaki atau latihan pernapasan–selama 15-20 menit. Hal ini bisa membantu mengalirkan oksigen ke dalam sel-sel tubuh dan menjaganya tetap sehat.

(LH)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle & Sport

Tips Berolahraga di Cuaca Dingin Saat Pandemi

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Belakangan ini, sejumlah wilayah di Indonesia diguyur hujan. Bagi Kamu yang rutin berolahraga setiap hari, hujan barangkali bukan alasan untuk absen.

Kalau Anda sudah bisa rutin berolahraga, jangan jadikan musim hujan sebagai alasan untuk absen. Namun begitu, olahraga saat musim hujan juga riskan cedera. Jalanan yang licin dan becek tinggi risikonya membuat Anda jatuh terpeleset. Belum lagi risiko sakit setelah hujan-hujanan. Psstt… Tidak perlu khawatir jika Anda tahu tips amannya.

1. Wajib pemanasan
Apapun kondisi cuacanya, Kamu harus melakukan pemanasan. Pasalnya, berolahraga tanpa pemanasan bisa meningkatkan risiko keseleo atau cedera.

Khusus di cuaca dingin, sesuai saran para ahli, lakukanlah pemanasan minimal 15 menit di dalam ruangan terlebih dulu agar suhu tubuh bisa meningkat lebih cepat. Kemudian ikuti dengan gerakan peregangan untuk mencegah cedera. Jika tidak melakukan pemanasan dalam ruangan, lakukanlah pemanasan dinamis atau yang tidak diam di satu tempat (seperti lari di tempat), hingga tubuh memanas.

2. Pakai baju berlapis
Sebaiknya Kamu gunakan pakaian berlapis, dari baju berbahan sintetis yang paling tipis dulu sampai yang paling tebal untuk menahan terpaan angin kencang dan air hujan.

Hindari menggunakan baju berbahan katun karena baju cepat basah karena menyerap keringat, sehingga akan suhu tubuh menurun dan meningkatkan risiko hipotermia. Belum lagi ditambah suhu udara yang dingin.

Baca juga : Bukan Hanya Baik Untuk Jantung, Olahraga Rutin Bisa Percantik Kulit

Di lain sisi, berpakaian terlalu tebal bisa membuatmu berkeringat lebih banyak dan membuat baju basah, sehingga Kamu bisa menggigil kedinginan. Jika Kamu sudah berkeringat deras, sebaiknya kurangi lapisan baju agar tak terkena hipotermia.

3. Gunakan tabir surya
Jangan lewatkan tabir surya. Awan memang menghalangi sinar matahari, namun tidak radiasi UV. The Skin Cancer Foundation mengatakan bahwa awan hanya menghalangi sedikitnya 20% dari sinar UV. Paparan sinar UV berlebihan adalah faktor risiko yang menyebabkan penuaan dan kanker kulit.

Maka dari itu, Kamu disarankan menggunakan pelembab kulit, lip balm dan sunscreen dengan minimal SPF 15-30 saat mau olahraga ke luar rumah.

4. Tetap minum
Cuaca dingin biasanya membikin kita lupa untuk minum. Padahal tubuh berkeringat ketika olahraga saat musim hujan. Karenanya, Kamu harus tetap minum air untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang agar tidak dehidrasi. Agar tak lupa, Kamu bisa alarm untuk istirahat dan minum setiap 15-20 menit sekali.

5. Pakai sarung tangan dan topi
Selama cuaca dingin, tubuh akan memusatkan aliran darah lebih banyak di inti tubuh. Kondisi ini membuat ujung-ujung tubuh, seperti kepala, tangan, dan kaki jadi rentan kedinginan.
Maka dari itu, Kamu disarankan menggunakan sarung tangan dan topi saat berolahraga di cuaca dingin. Pun topi bisa menghalau gerimis.

6. Wajib pendinginan
Sebagaimana pemanasan, pendinginan pun wajib dilakukan. Lakukanlah 5-10 menit untuk pendinginan setelah berolahraga. Misalnya, Kamu bisa berjalan santai setelah lari. Ini bisa memperlancar aliran darah dari otot-otot ke jantung.

Untuk diketahui, pendinginan membantu mengurangi kekakuan otot, menurunkan suhu otot yang tadinya panas agar pulih lebih cepat dan bebas nyeri setelah olahraga.

Waspada Covid-19
Menimbang, dunia saat ini dilanda pandemi Covid-19, sebaiknya Kamu berolahraga di dalam ruangan saja. Pasalnya, risiko penyebarannya semakin besar di cuaca dan suhu dingin. Droplets atau cipratan air liur bisa saja terhempas di udara dari penderita dan menularkannya padamu.

Namun, jika Kamu terpaksa berolahraga di luar ruangan, ada beberapa hal yang mesti Kamu perhatikan dengan seksama agar Kamu tetap aman saat berolahraga dan terhindar dari penularan Covid-19.

Pertama, gunakanlah masker yang tak terlalu tebal. Masker medis memang lebih aman digunakan daripada masker kain. Namun masker ini mengurangi jumlah oksigen yang masuk ke dalam tubuh. Jadi, Kamu disarankan menggunakan masker kain saja. Jangan lupa membawa lebih dari satu masker untuk ganti.

Selain itu, Kamu harus memerhatikan kondisi tubuh dengan baik. Misalnya, memantau detak jantung hingga kecepatan bernapas ketika berolahraga lewat aplikasi di ponsel. Dari sini, Kamu bisa mengetahui apakah tubuhmu kekurangan oksigen atau tidak. Kamu pun jadi tahu kapasitas diri dalam berolahraga,

Hal lain yang penting ialah selalu terapkan jaga jarak. Terlebih di cuaca dingin, di mana Covid-19 lebih cepat menular. Kalau perlu, carilah tempat publik yang tidak terlalu ramai.

Nah, itu dia sejumlah catatan untuk Kamu yang mau atau terpaksa berolahraga di luar ruangan di masa pandemi saat cuaca dingin. Jangan sampai lupa dan tetap waspada, ya!

(LH)

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Laga Imbang Mike Tyson Vs Roy Jones Jr

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Pertarungan ekshibisi antara Mike Tyson melawan Roy Jones Jr. yang berlangsung di Staples Center, Los, Angeles, Amerika Serikat, Minggu (29/11) berakhir tanpa pemenang atau imbang.

Duel Mike Tyson dan Roy Jones Jr. kali ini berlangsung delapan ronde dengan masing-masing rondenya berjalan dua menit. Selin itu, tidak ada hakim yang hadir untuk memberikan skor pada pertarungan bertajuk ekshibisi ini.

Meski tanpa pemenang, keduanya mengaku senang dan bangga bisa menuntaskan pertarungan delapan ronde.

“Saya bahagia, kami di sini untuk menghibur publik dan kami telah melakukannya. Saya senang bisa berada di sini dan ingin melakukannya lagi,” kata Mike Tyson seusai duel.

Baca juga: Mike Tyson Siap Naik Ring Lawan Roy Jones Jr. 

Begitupun dengan Roy Jones yang berharap bisa melakukan duel kembali. “Saya senang dengan hasil ini. Mungkin kita bisa melakukannya lagi.” kata Roy Jones Jr.

Bagi Mike Tyson, pertarungan ini merupakan yang pertama kali usai ia menyatakan pensiun pada 2005. Petinju dijuluki ‘Leher Beton’ ini tampil lebih agresif sepanjang pertandingan. Sementara Roy Jones Jr terlihat lebih banyak melakukan clinch untuk menahan serangan Tyson. Meski keduanya telah melewati usia setengah abad, namun keduanya masih terlihat fit.

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Bukan Hanya Baik Untuk Jantung, Olahraga Rutin Bisa Percantik Kulit

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Di masa pandemi Covid-19 ini banyak orang yang menghabiskan waktunya di dalam rumah. Di antaranya, banyak yang mengisi waktu luang dengan berolahraga. Jadi, jangan kaget kalau melihat temanmu yang sudah lama tak kamu temui tiba-tiba menjadi lebih fit atau langsing dan kulitnya nampak sehat dan glowing.

“Lho, kulit sehat dengan berolahraga memangnya ada hubungannya?” Iya, betul. Hal ini telah dibuktikan oleh sejumlah ahli dermatologi, lho. Salah satunya Ellen Marmur di Mount Sinai School of Medicine. Ia mengatakan bahwa aktivitas fisik, seperti olahraga, yang bisa memperlancar sirkulasi darah tak hanya membantu menjaga kesehatan Kamu, tapi juga bisa menjaga kesehatan kulit.

Baca juga : Kebiasaan yang Tak Kamu Sadari Bisa Munculkan Keriput di Wajah

Untuk Kamu yang mudah berjerawat atau punya masalah kulit lain, tentunya sangat memerhatikan asupan makanan dan enggan untuk beraktivitasi fisik yang memicu keluar keringat serta membikin Kamu tak nyaman karenanya. Nah, Kamu sebaiknya hilangi rasa gelisah ini. Pasalnya, berolahraga justru bisa membantumu mempercantik kulitmu, lho Memang apa saja sih manfaat olahraga untuk kecantikan? Simak ulasan berikut ini ya.

1. Kulit lebih bersih
Kamu mungkin merasa tak nyaman jika banyak berkerigat. Namun, harus Kamu ketahui, keringat yang keluar saat berolahraga justru membuat kulitmu jadi lebih sehat dan bersih.

Selama berolahraga, kelenjar keringat akan memproduksi banyak keringat dari pori-pori. Dengan begitu, kotoran yang terkunci di pori akan terdorong keluar oleh keringat, sehingga pori-pori kembali bersih dan segar. Nah, setelah selesal olahraga dan keringat sudah tak lagi keluar serta suhu tubuh sudah kembali normal, segeralah mandi dan bersihkan kulit agar kotoran tak menumpuk di kulit.

2. Kulit lebih cerah karena sirkulasi darah lancar
Terbukti, olahraga bisa memperlancar sirkulasi darah. Lancarnya peredaran darah bisa menyuplai oksigen dan nutrisi bagi kulit. Jika kulit menerima suplai keduanya, maka kesehatan kulit terjaga. Kulit Kamu menjadi lebih lembap dan cerah merata.

Maka dari itu, dengan rutin berolahraga setiap hari, Kamu bisa merasakan dampak positifnya bagi kulit.

3. Mencegah kemunculan jerawat
Kotoran yang menumpuk pada wajah bukanlah satu-satunya penyebab munculnya jerawat. Sebab stres pun bisa memicu kemunculan jerawat. Saat stres produksi hormon dan juga minyak pada tubuh menjadi tak terkendali, dan akhirnya jerawat muncul.

Dengan berolahraga, stresmu bisa hilang karena aktivitas ini bisa memberi efek rileks pada otak maupun tubuh. Pasalnya, olahraga bisa memicu produksi hormon endorfin, yakni hormon yang bisa membuatmu merasa lebih senang dan tenang.

4. Mencegah penuaan dini
Memang menua adalah keniscayaan. Untku diketahui, seiring bertambahnya usia, produksi kolagen semakin menurun sehingga akan memicu pengeriputan pada kulit. Adapun kolagen berperan untuk menjaga elastisitas dan kekuatan kulit.

Namun, Kamu tak perlu khawatir, proses dan kemunculan tanda-tanda penuaan itu bisa diperlambat dengan berolahraga, lho. pasalnya, berolahraga secara rutin bisa meningkatkan produksi kolagen pada kulit, sehingga proses penuaan dini pada kulit bisa dicegah.

(LH)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC