Channel9.idJakarta. Membintangi sebuah film tentu ada pengalaman tersendiri dibanding film-film sebelumnya. Demikian dengan artis Laura Basuki yang kembali ke layar lebar dengan membintangi film ‘Yohanna’. Sebuah film karya sineas Razka Robby Ertanto.
Dalam film ini, Laura sebagai Yohanna, biarawati yang hendak mengundurkan diri karena merasa jauh dari Tuhan. Surat pengunduran diri telah diajukan kepada suster kepala.
Sebelum di-ACC, suster kepala menugasi Yohanna mengantar bala bantuan untuk warga terdampak bencana badai Seroja. Maka, Yohanna memulai perjalanan tujuh hari dengan mobil bak atau pick-up bersama Malu (Iqua Tahlequa). Syuting Yohanna dilakukan di Sumba, NTT.
Yohanna telah berkelana ke berbagai festival antara lain Jogja-Netpac Asian Film Festival, Festival Film Internasional Rotterdam, dan Asian Film Festival Rome, Italia. Ada banyak kenangan selama syuting film Yohanna yang membekas di benak Laura Basuki. Salah satunya, menyetir mobil pick-up melintasi perbukitan hingga menyusuri pinggir jurang.
“Menyetir mobil pick-up seru banget. Kalau bukan di film ini kapanlagi aku menyetir mobil pick-up di Sumba yang indah? Walaupun jalanan di pinggirnya jurang tapi kayak adrenalin banget,” kata Laura Basuki kepada wartawan di Jakarta Pusat, Jumat (3/4/2026)..
“Aku sampai bilang sama Iqua di sebelah aku, ‘Iqua pakai seat belt ya, maaf-maaf ya.’ Tapi ternyata seru banget menyetir mobil pick-up,” imbuhnya seraya mengenang momen lain, yakni belanja kain tenun ikat Sumba yang elok. Laura Basuki jatuh hati pada wastra dari NTT.
Dalam film dikisahkan, Yohanna menyambangi sekolah yang nyaris ambruk akibat dihantam badai selama berjam-jam. Di sana, ia mendistribusikan sejumlah bantuan lalu mengajak anak-anak SD bermain untuk melupakan duka lara.
Pemberhentian berikutnya, ke perkampungan. Di sana, donasi dibagikan kepada para ibu perajin kain tenun. “Kain-kain Sumba bagus banget, sempat belanja kain, sempat ketemu ibu-ibu penenun di sana,” Laura Basuki membeberkan.
Adegan lain memperlihatkan kepiawaian aktris peraih dua Piala Citra itu dalam bermain gitar. Peran Yohanna benar-benar menguji skill Laura Basuki dalam banyak aspek. Tak heran jika performanya panen pujian penonton dan kritikus.
“Banyak tantangannya di sini karena perlu skill-skill yang aku enggak punya, misalnya main gitar, terus menyetir mobil pick-up. Syutingnya juga di daerah yang aku belum pernah datangi sebelumnya,” paparnya, panjang.
Saking tampil keren dan meyakinkan sebagai biarawati yang mencari Tuhan serta makna hidup, Laura Basuki digadang-gadang bakal menembus bursa nominasi Pemeran Utama Wanita Terbaik di berbagai festival film Tanah Air. Terkait hal ini, ia menanggapi dengan bijak.
“Setiap kali memerankan film tuh enggak kepikiran apresiasi atau penghargaan, tapi pas dapat ya senang luar biasa. Aku enggak pernah menargetkan ke depan, pokoknya tiap film aku harus ada penghargaan, enggak sama sekali,” Laura Basuki mengakhiri.
Yohanna yang diproduksi Reason8, Summerland, dan Pilgrim Film siap tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 9 April 2026.
Kontributor: Akhmad Sekhu





