Connect with us

Lifestyle & Sport

Liverpool Jaga Catatan Sapu Bersih Grup B Saat Bungkam Porto

Published

on

Channel9.id – Jakarta. Liverpool menjaga catatan sapu bersih kemenangan di Grup B Liga Champions saat membungkam Porto dengan skor 2-0 di Stadion Anfield, Rabu waktu setempat (Kamis WIB).

Gol-gol yang dicetak Thiago Alcantara dan Mohamed Salah ke gawang Porto memastikan Liverpool meraih lima kemenangan dalam lima pertandingan yang sudah mereka jalani di Grup B.

Liverpool mantap di puncak klasemen Grup B dengan raihan 15 poin penuh, sementara Porto tertahan di posisi kedua dengan lima poin, demikian catatan laman resmi UEFA.

Baca juga: West Ham Libas Liverpool 3-2 di Stadion Olimpiade London

Juergen Klopp menerapkan rotasi cukup banyak dalam susunan pemainnya dengan menempatkan Takumi Minamino dalam trisula lini depan serta memberi kesempatan talenta muda Tyler Morton melakoni debut di Liga Champions.

Bahkan, gelandang berusia 19 tahun yang baru melewati momen serupa di Liga Inggris akhir pekan lalu itu dipercaya untuk tampil 90 menit penuh.

Mengusung misi untuk mengunci kelolosan ke babak 16 besar, Porto tampil agresif membombardir pertahanan tuan rumah sejak sepak mula, sayang dua peluang bagus gagal dioptimalkan Mehdi Taremi dan Otavio.

Setelah sukses meredam agresivitas Porto, Thiago membuat lini belakang tim tamu kecolongan dan Sadio Mane menyarangkan bola ke dalam gawang pada menit ke-37, sayang gol itu belakangan dianulir oleh VAR karena offside.

Liverpool tampil lebih tajam di babak kedua dan hasilnya pada menit ke-52 Thiago membuka keunggulan tuan rumah lewat sambarannya atas bola muntah hasil sapuan Chancel Mbemba atas tendangan bebas Alex Oxlade-Chamberlain.

Enam menit berselang, Porto nyaris menyamakan kedudukan tetapi kiper Alisson Becker sigap mengamankan gawang Liverpool dari tembakan sudut sempit Luis Diaz.

Liverpool kembali mendapati gol mereka dianulir oleh VAR setelah Takumi Minamino dinyatakan sudah terjebak offside saat menyambar bola liar tembakan Mane pada menit ke-62.

Delapan menit kemudian, Salah menggandakan keunggulan Liverpool dengan ketenangannya mengendalikan umpan sodoran Jordan Henderson sebelum memperdaya kiper Diogo Costa di area tiang dekat.

Keunggulan 2-0 bertahan hingga bubaran dan Liverpool membuka peluang untuk mencatatkan sapu bersih pertama mereka di grup Liga Champions.

Rangkaian pertandingan terakhir Grup B dijadwalkan berlangsung pada 8 November nanti, saat Porto menjamu Atletico di Stadion Dragao dan Milan menanti kedatangan Liverpool di San Siro.

HY

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lifestyle & Sport

Dybala Gagal Eksekusi Penalti, Juventus Tetap Kantungi Tiga Poin

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Paulo Dybala gagal mengeksekusi tendangan penalti, namun Juventus tetap mengantungi tiga poin dari markas Salernitana dengan kemenangan 2-0 atas tuan rumah dalam laga pekan ke-15 Liga Italia di Stadion Arechi, Salerno, Selasa waktu setempat (Rabu WIB).

Sebelum gagal mengkonversi penalti itu, Dybala sudah lebih dulu membawa Juve memimpin pada menit ke-21 lewat penyelesaian apiknya memanfaatkan umpan kerja sama satu dua dengan Dejan Kulusevski.

Tuan rumah nyaris memberi balasan instan melalui umpan terobosan Luca Ranieri kepada Simy, tetapi penyerang asal Nigeria itu gagal menaklukkan kiper Wojciech Szczesnya dalam situasi satu lawan satu.

Baca juga: Allegri Yakin Kemenangan Atas Fiorentina Jadi Titik Balik Juventus

Pada menit ke-28, kapten Giorgio Chiellini, yang akhirnya kembali dari cedera berkepanjangan, sempat menjebol gawang Salernitana tapi golnya dianulir karena offside.

Keunggulan 1-0 Juve bertahan hingga turun minum dan Salernitana kembali memperoleh peluang untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-58 saat Ranieri menaklukkan Szczesny dengan tembakan menyilang, sayang bola berakhir membentur tiang gawang.

Pada menit ke-70, Alvaro Morata berhasil menggandakan keunggulan Juventus dengan sontekan di antara dua kaki kiper Vid Belec saat menerima umpan tarik kiriman Federico Bernardeschi.

Juve terus menekan, tetapi upaya mereka memperlebar keunggulan lewat Kulusevski dan Dybala masih bisa dimentahkan oleh Belec.

Juve memperoleh kesempatan untuk melengkapi kemenangan saat mendapatkan hadiah tendangan penalti pada menit ketiga injury time setelah Morata dijatuhkan oleh Norbert Gyomber.

Dybala maju jadi algojo dan terpeleset kala mengambil ancang-ancang sehingga sepakannya melambung tinggi di atas mistar gawang sementara penyerang asal Argentina itu terjatuh keras di atas lapangan, pun demikian Juve tetap menang 2-0.

Meski menang, Juve tertahan di posisi ketujuh klasemen karena kalah selisih gol dari Fiorentina yang sama-sama mengoleksi 24 poin, sedangkan Salernitana kian terpatri jadi juru kunci dengan delapan poin, demikian catatan laman resmi Liga Italia.

Dalam pertandingan lain yang berlangsung bersamaan di Marc’Antonio Bentegodi, Verona harus rela berbagi poin setelah ditahan imbang 0-0 oleh tamunya, Cagliari.

Verona tertahan di urutan kesepuluh dengan 20 poin, sedangkan Cagliari menempati posisi kedua dari bawah alias peringkat ke-19 dengan sembilan poin.

Di pertandingan selanjutnya, Juventus akan menjamu Genoa di Stadion Allianz pada Minggu (5/12) ketika Verona bertandang ke Pier Luigi Penzo menghadapi Venezia.

Sehari sebelumnya, Salernitana akan menyambangi San Siro menantang AC Milan dan pada Senin (6/12) Cagliari menjamu Torino di Unipol Domus.

HY

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Penalti Larut Raphinha Antar Leeds Kalahkan Crystal Palace

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Penalti larut yang sukses dikonversi oleh Raphinha memenangkan Leeds United atas Crystal Palace dengan skor 1-0 dalam laga pekan ke-14 Liga Inggris, di Stadion Elland Road, Selasa waktu setempat (Rabu WIB).

Penalti itu didapatkan Leeds setelah Marc Guehi berduel dengan Liam Cooper mengantisipasi umpan silang, tetapi bek Palace itu dinyatakan menyentuh bola dengan tangannya.

Wasit Kevin Friend sampai harus meninjau layar tepi lapangan untuk memastikan insiden itu patut berujung tendangan penalti yang akhirnya dihadiahkan kepada Leeds dan disertai ganjaran kartu kuning untuk Guehi.

Baca juga: Liverpool Menang 3-0 Atas Leeds United

Raphinha menjadi algojo tendangan penalti dan dengan tenang melesakkan bola melewati jangkauan kiper Vicente Guaita, untuk membawa Leeds memenangkan pertandingan pada menit ketiga injury time.

Secara statistik, Leeds memang patut meraih kemenangan kali ini, sebab tim besutan Marcelo Bielsa itu tampil mendominasi nyaris 62 persen penguasaan bola yang berusaha mereka konversi lewat 16 percobaan tembakan.

Sebelum gol penalti Raphinha, Leeds seharusnya membuka keunggulan lebih awal pada menit ke-52, sayang Rodrigo Moreno membuang sia-sia peluang emas menerima umpan silang berbahaya kiriman Daniel James.

Sebaliknya, kendati banyak tertekan, Palace nyaris mencuri keunggulan pada menit ke-79 apabila kiper Illan Meslier tak melakukan penyelamatan gemilang dengan kakinya untuk menghalau bola sontekan Christian Benteke tepat di garis gawang.

Kemenangan kedua Leeds dalam lima pertandingan terakhir membawa mereka naik ke posisi ke-15 klasemen dengan koleksi 15 poin, sedangkan Palace harus rela turun ke urutan ke-12 dengan 16 poin, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.

Pada pertandingan selanjutnya, kedua tim akan bermain pada Minggu (5/12), saat Leeds menjamu tim promosi Brentford di Elland Road dan Palace bertandang ke Old Trafford menghadapi Manchester United.

HY

Continue Reading

Lifestyle & Sport

Penyerang Persita Alex Goncalves Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. TIRA Persikabo melaporkan mantan pemainnya yang kini bermain untuk Persita Tangerang, Alex Goncalves, ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa 30 November 2021.

Alex Goncalves dipolisikan atas tuduhan melakukan pencemaran nama baik klub dan nama presiden TIRA Persikabo.

Alex Goncalves dituduhkan telah mencemarkan nama baik klub Persikabo 1973 dengan pernyataannya yang tidak sesuai dengan fakta.

Baca juga: Tira Persikabo Klaim Gaji Alex dos Santos Sudah Sesuai Aturan

“Apa yang dilakukan Alex Dos Santos telah mencemarkan nama baik Persikabo 1973 sebagai klub sepak bola profesional di tanah air. Tentu ini secara tidak langsung juga mempermalukan sepak bola Indonesia. Karena itu, kami melaporkan dia ke polisi untuk menjaga marwah klub professional di tanah air,” jelas Presiden klub Persikabo 1973, Bimo D.P Wirjasoekarta, Selasa (30/11/2021).

TIRA Persikabo merasa belum cukup setelah mengajukan banding keputusan DRC FIFA soal pengaduan Alex  Goncalves.

Membawa masalah ini ke ranah hukum menjadi pilihan karena manajeman TIRA Persikabo ingin menjaga marwah klub profesional di Tanah Air.

Selain itu, TIRA Persikabo menganggap tidak ada itikad baik dari Alex. Bimo menegaskan, manajemen TIRA Persikabo telah memenuhi semua kewajiban bagi pemain sesuai dengan ketentuan  yang diatur dalam surat keputusan Federasi Sepak bola Indonesia, PSSI, di masa pandemi Covid 19 di tahun 2020.

Pihak manajemen pun tetap memberikan fasilitas rumah, mobil dan fasilitas kesehatan, bila mana pemain sakit atau cidera.

Dengan demikian, apa yang disampaikan Alex Dos Santos lewat akun pribadi media sosialnya, tidak benar dan tidak sesuai fakta.

“Soal gaji, pemotongan 25 persen dari bulan berjalan karena pandemi Covid 19 di tahun 2020, hal ini sudah sesuai SKEP PSSI. Bahkan di awal kontrak, dia juga sudah menerima uang muka dan juga dua bulan pertama dia menerima 100 persen,” lanjut Bimo.

“Pada bulan September 2020 dia memohon untuk mendapatkan tambahan dan telah dipenuhi menjadi 40 persen untuk bulan september. Jadi, tidak ada yang tidak diakomodir keinginan pemain. Soal sekolah anak, yang dia keluhkan, itu bukan tanggungan klub, karena dikontrak memang tidak dicantumkan,” sambung pemuda yang bergabung dengan manajemen TIRA Persikabo tahun 2018 ini.

Permasalahan dengan Alex pun membuat Bimo kecewa berat. Menurutnya, pihak manajemen selalu mengutamakan penyelesaian terbaik dengan jalan musyawarah.

Semua pemain Persikabo 1973 pun telah menyepakati apa yang menjadi kebijakan klub.

“Kami selalu mengedepankan penyelesaian masalah dengan cara terbaik melalui musyawarah. Namun, Alex justru memilih cara yang lain. Sebagai klub profesional, kami juga tidak mau dipermalukan dan diinjak-injak pemain asing. Kami mengambil tindakan untuk menjaga martabat kami dan marwah klub profesional di tanah air,” tegas Bimo.

Tak hanya laporan untuk pencemaran nama baik klub, Bimo juga melaporkan Alex atas pencemaran nama baik dirinya.

Pernyataan Alex membuat nama Bimo menjadi jelek di persepakbolaan Indonesia.

“Secara pribadi nama saya pun ikut tercemar dan bisa menjadi catatan  negatif buat karier saya. Padahal, semua kebijakan yang diambil klub selalu mengacu pada regulasi yang ada,” ujar Bimo.

Padahal selama mengurusi TIRA Persikabo akhir 2018 lalu,  semua urusan dengan pemain lokal ataupun asing berjalan lancar.

HY

Continue Reading

HOT TOPIC