Connect with us

Hot Topic

Menang Lawan Taiwan, Timnas Indonesia Naik 6 Peringkat

Published

on

Channel9.id – Jakarta. Timnas Indonesia naik 6 peringkat ranking FIFA usai memenangi laga kontra Taiwan di playoff kualifikasi Piala Asia 2023.

Di laga yang dilangsungkan di Stadion Buriram, Thailand, itu, Indonesia menang 2-1. Gol skuad Garuda diciptakan oleh Ramai Rumakiek (20’) dan digandakan oleh sang kapten Evan Dimas (51’). Di penghujung babak, mereka harus kebobolan dari pemain lawan yakni Heng Pin Hsu (78’).

Dengan hasil ini, rangking Indonesia bertambah naik 6 peringkat menuju posisi 169 dengan mengemas 971,67 poin.

Adapun pengurangan poin untuk Taiwan sebanyak 14,62 poin. Mereka pun kini terperosok sebanyak 5 peringkat sehingga menghuni peringkat 156 dengan mengemas 1031,72 poin.

Baca juga: Indonesia Menang 2-1 Atas Taiwan

Laga berikutnya, Timnas Indonesia kembali akan bertemu dengan Taiwan di stadion yang sama untuk melakoni laga leg kedua.

Laga leg kedua nanti akan digelar pada 11 Oktober 2021. Sementara itu, satu laga playoff lainnya yang mempertemukan Guam vs Kamboja akan digelar pada 12 Oktober 2021 untuk leg 2.

Pemenang dari masing-masing laga akan otomatis mengantarkan mereka ke kualifikasi tahap ketiga Piala Asia 2023. Di tahap ketiga, sebanyak 24 tim akan bersaing untuk mendapatkan tiket ke putaran final.

HY

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Hikmahanto: Cegah Intervensi Asing Berkedok Hibah

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Pemerintah baik pusat maupun daerah diharapkan dapat menyusun kebijakan yang mengutamakan kepentingan rakyatnya secara berdaulat dan bebas dari intervensi lembaga-lembaga donor asing.

Hal tersebut disampaikan oleh Guru Besar Hukum Internasional UI, Hikmahanto Juwana. Dia mendukung pemerintah untuk teguh menolak segala bentuk intervensi, lantaran belakangan marak isu intervensi asing melalui dana hibah yang diberikan Bloomberg Philanthropies untuk mendiskreditkan industri hasil tembakau (IHT) nasional.

“Belakangan kita mendengar kabar bahwa ada LSM luar negeri yang berupaya untuk mempengaruhi kebijakan yang dibuat pemerintah. Pemerintah sendiri sangat teguh tidak mau diatur oleh negara lain ataupun LSM asing,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (28/10).

Bloomberg Philanthropies memang memiliki rekam jejak sebagai pemberi hibah kepada lembaga swadaya masyarakat, instansi pendidikan, dan lembaga riset untuk melakukan kampanye anti tembakau yang sangat eksesif. Tak cuma kepada lembaga non pemerintah, aliran dana Bloomberg juga terbukti mengalir ke sejumlah pemerintah. Di Indonesia, hibah Bloomberg juga tercatat mengalir ke sejumlah pemerintah daerah.

Baca juga: Gaperoma Minta Relaksasi Cukai Rokok Sampai 2021

Paling anyar, Pemda DKI Jakarta juga diduga menerbitkan Seruan Gubernur 8/2021 tentang Pembinaan Kawasan Dilarang Merokok karena didorong hibah dari Bloomberg.

“Kenapa Pemda (DKI Jakarta) malah membuat Sergub seperti itu? Kita harus membuat kebijakan agar kita tidak bergantung dengan negara lain. Membiarkan LSM asing memasuki proses pembuatan kebijakan di Indonesia adalah bentuk intervensi, meski intervensi ini tidak seperti intervensi dalam hukum internasional. Intervensi ini harus kita lawan karena berlaku sesaat, dan cenderung tidak berkelanjutan dan tidak menawarkan solusi nyata dengan kondisi yang ada di negara kita,” paparnya.

Dalam laman resminya Bloomberg Philanthropies mengaku telah menjadikan Indonesia sebagai satu dari sepuluh negara target utama dalam program-progam anti tembakau global bersama India, Tiongkok, Brasil, Meksiko, Vietnam, Filipina, Pakistan, Bangladesh, dan Ukraina. Negara-negara tersebut memang telah terbukti menerbitkan regulasi anti tembakau yang eksesif berkat hibah Bloomberg.

Parahnya ada banyak dampak buruk yang kemudian tercipta dari hasil regulasi-regulasi yang diintervensi tersebut. Di Filipina misalnya, para pekerja perusahaan rokok sempat dilarang mengakses vaksin Covid-19 yang disediakan oleh pemerintah bagi masyarakatnya. Hal ini karena adanya larangan pemerintah Filipina untuk berinteraksi dengan industri tembakau.

Mengutip The Manila Standard, ketentuan yang terbit satu dekade lalu ini disahkan tak lama setelah Departemen Kesehatan dan Komisi Layanan Masyarakat Filipina menerima hibah bernilai besar dari Bloomberg Philanthropies.

Dampak-dampak yang eksesif atas intervensi kebijakan ini yang menurut Anggota Komisi XI DPR RI Misbhakun kerap dilupakan oleh para pengampanye anti tembakau dalam jaringan Bloomberg Philanthropies. Alasannya, tujuan kampanye anti-tembakau dari Bloomberg memang bukan soal mendorong kesehatan publik, melainkan mengintervensi kebijakan dengan cepat agar sesuai dengan kerangka global.

“Ini yang perlu kita hati-hati, karena yang terjadi akhirnya adalah susup menyusupi kebijakan. Maka kita juga perlu membangun kewaspadaan bersama. menjaga kemandirian negara, menjadikan tembakau industri strategis,” ungkapnya dalam kesempatan terpisah.

Lebih lanjut, Misbhakun juga menjelaskan kampanye anti tembakau kerap menegasikan konteks IHT yang merupakan salah satu komoditas unggulan nasional yang menjadi sumber pendapatan serangkaian rantai industri, termasuk jutaan petani tembakau, cengkih, sampai pekerja pabrik rokok. Intervensi kebijakan anti-tembakau serta merta akan mematikan orang-orang yang bergantung kepada IHT.

“(Intervensi) ini sangat berbahaya. Agenda-agenda asing yang masuk dalam proses pengambilan kebijakan kemudian menginfiltrasi dalam rangka bukan membangun kemandirian dan kedaulatan, tidak mencerminkan negara merdeka,” pungkasnya.

IG

Continue Reading

Hot Topic

Hari Sumpah Pemuda, Kabareskrim: Momentum Perkuat Rasa Cinta Tanah Air

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menyatakan, peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, menjadi momentum bagi generasi muda untuk merawat, menjaga kebhinekaan dan memperkuat rasa cinta tanah air.

“Cinta tanah air ini merupakan bagian dari teladan Nabi Muhammad SAW. Ketika itu Rasulullah SAW begitu berat meninggalkan Kota Mekah tempat kelahirannya untuk hijrah ke Madinah,” kata Agus, Kamis 28 Oktober 2021.

Mantan Kapolda Sumut ini menyatakan, rasa cinta tanah air harus benar-benar ditanamkan mulai sedini mungkin bagi segenap generasi bangsa Indonesia.

“Rasa cinta tanah air harus mengakar. Hanya dengan cinta tanah air, bangsa Indonesia ini akan makmur dan sejahtera. Dengan cinta tanah air sebagaimana anjuran Rasulullah SAW, maka bangsa ini akan bersatu,” ujarnya.

Baca juga: Peringatan Sumpah Pemuda, Ketua DPR: Jangan Bosan Bicara Kebhinekaan dan Persatuan

Di bulan bersejarah serta masih dalam suasana Maulid Nabi Muhammad SAW, Agus Andrianto mengajak seluruh masyarakat untuk menanamkan rasa cinta tanah air dengan meningkatkan ketakwaan dan keimanan kita dengan mencintai tanah air.

Sebagai penerus generasi bangsa, Agus Andrianto kembali mengajak dan mengingatkan semua pihak untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.

“Devide at Impera yang adaptif seiring perkembangan zaman akan terus ada dilakukan pihak-pihak tertentu untuk mengoyak-ngoyak kesatuan bangsa. Ongkosnya murah, mudah dan masif, yaitu dengan isu SARA. Untuk menepis ini semua cuma satu, perkuat rasa cinta tanah air,” katanya.

Agus Andrianto kembali mengingat salah satu pesan perjalanan seniornya dalam bincang-bincang beberapa tahun lampau.

“Dunia itu fana, yang ketipu sama dunia artinya orang jujur makanya dia harus bersyukur, karena telah mengikuti ajaran Agama. Tapi hati-hati ya, Agama juga mengingatkan kita untuk tidak ketipu sama dunia,” kata Agus.

Oleh karena itu, bersyukurlah bagi mereka-mereka yang mau berpikir untuk mengerti, memahami dan bersyukur agar mendapatkan petunjuk sehingga memperoleh hikmah dalam perjalanan hidup berbangsa dan bernegara.

HY

Continue Reading

Hot Topic

Peringatan Sumpah Pemuda, Nadiem Makarim: Kita Harus Ingat Sejarah Sebagai Lompatan

Published

on

By

Channel9.id-Jakarta. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim merefleksikan peringatan Sumpah Pemuda sebagai hari kemenangan bagi generasi muda.Nadiem mengimbau agar selanjutnya generasi muda untuk terus maju bersama.

“Para pelajar di seluruh Indonesia, bayangkan jika generasi pendahulu kita tidak menyatukan gagasan mereka atas sebuah bangsa yang bersatu dan merdeka. Bayangkan jika sumpah pemuda tidak pernah dicetuskan dan diikrarkan oleh pemuda penggerak bangsa. Dan jika semua itu tidak pernah terjadi, saya yakin kita tidak berdiri di sini sebagai pelajar yang merdeka dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita. Kita harus terus mengingat tapak-tapak sejarah sebagai lompatan,” ujarnya lewat Youtube Kemendikbud RI, Kamis (28/10).

Baca juga: Optimisme Jokowi Akan Potensi Lompatan Kemajuan di Bidang Pendidikan 

Menurutnya, generasi muda perlu untuk tidak hanya sekadar mengejar ketertinggalan, tetapi juga melewati masa yang penuh tantangan dan keterbatasan secara bergotong-royong.

“Sekarang saatnya, jangan mundur lagi. Arahnya satu, maju. Caranya juga satu maju bersama. Kita harus melompat sekarang, karena mengejar ketertinggalan saja tidak cukup. Setelah melewati masa yang penuh tantangan dan keterbatasan. Ini waktunya bersatu, bangkit dan tumbuh,” ujarnya.

Nadiem yang menggunakan pakaian adat Melayu tersebut menambahkan Indonesia di tangan para pemuda adalah Indonesia yang memberikan contoh pada negara-negara lain.

Bahkan, Indonesia di tangan pemuda merupakan Indonesia yang memerdekakan generasi penerus untuk belajar, berinovasi, dan berbudaya.

Oleh sebab itu, Nadiem mengajak generasi muda untuk ikut dalam perjuangan meraih kemerdekaan dalam berbagai bidang. Perbedaan bukan halangan bagi kekuatan untuk menyatukan semua.

“Keberagaman bukan alasan untuk mundur, tetapi mendorong untuk bergerak serentak dengan teman-teman pemuda. Usia saya tidak jauh berbeda. Saya merasakan tantangan yang dihadapi, saya belajar lebih baik untuk bangsa ini, cita-cita bangsa dengan cara yang positif dan berkolaborasi,” katanya.

Nadiem melanjutkan, agar ke depan generasi muda untuk terus bersatu dan maju bersama untuk Indonesia agar menjadi bangsa yang tangguh.

“Mari tetap semangat bergerak serentak, mewujudkan Merdeka Belajar untuk semua pemuda-pemudi Indonesia,” ujarnya.

IG

Continue Reading

HOT TOPIC