Menlu Junta Myanmar Adakan Pertemuan dengan PM Kamboja
Internasional

Menlu Junta Myanmar Adakan Pertemuan dengan PM Kamboja

Channel9.id-Myanmar. Menteri Luar Negeri Junta Myanmar, Wunna Maung Lwin, mengadakan pertemuan di Kamboja pada hari Selasa (7/12/2021). Pertemuan tersebut dilakukan sehari setelah Aung San Suu Kyi diputuskan akan mendekam di penjara selama empat tahun atas dakwaan provkator dan melanggar protokol Covid-19.

Wunna Maung bertemu dengan Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen di Istana Perdamaian, Phnom Penh. Dalam foto resmi yang diambil, keduanya bersalaman dengan menggunakan sikutnya.

Baca juga: Pengadilan Myanmar Putuskan Suu Kyi Dipenjara Selama 4 Tahun

Tahun depan, Kamboja akan menjadi ketua persekutuan negara-negara Asia Tenggara, ASEAN.

ASEAN akhir-akhir ini sempat mengalami masalah karena perbedaan pendapat mengenai upaya diplomat untuk mengakhiri krisis di Myanmar semenjak kepemerintahan Aung San Suu Kyi digulingkan pada tanggal 1 Februari. Ia dan pejabat lainnya ditangkap oleh pihak junta.

Setelah kejadian tersebut, ASEAN memutuskan untuk tidak mengundang pemimpin junta, Min Aung Hlaing, ke KTT tahunan ASEAN pada bulan Oktober lalu setelah Junta Myanmar tidak mengindahkan kesepakatan sebelumnya dengan ASEAN.

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen pada Senin lalu mengungkapkan ketidaksenangannya dengan keputusan tersebut dan menuturkan kalau junta seharusnya diundang pada pertemuan tersebut.

Kondisi Myanmar semakin memburuk setelah terjadinya kudeta. Masyarakat turun ke jalan dalam skala nasional dan menarik perhatian internasional.

Senin kemarin, pengadilan Myanmar menyatakan Suu Kyi bersalah atas dakwaan tindakan provokatif dan pelanggaran protokol Covid-19. Keputusan tersebut memicu kecaman internasional dan menyebutkan proses pengadilan tersebut “sudah direncanakan”.

Hun Sen, yang akhir-akhir ini kerap dikritik oleh aktivis HAM dan pemerintah negara Barat atas tindakannya yang dianggap melawan demokrasi, pada hari Senin lalu menyebutkan kalau ia berencana mengunjungi Myanmar untuk mengadakan pertemuan dengan pihak junta.

(RAG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  26  =  31