Hot Topic

Menlu Sugiono Galang Dukungan untuk Pencalonan RI Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB

Channel9.id – Jakarta. Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono memanfaatkan rangkaian High-Level Week Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB) di New York, Amerika Serikat, untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB periode 2029–2030. Upaya tersebut dilakukan melalui sejumlah pertemuan dengan negara-negara sahabat Indonesia di sela agenda SMU PBB.

Sugiono mengatakan diplomasi untuk memperoleh dukungan akan terus dilakukan selama rangkaian pertemuan di New York.

“Saya juga menggunakan berbagai pertemuan tersebut untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030,” kata Sugiono dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).

Salah satu forum yang dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antarnegara adalah pertemuan tingkat menteri ASEAN dan Pacific Alliance. Forum tersebut mempertemukan negara-negara ASEAN dengan empat anggota Pacific Alliance, yakni Meksiko, Kolombia, Peru, dan Chile.

Pertemuan itu membahas penguatan kemitraan kedua kawasan melalui sejumlah bidang kerja sama, seperti pendidikan, pariwisata, digitalisasi, dan kota cerdas atau smart cities.

Selain forum multilateral, Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Jerman, Inggris, dan Belanda. Ia juga menggelar sejumlah pertemuan pull-aside dengan beberapa menteri luar negeri dari negara lain.

Sugiono turut bertemu kandidat Sekretaris Jenderal PBB dari Kosta Rika serta mengikuti pertemuan trilateral bersama Belanda dan Wakil Sekretaris Jenderal PBB Jean-Pierre Lacroix. Pertemuan-pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan bilateral serta berbagai isu regional dan global.

Menurut Sugiono, diplomasi yang dilakukan Indonesia di sela rangkaian SMU PBB tidak hanya berkaitan dengan pencalonan di DK PBB, tetapi juga diarahkan untuk memperjuangkan kepentingan nasional.

“Pertemuan-pertemuan dan potensi-potensi yang kita bahas tentunya akan terus kita dorong untuk dapat memberikan manfaat konkret bagi pembangunan dan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Rangkaian diplomasi Indonesia di New York masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Sejumlah isu yang akan dibahas antara lain perdamaian dan keamanan, Palestina, pembangunan, lingkungan, perlindungan pekerja kemanusiaan, serta peace building.

“Saya akan mengikuti berbagai pertemuan yang membahas isu perdamaian dan keamanan, Palestina, pembangunan, lingkungan, perlindungan pekerja kemanusiaan hingga peace building,” kata Sugiono.

HT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

81  +    =  84