Connect with us

Hot Topic

MER-C Tidak Punya Lab, Spesimen Rizieq Shihab Diperiksa Dimana?

Published

on

Channel9.id – Jakarta. Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menyatakan, hasil swab test Rizieq Shihab dan keluarganya sudah keluar. Hasil tes itu sudah diserahkan ke pihak keluarga.

“Itu hasil (swab test) itu dilaporkan ke keluarga (Rizieq),” kata Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad dilansir Detik.com, Senin (30/11).

Namun, Sarbini mengakui MER-C tidak punya laboratorium untuk tes Covid-19. Terkait laboratorium pemeriksaan swab Rizieq, Sarbini menyebut labnya rahasia.

Baca juga: Heboh Foto Hasil Swab Rizieq Positif Corona, FPI: Itu Hoaks  

“Mer-C tidak punya laboratorium. Itu jelas ya, clear ya. Tidak ada mengatakan bahwa MER-C punya laboratorium, kita tidak punya,” kata Sarbini.

Berdasarkan hal itu, diperiksa di mana spesimen swab Habib Rizieq? Apakah semua laboratorium PCR terintegrasi dengan Satgas Covid-19?

“Iya, yang sudah menjadi rujukan Covid-19 oleh Kemenkes,” kata juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dilansir detik.com, Senin (30/11).

Prof Wiku menyampaikan, laboratorium yang ditetapkan oleh Kemenkes seluruhnya sudah terintegrasi dengan Satgas dan menjadi acuan untuk pendataan.

Namun, Prof Wiku tidak menyebut secara langsung apakah ada lab yang tidak termasuk dalam daftar rujukan atau tidak.

“Jika sudah menjadi rujukan pastinya hasil test langsung terintegrasi dengan data di Kemenkes yang juga digunakan untuk analisis di Satgas,” pungkasnya.

HY

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Dugaan SARA ke Natalius Pigai, Bareskrim Polri Panggil Ambroncius Nababan

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Penyidik Bareskrim Polri telah memanggil Ambroncius Nababan terkait dengan kasus dugaan tindakan SARA terhadap eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Dalam hal ini, pihak kepolisian sudah melayangkan surat pemanggilan kepada Nababan. Diketahui pada akun Facebooknya, Nababan menyebut Pigai sebagai gorila dan kadrun gurun.

“Kebetulan untuk yang diduga mempunyai FB, yang mengunggah tentang rasisme itu hari ini sudah kami layangkan surat panggilan. Sudah dibuat oleh Bareskrim untuk dilakukan pemanggilan, sudah kami serahkan kepada yang bersangkutan,” kata Argo di Gedung Humas Polri, Senin 25 Januari 2021.

Argo menyampaikan, penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap Nababan terkait postinganya itu. Pun memastikan akun tersebut memang benar milik yang bersangkutan atau bukan.

“Kami akan menanyakan atau meminta keterangan apakah medsos itu, facebook itu adalah milik yang bersangkutan. Karena dinsinyalir banyak, kami harus memastikan bahwa penyidik itu harus memastika dengan ilmiah bahwa siapa yang mempunyai akun tersebut,” kata Argo.

Tidak hanya itu, penyidik akan meminta keterangan saksi ahli terkait dengan kasus tersebut. Keterangan ahli dibutuhkan untuk proses penyelidikan.

Tindakan SARA Nababan itu bisa dilihat melalui akun facebook miliknya. Nababan memasang foto Natalius berdampingan dengan seekor Gorilla dan Kadrun gurun.

Tindakan Nababan itu untuk menyikapi pernyataan Natalius yang menyatakan masyarakat berhak untuk menolak vaksin Covid-19 karena menolak atau menerima vaksin adalah hak asasi manusia.

HY

Continue Reading

Hot Topic

Polisi Kembali Tangkap Sindikat Penjual Surat Hasil PCR dan SWAB Antigen Palsu

Published

on

By

Channe9.id – Jakarta. Polda Metro Jaya kembali mengungkap sindikat penjual surat hasil PCR dan SWAB Antigen palsu. Adapun polisi berhasil mengamankan delapan orang tersangka. Ini merupakan kelompok ketiga setelah kelompok lainnya yang sudah ditangkap.

“Kita mengamankan sebetulnya delapan tersangka tapi satu masih di bawah umur dan kita tidak tampilkan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat, Senin 25 Januari 2021.

Tubagus menyampaikan, mulanya kasus ini diketahui dari adanya informasi di media sosial terkait jasa penjualan surat hasil PCR dan swab antigen palsu. Dari adanya informasi itu, polisi segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap sejumlah tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan, delapan pelaku memiliki peran yang berbeda-beda dalam membuat dan memasarkan surat palsu tersebut.

Untuk tersangka berinisial RSH berperan menawarkan bisnis surat palsu. Kemudian, RHM yang membuat surat palsu sekaligus bekerja di lab, SP yang menawarkan, MA bagian pemasaran dan KA yang memasarkan surat palsu melalui media sosial. Sedangkan pengguna adalah MA, Y, dan IS.

“Jadi mereka mempunyai PDF dari surat palsunya, tinggal diprint out hasilnya sesuai keinginan mereka,” kata Yusri.

Untuk meyakinkan konsumen, sindikat ini juga membuat stempel klinik untuk surat tersebut. Adapun surat palsu dikeluarkan untuk keperluan bepergian baik dengan pesawat maupun kereta api. Surat palsu PCR dihargai Rp900 Ribu, sedangkan surat swab dihargai Rp75 ribu.

Menurut Yusri, surat tersebut sangat membahayakan lantaran pemesan surat tidak harus melalui tes.

“Kalau si pemesan itu positif maka bisa saja lolos dan tidak diketahui,” ucapnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 263 ayat (1) dengan ancaman hukuman penjara selama enam tahun. Selain itu, pelaku juga dijerat undang-undang ITE.

HY

Continue Reading

Hot Topic

Kadiv Humas: Komjen Listyo Sigit Dilantik Jadi Kapolri 27 Januari 2021

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan, pihaknya mendapatkan informasi Komjen Listyo Sigit Prabowo akan dilantik sebagai Kapolri pada Rabu 27 Januari 2021.

“Infonya dilantik tanggal 27,” kata Argo, Senin 25 Januari 2021.

Listyo nantinya akan dilantik oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta. Dengan pelantikan itu, Listyo juga akan resmi menjadi jenderal berbintang empat.

Listyo merupakan calon tunggal Kapolri yang dipilih oleh Presiden Jokowi untuk menggantikan Kapolri saat ini, Jenderal Idham Azis.

Usai mengikuti fit and proper test di Komisi III DPR, rapat paripurna DPR mengesahkan keputusan Komisi III yang menyetujui pengangkatan Listyo sebagai Kapolri.

HT

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC