Minum Itu Penting, Tapi Kalau Berlebihan Juga Berbahaya
Lifestyle & Sport

Minum Itu Penting, Tapi Kalau Berlebihan Juga Berbahaya

Channel9.id-Jakarta. Menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah hal penting. Maka dari itu, jangan sampai Kamu kekurangan cairan, caranya dengan minum. Namun, di lain sisi, terlalu banyak minum atau overhidrasi, bisa berdampak buruk bagi kesehatan, lo.

Untuk diketahui, orang dewasa pada umumnya dianjurkan minum dua liter atau gelas sehari sehari. Namun, perlu dicatat, kebutuhan cairan setiap orang bervariasi. Individu beraktivitas berat dan menghabiskan waktu di luar ruangan memerlukan cairan lebih banyak dibanding mereka yang relatif duduk atau rebahan sepanjang hari.

Kalau Kamu belum tahu dampak minum berlebihan, simak penjelasan berikut ini.

1. Sakit kepala
Sakit kepala merupakan gejala ringan yang ditimbulkan oleh overhidrasi. Ini terjadi karena ketika minum berlebihan, natrium di dalam tubuh akan menurun signifikan. Ini menyebabkan sel tubuh membengkak, termasuk sel-sel otak. Kondisi ini memungkinkan permukaan otak menekan dinding tengkorak. Tekanan ini akan menyebabkan sakit kepala dan kesulitan bernapas.

2. Mual dan muntah
Mual dan muntah juga gejala overhidrasi. Saat tubuh minum lebih banyak dari yang dibutuhkan, kemampuan ginjal untuk membuang kelebihan air pun menurun. Konsentrasi natrium dalam darah pun akan menurun, dan menyebabkan perut kembung yang berujung pada mual dan muntah.

3. Otot lebih lemah
Saat minum berlebihan, konsentrasi elektrolit menurun signifikan. Padahal berbagai elektrolit, seperti natrium, kalium, dan kalsium, dibutuhkan otot untuk melakukan kontraksi dan relaksasi. Kalau sudah demikian, otot sulit melakukan serangkaian aktivitas seperti sedia kala. Belum lagi dengan terjadinya penurunan konsentrasi narium. Maka dari itu, otot jadi melemah dan mudah mengalami kram.

4. Tekanan darah tinggi
Pada kasus tertentu, minum berlebihan bisa menyebabkan tekanan darah tinggi. Ini terjadi lantaran volume darah meningkat signifikan, sehingga jantung harus memompa lebih berat. Alhasil, individu akan mengalami tekanan darah tinggi. Namun, tenanglah, kondisi ini bersifat reversible atau terjadi sementara. Tekanan darah akan kembali normal jika jumlah cairan yang masuk dikurangi.

5. Detak jantung melemah
Berkaitan dengan sebelumnya, peningkatan volume darah akan meningkatkan beban kerja jantung. Akibatnya, detak jantung akan makin lemah atau bradikardia, di mana detak jantung kurang dari 60 detak per menit. Namun, jangan khawatir karena kondisi ini jarang terjadi.

Nah, itu dia dampak buruk overhidrasi. Memang sebaiknya kamu memenuhi konsumsi cairan sesuai kebutuhan.

(LH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

37  +    =  43