Channel9.id – Jakarta. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi dan rotasi terhadap sejumlah pejabat strategis di lingkungan Polri, termasuk Kapolda Metro Jaya.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Dalam telegram tersebut, Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri dimutasi ke Mabes Polri untuk menduduki jabatan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Posisi Kapolda Metro Jaya selanjutnya diisi Irjen Dadang Hartanto yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku.
Asep diketahui baru menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya sejak 5 Agustus 2025. Dengan mutasi tersebut, ia menduduki posisi itu selama sekitar satu tahun dua bulan.
Pergantian Kapolda Metro Jaya menjadi bagian dari perombakan jabatan yang melibatkan 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri. Selain Asep, sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan kapolda juga mendapatkan penugasan baru.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi. Penempatan pejabat baru dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, pembinaan karier, dan penyegaran tugas kepolisian.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri,” kata Isir dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/10/2026).
Dari 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru. Mutasi tersebut juga mencakup kenaikan tingkat kepangkatan bagi 21 personel serta penyesuaian jenjang jabatan bagi sejumlah Pati dan Pamen.
Isir mengatakan para personel yang mendapat penugasan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan jabatan masing-masing. Mereka juga diminta melanjutkan program yang telah berjalan di satuan kerja sebelumnya.
“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujar Isir.
HT




