Channel9.id, Tangerang. Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan turnamen golf dan eksibisi UMKM yang berlangsung di Lippo Golf Karawaci, Tangerang. Acara yang menjadi bagian dari rangkaian ulang tahun ke-6 PBA ini diikuti oleh 144 golfer dan sekitar 26 pelaku usaha UMKM dari berbagai sektor, mulai dari makanan dan minuman, fesyen, hingga kerajinan tangan.
Hadir dalam acara tersebut Menteri Koperasi Dr. Ferry Juliantono SE, MSi, Ketua Dewan Pembina PBA Dr. Bambang Soesatyo, SE,MBA yang juga merupakan anggota Wantimpres, Ketua Umum PBA Dr. Ary Zulfikar, S.H., M.H., serta Dr. Dewi Tenty, S.H., M.H., selaku Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga. Turut hadir pula perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga, termasuk OJK, Bareskrim, dan Kejaksaan Agung.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PBA Dr. Ary Zulfikar menekankan bahwa keberagaman produk UMKM yang ditampilkan—mulai dari F&B, fesyen, hingga kriya—merupakan bukti nyata dukungan PBA terhadap pelaku usaha lokal. Ia mengajak para golfer untuk tidak sekadar melihat, tetapi juga mencicipi dan membeli produk UMKM yang dipamerkan.
“Eksibisi dan turnamen golf ini adalah bagian dari rangkaian ulang tahun ke-6 Perkumpulan Bumi Alumni. Kami ingin para golfer tidak hanya bermain, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan UMKM,” Ujarnya.
Selain mendukung UMKM, PBA juga menjalankan program sosial berupa nikah bersama bagi pasangan marginal di Bandung. Hingga saat ini, program tersebut telah berhasil menikahkan 67 pasangan dengan dukungan pemerintah kota Bandung. Setiap pasangan yang menikah langsung mendapatkan kartu keluarga dan KTP sebagai pasangan sah, sehingga program ini turut menghapus praktik kawin siri dan memberikan legalitas bagi pasangan marginal.
Eksibisi UMKM yang diselenggarakan secara rutin menunjukkan hasil positif. Pada tahun lalu, omset eksibisi mencapai Rp31,7 juta dari 19 UMKM hanya dalam waktu tiga jam. Pada bazar terbaru di awal September yang diselenggarakan di Bandung, omset meningkat menjadi Rp53,3 juta. Dukungan dari para golfer diharapkan dapat terus meningkatkan pencapaian omset tahun ini.
“Eksibisi UMKM menjadi sarana memperkenalkan produk ke pelaku bisnis di Jakarta dan Bandung. Kami optimis omset tahun ini akan melebihi tahun sebelumnya,” ujar Ary.
Visi dan misi PBA adalah tumbuh bersama, sebagaimana tercermin dalam tagline “swing to grow”. Ary menegaskan bahwa fokus organisasi bukan hanya pada pertumbuhan individu, tetapi juga pertumbuhan bersama seluruh anggota dan UMKM.
“Semangat kebersamaan menjadi landasan utama dalam setiap kegiatan organisasi. Kami ingin semua pihak merasakan manfaatnya,” tegasnya.
“PBA juga menciptakan ekosistem dalam mendukung pelaku UMKM, dengan membentuk Koperasi UMKM Alumni Indonesia (KUALI) yang membantu anggotanya dalam melakukan produksi dan pemasaran produk lokal UMKM, pungkas Ary.
Dukungan Kementerian Koperasi
Menteri Koperasi Dr. Ferry Juliantono SE,MSi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara ini. Ia menegaskan komitmen Kementerian Koperasi untuk mendukung pengembangan koperasi dan UMKM, khususnya melalui kolaborasi dengan PBA yang aktif membina UMKM.
“Koperasi kini menjadi salah satu prioritas nasional dalam menggerakkan perekonomian, sejalan dengan arahan Presiden. Kami akan menyampaikan dukungan kepada lembaga pengelola dana bergulir Kementerian Koperasi untuk membantu Koperasi Perkumpulan Bumi Aluminium,” ujar Ferry.
Tema Turnamen Golf dan Eksibisi UMKM yang mengusung “swing to grow” dengan tag line “Produk Lokal, Kualitas Global”, ditambahkan oleh Ferry, yaitu “harga internasional”.
Hal ini dapat dimaksudkan juga bahwa dengan kualitas global, diharapkan UMKM juga dapat memiliki daya saing global dan menguntungkan bagi pelaku UMKM.
Turnamen ini sendiri telah diadakan lima kali dengan partisipasi 144 peserta, menunjukkan antusiasme dan skala yang cukup besar. Ferry juga mengapresiasi panitia, pembina koperasi, dan semua pihak yang terlibat dalam membesarkan koperasi di Indonesia.
“Kegiatan eksibisi UMKM yang diselenggarakan PBA sangat bagus, dan diharapkan dapat dilakukan juga kegiatan serupa oleh PBA dan dapat diselenggarakan di Kementerian Koperasi”, ujar Ferry.
Ketua Dewan Pembina PBA Dr. Bambang Soesatyo SE, MBA, menyampaikan apresiasi besar kepada PBA atas penyelenggaraan ulang tahun ke-6 dan berbagai kegiatan, termasuk turnamen golf yang telah diadakan lima kali serta nikah bersama yang sudah keenam kalinya. Ia menekankan pentingnya kekeluargaan, komunikasi, dan pertemuan rutin antar anggota.
Ia juga mengajak peserta untuk mendukung UMKM dengan berbelanja produk produk yang ikut dalam ekshibisi.
Bamsoet menyampaikan apresiasi kepada pelaku usaha atau pihak-pihak sponsor yang selalu mendukung kegiatan yang dilakukan oleh PBA dalam kegiatan Eksibisi UMKM yang setiap tahun selalu dilakukan oleh PBA.
Konsistensi Pembinaan UMKM
Dr. Dewi Tenty, S.H., M.H., selaku Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga PBA, menyoroti pentingnya konsistensi dalam menyelenggarakan eksibisi UMKM selama lima tahun berturut-turut. Menurutnya, eksibisi ini bertujuan agar UMKM benar-benar naik kelas, bukan sekadar jargon.
“Setiap tahun sekitar 20-30 UMKM terlibat dalam eksibisi, bukan bazar, sehingga seleksi produk lebih ketat. Tantangan utama UMKM adalah memahami selera pasar, khususnya tren di kalangan Gen Z yang lebih menyukai produk lokal, sehat, dan fashion olahraga,” ujarnya.
PBA juga menyediakan pembinaan dan dialog positif melalui grup, mendorong kolaborasi antar pelaku UMKM. Kendala terbesar adalah menjaga konsistensi dan semangat, baik dari sisi penggerak maupun pelaku UMKM, di tengah tantangan regulasi dan dinamika pasar.
“Kami akan terus menyelenggarakan eksibisi UMKM secara konsisten setiap tahun. Pelaku UMKM diharapkan mempelajari tren pasar, khususnya preferensi Gen Z terhadap produk lokal, sehat, dan fashion olahraga,” tambah Dewi.
Dengan semangat “swing to grow” diharapkan terus menginspirasi kolaborasi dan pertumbuhan bersama, tidak hanya bagi anggota PBA, tetapi juga bagi seluruh pelaku UMKM dan masyarakat luas.




