Oki Rengga Ungkap Totalitasnya Bintangi Film ‘Sebelum Dijemput Nenek’
Lifestyle & Sport

Oki Rengga Ungkap Totalitasnya Bintangi Film ‘Sebelum Dijemput Nenek’

Channel9.id-Jakarta. Membintangi sebuah film tentu membutuhkan totalitas agar bisa beraktung sebaik mungkin. Apalagi bahasa daerah yang digunakan berbeda dengan daerah asalnya. Demikian dengan aktor Oki Rengga yang mengungkapkan rahasia keberhasilannya menanggalkan identitas dialek Medan demi tuntutan peran film terbarunya yang syuting di Sleman dan menggunakan bahasa Jawa bertajuk ‘Sebelum Dijemput Nenek’.

“Aku itu orang Jawa, Jawa Tengah, asalnya aku ini orang Jawa, tapi besarnya di Medan. Ini film berbahasa Jawa pertamaku,” kata Oki saat konferensi pers pemutaran pratayang film ‘Sebelum Dijemput Nenek’ di kawasan Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).

Selama ini, Oki dikenal luas dengan logat Medan yang kental, sehingga kemampuannya berbahasa Jawa tanpa jejak dialek Sumatera dianggap sebagai pencapaian yang luar biasa dan mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.

Oki mengakui bahwa profesionalisme merupakan motivasi utamanya dalam menguasai dialek tersebut. Ia sempat berkelakar bahwa tanggung jawab terhadap kontrak kerja mengharuskannya totalitas dalam memerankan karakter Jawa.

Namun, ia menegaskan bahwa hasil akhir di layar tak lepas dari bimbingan ketat sang sutradara, Fajar Martha Santosa.

Menurut Oki, Fajar Martha Santosa berperan penting dalam mengontrol agar dialeknya tidak terasa berlebihan. Meskipun sempat mencoba membawakan bahasa Jawa yang sangat kental, atas arahan sutradara, porsi dialek tersebut dikurangi agar tetap terlihat natural.

“Kita emang dikontrol, dijagain sama Mas Fajar. Menurut Mas Fajar, Jawanya segini aja cukup kok, tidak kelihatan memaksakan,” terangnya.

Kemudahan Oki dalam beradaptasi juga dipengaruhi oleh situasi unik di keluarganya. Ia menceritakan bahwa ayahnya kerap berkomunikasi dengan bahasa Jawa, sementara ibunya menggunakan bahasa Banjar.

Perbedaan bahasa yang sering memicu perdebatan di rumah tersebut justru menjadi latar belakang yang membantunya memahami beragam dialek sejak kecil.

Pada akhir penjelasannya, Oki menyebutkan bahwa dialek Jawa yang ia gunakan lebih condong ke arah Jawa Timur-an, yang memang lazim ditemui pada pemuda keturunan Jawa di Sumatera (Pujakesuma).

Karakteristik dialek inilah yang membuatnya tidak menemukan kendala berarti saat menghidupkan karakter tersebut di depan kamera.

Dalam film terbarunya, Oki memerankan sebagai Kotrek, seorang pemuda urakan yang suka merundung si kembar Hestu (Angga Yunanda) dan Akbar (Dodit Mulyanto).

Film produksi Rapi Films ini dibintangi Angga Yunanda, Dodit Mulyanto, Oki Rengga, Wavi Zihan dan Nopek Novian.

Film ini siap tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 22 Januari 2026.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  8  =  9