Nasional

Operasi DVI untuk Identifikasi Korban Erupsi Semeru Diperpanjang

Channel9.id – Jakarta. Polri memperpanjang Operasi DVI (Disaster Victim Indentification) hingga 3 Januari 2022 untuk mengidentifikasi korban erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

“Perlu diketahui bahwa Operasi DVI ini belum ditutup, artinya terus dibuka selama masih ada jenazah yang belum teridentifikasi,” ucap Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan dilansir dalam keterangan tertulisnya, Jumat 24 Desember 2021.

Ramadhan menjelaskan, Tim DVI Polri telah diturunkan ke lokasi letusan Gunung Semeru sejak tanggal 6 Desember 2021, mereka melakukan operasi kemanusiaan dan mengidentifikasi korban bencana letusan Gunung Semeru yang dikirim ke RSUD Haryoto Lumajang, Jawa Timur.

Baca juga: Tim DVI Polri Identifikasi 30 Jenazah Korban Erupsi Semeru

“Sesuai dengan surat perintah yang ada, maka Operasi Tim DVI ini akan terus diperpanjang sampai dengan 3 Januari 2022,” jelasnya.

Sampai Kamis kemarin, kata Ramadhan, total ada 46 kantong jenazah yang terdiri atas 37 jenazah dan enam potongan tubuh (body part) yang diterima oleh RSUD Haryoto Lumajang.

Dari 46 kantong tersebut, sebanyak 45 kantong telah dilakukan pemeriksaan, 29 telah berhasil teridentifikasi dan 16 kantong belum terindentifikasi. Sedangkan satu kantong lagi masih menunggu proses pemeriksaan.

“Untuk data antemortem yang diterima ada 76 data. Kemudian ada sampel DNA baru keluarga dari total 32 sampel DNA yang diterima, serta 19 sampel DNA postmortem,” kata Ramadhan.

Sementara itu, untuk jenazah dan barang bukti yang belum teridentifikasi, Ramadhan mengatakan akan dikuburkan dengan peti khusus atau aluminium dengan bertanda khusus sehingga jika suatu saat ada cukup data baru akan dilakukan rekonstruksi data postmortem dan antemortem.

“Jika bisa teridentifikasi, jenazah yang sudah dikubur bisa digali dan dipindahkan di tempat yang diinginkan oleh pihak keluarga,” tuturnya.

Ramadhan menambahkan, dalam rangka memaksimalkan layanan identifikasi korban bencana letusan Gunung Semeru, Polda Jawa Timur memindahkan Pos DVI Postmortem dan Antemortem ke Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang.

“Tentunya nanti hasil pemeriksaan DNA bila sudah keluar, kita akan sampaikan kepada rekan-rekan media,” tandas Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan terkait operasi DVI untuk mengidentifikasi korban erupsi Gunung Semeru.

HY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  15  =  17