Connect with us

Hot Topic

Operasi Yustisi Digelar di 8 Titik Seluruh Jakarta

Published

on

Channel9.id – Jakarta. Polri, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP bekerja sama melakukan operasi Yustisi tuk memantau kedisiplinan masyarakat terkait penerapan PSBB total di Jakarta, Senin (14/9). Gabungan personel itu melakukan operasi Yustisi di delapan titik.

“Titik-titik ini seluruhnya di Jakarta ada delapan titik untuk kita melaksanakan operasi yustisi,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Senin (14/9).

Delapan titik itu yakni di Pasar Jumat perbatasan Tangerang, Jalan Perintis Kemerdekaan Perbatasan Bekasi, Kalimalang, Kalideres, Tugu Tani, Asia Afrika, Bundaran HI, dan Semanggi.

Sambodo menyampaikan meski hari ini adalah hari pertama pelaksanaan operasi yustisi, namun personel gabungan akan langsung melakukan penindakan.

Penindakan tersebut mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Baca juga : Polri siap tindak tegas pelanggar protokol kesehatan

Operasi yustisi ini akan digelar selama 24 jam. Selain di delapan titik itu, operasi yustisi juga digelar secara mobile dengan cara melakukan patroli.

“Nanti ada tim patroli yang akan muter kemudian apabila menemukan masyarakat yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan dalam Pergub 88 tersebut tentu akan dilaksanakan penindakan,” tuturnya.

Lebih lanjut, di hari pertama operasi yustini ini, Sambodo menyebut pihaknya masih menemukan masyarakat yang tidak memakai masker atau memakai masker tidak sesuai ketentuan.

“Kalau di dalam Pergub 79 itu adalah masker yang menutupi hidung mulut dan dagu. Kalau masker tidak menutupi hidung mulut dan dagu, maka itu masih dianggap sebagai melanggar aturan,” ujar Sambodo.

(HY)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hot Topic

Positif Covid-19, Arief Budiman: Saya Tetap WFH

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Ketua KPU RI Arief Budiman menyampaikan, dirinya kini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah usai melakukan tes Swab dan dinyatakan positif Covid-19.

Isolasi dilakukan di rumah karena tidak terdapat gejala, batuk, panas, pilek ataupun sesak nafas. Kendati demikian, Arief tetap melakukan pekerjaannya di rumah.

“Saat ini saya sedang menjalani karantina mandiri di rumah, secara kronologis perlu diinformasikan terkait beberapa hal,” kata Arief, Jumat (18/9).

Pada 16 September, Arief melakukan rapid test dan hasilnya non reaktif. Kemudian, 17 September malam, Arief melakukan tes SWAB sebagai syarat menghadiri rapat di Istana Bogor esok harinya.

“Dan hasilnya positif. Kehadiran dalam rapat selanjutnya diwakili oleh anggota KPU,” kata Arief.

Mulai hari ini, Arief sudah melakukan isolasi mandiri di rumah. Di samping itu, KPU menerapkan kebijakan WFH mulai 18 sampai 22 September 2020.

“Saya tetap menjalankan tugas dengan cara WFH, daring,” katanya.

Pihak KPU juga melakukan seterilisasi untuk seluruh area rumah dinas dan kantor.

“Dimulai tanggal 19 besok. Saya tetap menjalankan tugas dengan cara WFH, daring,” kata Arief.

“Demikian beberapa hal yang dapat kami sampaikan, mohon doa dari semua pihak agar bisa diberikan kesehatan bagi kita semua. Semoga kesehatan dan keselamatan selalu tercurahkan untuk bangsa Indonesia,” pungkasnya.

(HY)

Continue Reading

Hot Topic

Menko Ekonomi: BLT 1,8 Juta Guru Honorer Segera Cair

Published

on

By

1,8 Juta Guru Honorer Dapat BLT

Channel9.id-Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 1,8 juta guru honorer.

Nantinya, BLT tersebut akan dikoordinasikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di bawah komando Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Baca juga: Kabar Gembira: Para Guru Honorer Bakal Terima BLT 600 Ribu

“Disampaikan juga, ada program untuk guru honorer sejumlah 1,8 juta yang nanti akan dilaksanakan Kemendikbud,” ujarnya dalam Konferensi Pers Komite Penanganan Covid-19 dan PEN, Jumat (18/09).

Airlangga menuturkan skema BLT tersebut serupa dengan BLT pekerja bergaji di bawah Rp5 juta yang disalurkan melalui Kementerian Ketenagakerjaan. Itu berarti, setiap guru honorer akan mendapatkan insentif sebesar Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, atau totalnya Rp2,4 juta.

“Kebijakan sama dengan subsidi gaji,” ucapnya.

Sebelumnya, satuan tugas (satgas) Pemulihan dan Transformasi Ekonomi (PEN) mengklaim telah BLT kepada 398.637 guru honorer dan tenaga pendidik per 14 September 2020. BLT kepada pegawai honorer di sektor pendidikan merupakan bagian dari program BLT pekerja bergaji di bawah Rp5 juta.

“Hingga 14 September 2020, subsidi gaji telah disalurkan kepada 398.637 pegawai honorer di sektor pendidikan,” ujar Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin.

Ia melanjutkan tenaga honorer pendidik yang mendapatkan bantuan adalah mereka yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Satgas PEN

mencatat program BLT pekerja bergaji di bawah Rp5 juta telah tersalurkan sebesar Rp7 Triliun per 14 September. Jumlah itu, setara 17,43 persen dari pagu anggaran Rp37,87 triliun.

Hingga akhir tahun, 15,72 juta pekerja ditargetkan dapat menerima subsidi ini. Saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan tengah menyalurkan bantuan gelombang ketiga kepada 3,5 juta pekerja.

IG

Continue Reading

Hot Topic

Ketua KPU Arief Budiman Positif Covid-19

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Ketua KPU RI Arief Budiman menyampaikan dirinya positif Covid-19. Itu diketahui usai Arief melakukan tes swab sebagai syarat mengikuti rapat tatap muka di Istana Kepresidenan hari ini.

“Tanggal 17 September malam hari saya melakukan tes swab untuk digunakan sebagai syarat menghadiri rapat di Istana Bogor tanggal 18 September (hari ini) dengan hasil positif (COVID-19),” kata Arief, Jumat (18/9).

Arief mengaku bingung. Lantaran, dia melakukan rapid test yang kesekian kali dan hasilnya nonreaktif.

Terkait rapat di Istana Presiden, Arief akan menunjuk anggota KPU.

“Kehadiran dalam rapat (selanjutnya diwakili oleh anggota KPU,” katanya.

Arief kini menjalani isolasi mandiri di rumah. Arief tak menyebut ada gejala yang menyertai virus di dalam tubuhnya, termasuk tidak mengetahui sumber penularannya.

“Saat ini saya sedang menjalani karantina mandiri di rumah,” ujarnya.

(HY)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

HOT TOPIC