Channel9.id – Jakarta. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 dengan mewisuda 4.745 lulusan program sarjana terapan, sarjana, magister, dan doktor. Prosesi berlangsung dalam tujuh sesi, dan sesi pertama digelar pada Senin, 19/10/26 dengan 728 lulusan program sarjana yang diwisuda.
Dari pantauan Channel9.id di tempat kegiatan wisuda, GOR UNJ Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (19/20/2026) wisudawan sesi pertama berasal dari Program Studi Bimbingan dan Konseling serta Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) sebanyak 151 orang, Program Studi Biologi, Pendidikan Fisika, dan Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebanyak 166 orang, Program Studi Akuntansi dan Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) sebanyak 163 orang, serta Program Studi Psikologi, Fakultas Psikologi sebanyak 248 orang.
Dalam pidatonya, Rektor UNJ, Prof. Komarudin, mengangkat tema “Dare to Grow, Inspire the World” berani bertumbuh, lalu menjadikan pertumbuhan itu sumber inspirasi bagi dunia. Ia menganalogikan perjalanan mahasiswa seperti benih yang tumbuh menjadi pohon, bukan sekadar bertambah tinggi, tetapi juga memberi teduh dan menghasilkan buah.
“Gelar akademik bukan tanda bahwa proses belajar telah selesai. Gelar adalah pengingat bahwa Saudara telah memiliki fondasi untuk terus belajar,” ujar Prof. Komarudin.
Ia menyampaikan enam kunci untuk terus bertumbuh, yaitu tidak berhenti belajar, berani keluar dari zona nyaman, membangun karakter dan integritas, mampu beradaptasi, menjadikan ilmu berguna bagi masyarakat, serta menjadi pribadi yang menginspirasi dunia.
“Pada akhirnya, masyarakat bukan hanya membutuhkan orang pintar. Masyarakat membutuhkan orang yang dapat dipercaya,” jelasnya.
Rektor juga mengapresiasi enam wisudawan berprestasi yang dinilai membawa kebanggaan bagi almamater sebagai berikut.
– Ahmad Rizky Farhan (Bimbingan dan Konseling) — Juara I bidang penalaran tingkat internasional pada World Invention Competition and Exhibition 2021;
– Syifa Robbaniyyah (Manajemen Pendidikan) — trainer tingkat nasional pada Workshop Merangkai Bunga program PEKA bersama BPJS Ketenagakerjaan 2026;
– Shofiatul Zahra (Pendidikan Fisika) — Gold Medal pada International Invention and Innovation Competition MIICA Malaysia 2026;
– Marsyandi Aulia (Akuntansi) — Juara 3 Business Plan Competition Vetepreneur tingkat nasional di Universitas Gadjah Mada 2022;
– Muhamad Al Finsih (Pendidikan Administrasi Perkantoran) — Best Paper pada 12th International Conference on Frontiers of Intelligent Computing 2024 di London;
– Muhammad Rayhan Murtadha (Psikologi) — Gold Award pada I3C 2026.
Selanjutnya, Rektor mengangkat pula kisah Brigjen Raden Mas Abdul Latief Hendraningrat, Rektor IKIP Jakarta periode 1964–1965 yang dikenal sebagai pengibar bendera pusaka pada 17 Agustus 1945. Motto hidupnya, “sepi ing pamrih, rame ing gawe”, disebut Rektor sebagai teladan: tidak menuntut pengakuan, tetapi banyak menghasilkan karya.
Menutup pidatonya, Prof. Komarudin mengajak para wisudawan untuk berpartisipasi dalam Dana Abadi UNJ dengan menyisihkan sebagian rezeki. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan pendidikan dan membantu generasi berikutnya memperoleh manfaat dari keberlanjutan kontribusi alumni.
Dalam kesempatan wisuda ini, UNJ tidak hanya merayakan pencapaian akademik para lulusan, tetapi juga menegaskan harapan agar mereka terus belajar, menjaga integritas, dan menghadirkan dampak positif bagi masyarakat. Semangat “Dare to Grow, Inspire the World” menjadi ajakan bagi seluruh lulusan untuk terus bertumbuh sekaligus menginspirasi dunia melalui karya dan pengabdian.




