Channel9.id – Jakarta. Presiden Prabowo Subianto mengatakan dirinya tidak ingin menjabat sebagai presiden jika masyarakat Indonesia masih hidup dalam kemiskinan. Ia menyebut kesejahteraan rakyat sebagai tujuan kepemimpinannya.
“Saya mau jadi presiden untuk lihat rakyat saya sejahtera. Saya tidak mau jadi presiden, rakyat saya miskin terus, saya tidak mau jadi presiden. Malu saya. Lebih baik saya enggak jadi presiden,” kata Prabowo dalam pembukaan Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, dikutip Channel9.id dari Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (23/10/2026).
Pernyataan itu disampaikan ketika Prabowo meminta para kepala daerah tidak khawatir mengenai aliran dana dari pemerintah pusat ke daerah. Ia menyatakan penyaluran dana ke kabupaten dan provinsi akan lebih besar selama masa pemerintahannya dibandingkan periode sebelumnya.
“Bukan kita kurangi uang di kabupatenmu. Nanti saya buktikan, uang yang mengalir ke kabupatenmu, provinsimu, itu jauh lebih di zaman saya memerintah daripada saya sebelum ini,” ujar Prabowo.
Ia juga menyatakan penyaluran dana ke daerah akan ditingkatkan pada tahun depan. Menurut Prabowo, upaya menggerakkan perekonomian perlu dilakukan melalui daerah, tidak hanya terpusat di tingkat nasional.
“Dan tahun yang akan datang, saya yakini, akan lebih banyak lagi kita salurkan. Seluruh potensi kita adalah untuk memperkuat rakyat. Tujuan kita rakyat sejahtera,” ucapnya.
Prabowo turut meminta para gubernur dan bupati menjadikan kondisi masyarakat sebagai tolok ukur keberhasilan mereka memimpin daerah. Ia menilai kebahagiaan warga seharusnya menjadi kebanggaan bagi seorang pemimpin.
“Kebanggaan kita, para gubernur semua, kebangganmu para bupati, kebanggakan kalian sebagai pemimpin rakyat, kalau kalian datang ke rakyat, rakyatnya senyum. Nah itu kebanggakan kalian,” kata Prabowo.
HT




