Connect with us

Hukum

Protes THR Dipotong, Karyawan Indomaret Dipidanakan

Published

on

Channel.id-Jakarta. Salah seorang pegawai PT Indomarco Prismatama (Indomaret) bernama Anwar Bessy alias Ambon, kini berstatus terdakwa dan tengah menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Anwar adalah salah satu pegawai Indomaret yang memprotes kebijakan perusahaan yang diduga memotong Tunjangan Hari Raya (THR) untuk periode Mei 2020.

“Beliau karyawan tetap Indomaret, yang melaporkan (ke pihak berwajib) pihak Indomaret langsung,” kata Amrizal, salah satu kuasa hukum Anwar Bessy, dikutip tempo.co, Senin (17/5).

Saat ini, kata Amrizal, Anwar masih tercatat sebagai pegawai Indomaret. Tapi, ia diberi hukuman skorsing selama proses persidangan berlangsung. “Statusnya saat ini tahanan kota,” kata dia.

Baca juga: Menaker: Pembayaran THR 2021 Harus Diberikan Paling Lambat H-7 

Kabar soal nasib Anwar Bessy ini sebelumnya diungkapkan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Menurut Said, Anwar merupakan sopir pengiriman barang-barang ke toko Indomaret.

Said menyebut protes berlangsung selama dua hari, 8 dan 11 Mei 2020. Protes dilakukan di Distribution Center (DC) Ancol, Jl.Ancol Barat 7 No 2 Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Said Iqbal menerima informasi ada gypsum yang rusak di hari ketika protes itu dilakukan. Namun demikian, kata dia, kerusakan itu tidak direncanakan sebelumnya oleh Anwar Bessy dan cenderung terjadi tanpa kesengajaaan.

“Itu pun hanya kerusakan kecil. Sayangnya, hal ini dijadikan pembenaran untuk memenjarakan seorang buruh yang mencari keadilan terhadap pembayaran THR,” kata Said Iqbal.

Kini, kasus Anwar Bessy masuk ke PN Jakarta Utara dengan perkara Penghancuran atau Perusakan Barang. Perkara dengan nomor 353/Pid.B/2021/PN Jkt.Utr ini sudah terdaftar sejak Jumat, 26 Maret 2021.

Anwar didakwa dengan Pasal 335 KUHP. Lalu pada 4 Mei 2021, jaksa penuntut umum telah membacakan dakwaan untuk terdakwa. “Selasa besok memasuki agenda pembacaan eksepsi,” kata Amrizal.

IG

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Pengemudi Toyota Fortuner Melepaskan Tembakan di Dekat Kompleks Pati Polri

Published

on

By

Channe9.id – Jakarta. Seorang pengemudi Toyota Fortuner melepaskan tembakan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Aksi penembakan itu terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @cetul.22.

Berdasarkan informsi, penembakan itu terjadi pada Sabtu 19 Juni 2021 malam di lampu lalu lintas Jalan Prof. Joko Sutono, Melawai, Kebayoran Baru, Jaksel, samping kompleks perwira tinggi Polri.

“Untuk korban jiwa maupun material tidak ada,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan Kompol A. Akbar kepada wartawan, Minggu 20 Juni 2021.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki peristiwa tersebut.

“Ditemukan di TKP dua selongsong,” ucap Akbar.

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi. Namun, Akbar tak mengungkapkan berapa saksi yang sudah dimintai keterangan.

Akbar menyampaikan pihaknya juga turut memeriksa kamera CCTV di sekitar lokasi untuk membantu proses penyelidikan.

“Kita juga cari CCTV lain yang kemungkinan menyorot peristiwa itu,” ujarnya.

HY

Continue Reading

Hukum

AJI Medan Tuntut Polres Simalungun Ungkap Pembunuhan Jurnalis Mara Salem Harahap

Published

on

By

Channel9.id – Jakarta. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan meminta Polda Sumut dan Polres Simalungun mengungkap motif dan menangkap pelaku pembunuhan Pemimpin Redaksi lassernewstoday.com, Mara Salem Harahap alias Marsal Harahap.

“Meminta Polda Sumut, Polres Pematangsiantar, Polres Serdangbedagai, dan Polres Binjai untuk melanjutkan proses penyelidikan terhadap kasus kekerasan terhadap jurnalis yang terjadi di wilayahnya,” kata Ketua AJI Medan Liston Damanik, Minggu 20 Juni 2021.

Marsal Harahap tewas karena luka tembakan. Dia ditemukan bersimbah darah di dalam mobil yang dikendarainya, tidak jauh dari rumahnya di Huta VII, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.

Liston Damanik menyampaikan, Media online milik Marsal Harahap kerap memberitakan dugaan penyelewangan yang dilakukan pejabat BUMN, maraknya peredaran narkoba dan judi di Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun, serta bisnis hiburan malam yang diduga melanggar aturan.

Liston menambahkan, pembunuhan Mara Salem Harahap, menambah panjang daftar kekerasan terhadap jurnalis di Sumatera Utara dalam sebulan terakhir.

Sebelumnya, pada 29 Mei, rumah jurnalis linktoday.com, Abdul Kohar Lubis, di Kota Pematangsiantar, diteror orang tak dikenal (OTK) dengan percobaan pembakaran rumah.

Baca juga: Dewan Pers Desak Polisi Segera Selidiki Kasus Pembunuhan Mara Salem

“Pada 31 Mei, mobil jurnalis MetroTV asal Kabupaten Serdangbedagai, Pujianto Sergai, yang terparkir di depan rumahnya dibakar OTK. Pada tanggal 13 Juni, rumah orang tua jurnalis di Kota Binjai, Sofian, dibakar OTK. Sofian yang kerap memberitakan tentang maraknya perjudian di kota itu juga pernah diteror dengan bom molotov dan tembakan airsoft gun di rumahnya,” katanya.

AJI Medan mengecam aksi pembunuhan terhadap Mara Salem Harahap. Apapun alasan yang melatarinya, kekerasan dan aksi main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan karena Indonesia adalah negara yang berdasarkan hukum.

AJI Medan juga meminta semua elemen masyarakat agar mendukung kebebasan pers dan menggunakan mekanisme yang diatur oleh Undang-Undang Pers dalam penyelesaian sengketa pers.

“Meminta seluruh jurnalis di Sumatera Utara untuk mengedepankan profesionalisme dan mengutamakan keselamatan dalam menjalankan kerja jurnalistik,” pungkasnya.

HY

Continue Reading

Hukum

Kontribusi Singapura Bantu Penangkapan Adelin Lis

Published

on

By

Oleh: Azmi Syahputra*

Channel.id-Jakarta. Ini momen bagi tepat bagi Pemerintah Singapura membantu pemerintah Indonesia terkait tertangkapnya buronan kakap kasus korupsi dan pembalakan liar Adelin Lis. Hal itu juga sekaligus membuktikan bahwa Singapura bukan surganya para koruptor.

Adelin Lis yang merupakan buron kasus pembalakan liar lebih dari 10 tahun, tertangkap di Singapura pada 2018. Kejaksaan Agung kemudian menerima surat dari ICA (Imigrasi Singapura) untuk verifikasi pada 4 Maret 2021.
Ia ditangkap karena memalsukan paspor dengan menggunakan nama Hendro Leonardi.

Pemerintah Singapura dan Indonesia adalah pihak dalam treaty on mutual legal assistance (MLA) dalam masalah pidana di antara negara-negara anggota ASEAN. Sehingga sangat patut Singapura merespon dan membantu serta mendukung permintaan Jaksa Agung Indonesia agar Adelin Lis dikembalikan ke Jakarta dan dijemput serta diserahkan pada tim kejaksaan Agung.

Adelin Lis termasuk kategori buron yang berisiko tinggi. Ada beberapa catatan yang dilakukan Adelin Lies pada 2006 ketika ia hendak ditangkap di KBRI Beijing. Adelin bersama pengawalnya melakukan perlawanan dan memukuli Staf KBRI Beijing dan melarikan diri. Ia juga sempat melarikan diri di LP Tanjung Gusta Medan. Melihat hal ini sangat tepat bila pemerintah Singapura medeportasi ke Jakarta melalui Kejaksaan Agung.

Kontribusi bantuan Pemerintah Singapura, Kejaksaan Agung Singapura termasuk pihak Imigrasi Singapura dan Kementerian dalam Negeri Singapura menunjukkan sinergitas dan komitmen pemberantasan korupsi dan konsekuensi tindak lanjut sebagai pihak dalam treaty on mutual legal assistance (MLA) antara Indonesia dan Singapura.

Namun bila pemerintah Singapura tidak membantu dan memudahkan proses pemulangan Adelin Lis, maka benarlah dugaan atas apa yang pernah disampailkan Deputi Penindakan KPK Karyoto. Ia mengatakan Singapura satu-satunya negara yang membuat penegak hukum sulit menangkap buron korupsi dan image Singapura sebagai surganya para koruptor.

*Ketua Asosiasi Ilmuan Praktisi Hukum Indonesia ( Alpha)

Continue Reading

HOT TOPIC