Ruangrima Rilis Single ‘Satusama’, Kisah Pertemuan Bersahaja yang Penuh Makna
Lifestyle & Sport

Ruangrima Rilis Single ‘Satusama’, Kisah Pertemuan Bersahaja yang Penuh Makna

Channel9.id-Jakarta. Dunia entertainment Indonesia melahirkan grup band yang punya ciri khas tersendiri dengan rilisan lagunya mengangkat tema sederhana dalam kehidupan tapi penuh makna penghayatan. Demikian dengan Ruangrima, grup band indie rock/alternative asal Bogor-Jakarta, yang kembali menyapa para pencinta musik tanah air dengan merilis single teranyar yang diberi judul ‘Satusama’.

Lewat lagu ini, Ruangrima menghadirkan perpaduan warna musik shoegaze-dreampop dan alternative rock yang menjadi identitas khas mereka. Nuansa melankolis berpadu dengan atmosfer romantis dan energi modern yang tegas, menciptakan pengalaman mendengar yang intim sekaligus megah.

Rizky Fauz selaku penggagas project Ruangrima mengatakan, Satusama lahir dari perasaan sederhana yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

“Ada pertemuan yang rasanya tenang banget, sampai kata-kata jadi nggak terlalu penting. ‘Satusama’ lahir dari kesederhanaan perasaan itu,” ujar Rizky Fauz dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5/2026).

Lagu ini ditulis sebagai refleksi tentang dua manusia yang menemukan ruang yang sama di tengah hiruk pikuk kehidupan. Bukan kisah cinta yang besar atau dramatis, melainkan rasa familiar yang tumbuh perlahan, seolah pernah saling mengenal bahkan sebelum banyak percakapan terjadi.

Menariknya, Satusama ternyata sudah ditulis hampir satu dekade lalu. Lagu tersebut sempat tersimpan cukup lama sebelum akhirnya menemukan bentuk dan momentum yang tepat untuk dirilis kepada publik.

Proses panjang itu justru membuat lagu ini terasa semakin personal bagi Ruangrima. Fragmen emosi yang pernah tertahan kini dihidupkan kembali melalui aransemen yang jujur dan atmosferik.

Secara musikal, Satusama dibangun dengan progresi chord sederhana serta lirik yang minim. Pendekatan tersebut memberi ruang besar bagi atmosfer musik dan emosi untuk berbicara sendiri kepada pendengar.

Karakter shoegaze-dreampop terasa kuat melalui lapisan gitar yang mengawang, ambience vokal yang melayang, serta dinamika lagu yang perlahan membangun kedalaman emosional. Kesederhanaan itu menjadi inti utama dari lagu ini: sunyi, dekat, dan penuh rasa.

Melalui single terbarunya, Ruangrima berharap Satusama dapat menjadi teman bagi pendengar di momen-momen reflektif dan sunyi. Lagu ini tidak hanya ingin didengar, tetapi juga dirasakan sebagai bagian dari pengalaman personal tiap pendengarnya.

Satusama menjadi single kedua Ruangrima setelah sebelumnya merilis Hujan, Kemana Saja Kau? pada Januari lalu. Kedua lagu tersebut menjadi bagian dari perjalanan menuju perilisan EP terbaru mereka yang direncanakan hadir pada paruh kedua tahun 2026.

Ruangrima juga menyebut rilisan-rilisan mereka sebagai bentuk perkenalan kepada penikmat musik independen Indonesia. Bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan kumpulan suasana, emosi, dan momen yang saling terhubung.

Dalam proses kreatifnya, Ruangrima banyak terinspirasi dari band-band alternative dan indie legendaris, baik global maupun lokal, seperti Cocteau Twins, The Cure, The Jesus and Mary Chain, hingga rumahsakit dan Pure Saturday.

Kontributor: Akhmad Sekhu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  41  =  47