Nasional

Sabet Juara 1 di US, Tim Novadüng ITB Ungguli NTU dan TU Berlin di PDMA GSIC 2026

Channel9.id, Jakarta – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Indonesia. Tim Institut Teknologi Bandung (ITB) yang tergabung dalam Novadüng sukses menyabet Juara 1 (1st Place) dalam ajang Global Student Innovation Challenge (GSIC) 2026 oleh Product Development and Management Association (PDMA).

Kabar kemenangan ini diumumkan langsung melalui akun resmi PDMA International. Pengumuman itu dirilis usai para finalis mempresentasikan ide inovasinya di 2026 PDMA Ignite Innovation Summit dan JPIM Research Forum di Atlanta, Amerika Serikat.

Tim ITB mengusung inovasi bertajuk “Novadüng: A Cassava-Derived Bio-SAP Hybrid Diaper System for Sustainable and Accessible Infant Hygiene in Indonesia”. Karya ini menghadirkan sistem popok bayi hibrida yang ramah lingkungan dan terjangkau. Mereka memanfaatkan Bio-SAP (Super Absorbent Polymer) berbasis pati singkong lokal untuk menjawab tantangan kebersihan bayi.

Delegasi Mahasiswa Lintas Disiplin

Kemenangan gemilang ini dipersembahkan oleh empat mahasiswa ITB, yakni Arvyno Pranata Limahardja, Muhammad Dika Hakim, Nadya Saski Wardiman, dan Naila Faridah Wasilah

Keberhasilan tim ini juga berkat bimbingan sang dosen pembimbing (advising professor), Prof. Sidik Permana. Beliau mengawal riset ini hingga sukses bersaing di panggung dunia.

Ungguli kampus ternama dunia di babak final Atlanta, tim Novadüng ITB sukses mengungguli kampus-kampus top global:

  • Juara 2 (2nd Place): Tim PeatGuard dari Nanyang Technological University (NTU), Singapura. Mereka membawa inovasi pemulihan lahan gambut dengan teknologi satelit (pembimbing: Prof. Ong Chi Wei).
  • Juara 3 (3rd Place): Tim GridFlex dari Technical University Berlin, Jerman. Mereka menampilkan platform manajemen pengisian daya kendaraan listrik (pembimbing: Dr. Søren Salomo).

Capaian ini membuktikan kapasitas riset mahasiswa Indonesia. Inovasi sains ini tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berdampak nyata bagi keberlanjutan global

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  +  33  =  39